Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Laga Hidup Mati di Jatidiri
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Laga Hidup Mati di Jatidiri

Laga pada Sabtu, (17/1/2026) malam di Stadion jatidiri Semarang bukan sekadar laga biasa. Buat PSIS Semarang, menjamu Deltras FC dalam pertandingan lanjutan Liga 2 Championship 2025/2026 ibarat alarm darurat: menang atau terus akrab dengan zona merah.

T. Budianto
Last updated: Januari 17, 2026 11:48 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PRESS CONFERENCE: Pelatih PSIS, Jafri Satra (tengah) bersama gelandang PSIS Rangga Sumarna (kanan) dalam pers conference jelang laga kontra Deltras Sidoarjo di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (16/1/2026). (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- PSIS Semarang membawa misi wajib bangkit saat menjamu Deltras FC pada pekan ke-16 Championship 2025/2026. Bermain di kandang sendiri, Stadion Jatidiri, Sabtu (17/1/2026) malam pukul 19.00 WIB, Laskar Mahesa Jenar tak mau lagi terpeleset.

Pelatih PSIS Jafri Sastra terang-terangan menyebut kemenangan sebagai harga mati. Tiga poin jadi satu-satunya cara untuk mulai menjauh dari zona merah yang belakangan bikin resah suporter.

“Persiapan kami cukup bagus. Segala kekurangan, termasuk masalah chemistry, sudah kami perbaiki. Yang pasti, kami siap menghadapi laga besok,” ujar Jafri, Jumat (16/1/2026).

Baca juga: PSIS Beres-beres: Empat Pemain Resmi Pamitan

Meski targetnya jelas, Jafri menegaskan anak asuhnya tak boleh lengah. Deltras datang ke Semarang dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih hasil positif di laga sebelumnya. Secara klasemen, tim berjuluk The Lobster juga bukan lawan kaleng-kaleng.

“Kalau lihat papan klasemen, mereka tim yang kuat. Kami harus kerja ekstra keras. Sekarang setiap pertandingan seperti final, jadi harus fight untuk tiga poin,” tegasnya.

Nada serupa datang dari perwakilan pemain PSIS, Rangga Sumarna. Menurutnya, laga kontra Deltras harus dijalani dengan fokus penuh dari menit awal sampai peluit akhir. “Besok seperti laga final. Semua pemain harus kerja keras supaya tiga poin bisa kami dapatkan,” ucap Rangga.

Siap Tanding

Dari kubu tamu, Deltras FC datang dengan kondisi tim yang relatif siap. Pelatih Widodo Cahyono Putro memastikan mayoritas pemainnya dalam keadaan fit, meski dua nama dipastikan absen.

“Amar Faadzilah tidak bisa main karena akumulasi kartu, sementara Rian Lopez masih cedera,” jelas Widodo saat konferensi pers pralaga. Widodo juga menyatakan respek terhadap PSIS yang dinilainya mengalami perubahan signifikan, terutama dengan kehadiran beberapa pemain baru.

“Kami respek sama PSIS. Dengan perubahan pemain, pasti mereka punya strategi dan permainan baru,” ujar pelatih berlisensi AFC A Pro itu. Meski demikian, Deltras tetap mengusung ambisi mencuri poin di Jatidiri. Widodo meminta para pemainnya memahami peran masing-masing, terutama saat tampil tandang.

Soal kemungkinan menurunkan pemain asing anyar, Widodo menyebut keputusan masih bergantung pada kesiapan administrasi dan adaptasi pemain. “Kalau suratnya sudah beres dan adaptasinya siap, kemungkinan bisa diturunkan. Tapi kita lihat sampai besok pagi,” katanya.

Sementara itu, pemain Deltras asal Sulawesi Selatan, Panggih Prio, menegaskan timnya sudah mempersiapkan diri sejak di Sidoarjo. “Target kami tiga poin, tapi itu harus lewat kerja keras, saling support, dan tidak lupa berdoa,” ujarnya.

Baca juga: Terkendala Administrasi, Tiga Pemain Asing PSIS Gagal Tampil

Di putaran kedua ini, Deltras juga membawa amunisi baru: Giovani (winger), Muhammad Rafli (gelandang), dan Yuki Takatoku (gelandang serang), yang siap meramaikan persaingan.

Bagi Mahesa Jenar, laga ini bukan soal statistik atau gengsi. Ini soal pilihan hidup: menang dan mulai bernapas lega, atau kalah dan terus akrab dengan zona merah. Sabtu malam nanti, Jatidiri bukan cuma stadion, tapi ruang ujian mental. (tebe)

You Might Also Like

Piala Dunia 2026: 17 Negara Sudah Lolos, Asia Bawa Dua Debutan

Ter Stegen Comeback setelah 7 Bulan, Langsung Kebobolan di Menit ke-6

Kluivert Masih Tunggu Tujuh Pemain

WCP Puas Hasil Laga Uji Coba, PSIS Tekuk Persik Kediri 1-0

Tegaskan Mental Pemenang, Timnas Indonesia Siap Tempur ke Jepang Tanpa Tambahan Pemain

TAGGED:datu nova fatmawatideltras sidoarjoliga 2Mahesa Jenarpanser biruPSIS Semarangsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Aji/Agus Juara Ceqiu 10 Ball Double
Next Article BNPB Siap Normalisasi Kali Juwana

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

PSIS Nunggu “Bantuan” PSS Buat Selamat

April 26, 2026
Sepak Bola

Fans Qatar vs UEA Saling Lempar iPhone 17 Pro Max

Oktober 16, 2025
Sepak Bola

PSIS Siap Tempur!

April 4, 2026
Kolase foto menu masakan Indonesia di kantin Ajax Amsterdam dan kebersamaan Marteen Paes-Denny Landzaat.
Sepak Bola

Ajax Sajikan Masakan Indonesia, Kiper Timnas Maarten Paes: Makan Siang Terbaik Tahun Ini

Februari 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Laga Hidup Mati di Jatidiri
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?