Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Posyandu di Surakarta Buka Layanan Mental Buat Anak Muda
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Posyandu di Surakarta Buka Layanan Mental Buat Anak Muda

Zaman berubah, masalah juga ikut naik level. Posyandu di Surakarta kini nggak cuma ngurus tinggi badan dan imunisasi, tapi juga urusan pikiran. Inovasi ini pun bikin Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen angkat topi dan minta daerah lain ikut niru.

T. Budianto
Last updated: Januari 17, 2026 8:37 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
POSYANDU PLUS: Wagub Jateng, taj Yasin Maimoen turut menggendong balita untuk ditimbang saat meninjau Posyandu Plus Anggrek XV di Taman Cerdas, Surakarta, Sabtu (17/1/2026). (Foto: Pemrov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA- Layanan konseling dan penanganan kesehatan mental untuk generasi muda yang dijalankan Posyandu Plus Berbasis 6 Standar Pelayanan Minimum (SPM) di Kota Surakarta mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

Layanan tersebut menjadi bagian dari enam SPM yang diterapkan di Posyandu Plus Anggrek XV, Kelurahan Gilingan, Surakarta. Menurut Wagub, inovasi ini layak dijadikan contoh bagi daerah lain di Jateng.

“Saya berharap layanan Posyandu yang ada di Kota Surakarta bisa diadopsi di kabupaten lain, di kota lain,” ujar Taj Yasin usai meninjau Posyandu Plus Anggrek XV di Taman Cerdas, Sabtu (17/1/2026).

Dalam kunjungan itu, Wagub bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Jateng, Nawal Arafah Yasin, melihat langsung proses konseling yang dilakukan psikolog profesional kepada masyarakat. Mereka juga memastikan penerapan enam SPM berjalan optimal.

Baca juga: Posyandu di Tiga Desa Jateng Jadi Role Model

Taj Yasin menilai langkah TP Posyandu Kota Surakarta menggandeng psikolog dari rumah sakit daerah sudah tepat. Terlebih, persoalan kesehatan mental kian mencuat seiring maraknya kasus bullying dan kekerasan di lingkungan sosial.

Menurut Gus Yasin, sapaan akrabnya, isu kesehatan mental bukan lagi masalah sepele dan harus ditangani serius oleh pemerintah. Karena itu, Pemprov Jateng bersama Gubernur Ahmad Luthfi juga menggagas program Dokter Spesialis Keliling (Speling), yang di dalamnya menyediakan layanan konseling bagi pelajar.

“Kami memberi pendampingan agar mereka bisa keluar dari permasalahannya, jangan sampai hal-hal yang membahayakan diri terjadi sebelum kita tangani,” ungkapnya.

Kesehatan Mental

Ketua TP Posyandu Jateng, Nawal Arafah Yasin, menilai layanan konseling dalam Posyandu Plus sangat relevan dengan kondisi generasi muda saat ini. Ia menyebut kesehatan mental sudah menjadi isu besar yang perlu ruang aman dan solusi nyata.

“Ini sangat kami apresiasi. Layanan ini memang dibutuhkan dan diharapkan bisa menjadi salah satu solusi,” katanya. Nawal juga mendorong seluruh Posyandu di Jateng terus bertransformasi dengan menerapkan enam SPM, mulai dari kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, hingga ketenteraman dan perlindungan masyarakat.

Di sektor pendidikan, ia berharap Posyandu bisa menghadirkan layanan PAUD, pojok baca, hingga literasi digital. “Harapannya di setiap Posyandu ada layanan PAUD dan pojok baca,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kota Surakarta, Venessa Winastesia mengungkapkan, Posyandu Plus digagas sebagai respons atas meningkatnya kasus bunuh diri di wilayahnya. Beberapa kasus bahkan melibatkan remaja dan pelajar.

Baca juga: Kader Posyandu Jadi Pahlawan Kesehatan, Pemkot Semarang Luncurkan Program “Lincah”

Karena itu, Posyandu Surakarta menggandeng psikolog profesional untuk membuka layanan konseling bagi warga yang memiliki beban mental. Sepanjang 2025, tercatat sekitar 6.000 warga mengikuti skrining kesehatan mental, dengan sembilan persen di antaranya dirujuk ke Puskesmas untuk penanganan lanjutan. “Yang belum tersentuh itu remaja dan pelajar. Ke depan kami juga akan masuk ke sekolah-sekolah, termasuk sosialisasi soal bullying,” kata Venessa.

Kalau dulu Posyandu identik dengan timbangan dan vitamin, sekarang Surakarta membuktikan: menjaga kesehatan pikiran sama pentingnya dengan menjaga berat badan. Karena yang perlu dirawat bukan cuma tubuh, tapi juga isi kepala. (tebe)

You Might Also Like

Gubernur Jateng Ajukan Rp73 Triliun, Fokus Tangani Rob dan Banjir

Pemprov Cairkan Bonus Atlet Senilai Rp4,9 Miliar

Kawin Anak di Semarang Kini Nggak Bisa Asal Gas

Walhi: Banjir Itu Bukan Takdir

Saat Sekolah Nggak Lagi Aman, Negara Datang Setelah Duka

TAGGED:bunda ponsyandupemkot surakarta. headlinepemprov jatengposyandu plus
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Diabetes Jadi “Langganan” Peserta Skrining BPJS Semarang
Next Article Bus Pintar Nongkrong di Kota, Surakarta Gaspol Tingkatkan Budaya Literasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Kas Semarang Aman, Target Hampir Kesentuh

Januari 20, 2026
Info

Dicari! Mahasiswa yang Berani Ngulik & Ngulti Kebijakan Pemprov

April 19, 2026
Sekda Jateng Sumarno turut serta dalam Fun Run 8 K sebagai pembuka rangkaian kegiatan hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah. Foto: dok/humas
DaerahOlahraga

Jateng 80 Tahun: Dari Fun Run, Konser NDX AKA, Sampai 10 Ribu Mangkok Soto!

Agustus 18, 2025
Info

Forsan Jateng Mau Bikin Pesantren Makin Aman

Mei 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Posyandu di Surakarta Buka Layanan Mental Buat Anak Muda
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?