BACAAJA – Pernah ngerasa capek terus padahal aktivitas biasa aja? Bisa jadi masalahnya bukan di fisik, tapi di kepala.
Yup, banyaknya ganjalan alias tugas yang belum kelar diam-diam nyedot energi mental.
Mulai dari chat belum dibalas, kerjaan ketunda, janji belum ditepati, sampai keputusan yang kelamaan dipikirin, semuanya numpuk di otak dan bikin lelah tanpa sadar.
Bacaaja: Respati Bidik Predikat Kota Layak Anak Solo Naik Level hingga Paripurna
Bacaaja: Rahasia Tidur Nyenyak yang Diam-Diam Bikin Otak Fresh Total
Menurut host podcast kesehatan Liz Moody, tugas yang belum selesai bikin otak terus dalam kondisi tegang.
“Otak nyimpen tugas yang belum kelar di memori kerja, jadi nggak pernah benar-benar istirahat,” katanya, dikutip dari HuffPost, Rabu (14/1/2026).
Fenomena ini juga dijelasin psikolog Bluma Zeigarnik lewat teori Zeigarnik Effect.
Intinya, otak lebih inget hal yang belum selesai dibanding yang sudah kelar. Makin banyak yang ketunda, makin berat beban mentalnya.
Nah, biar kepala nggak kayak browser dengan 99 tab kebuka, ini 8 cara nutup “open loops” versi pakar:
1. Tumpahin semua isi kepala ke catatan
Tulis semua yang kepikiran. Biar otak nggak kerja rodi nyimpen semuanya.
2. Pecah tugas gede jadi mini task
Daripada “beresin rumah”, mending “rapihin meja”. Lebih ringan dan terasa progresnya.
3. Kelarin yang sudah dimulai
Mulai satu, selesain dulu. Kalau berat, kerjain 5 menit aja—biasanya malah lanjut sendiri.
4. Matikan notifikasi
Notif itu pembuka tugas baru. Fokus dulu nutup yang lama.
5. Punya hari khusus urusan receh
Tagihan, janji dokter, administrasi—jadwalin satu hari biar nggak nyangkut di kepala.
6. Pakai metode ‘ketika–maka’
Contoh: “Ketika laporan selesai, maka gue balas email.” Otak suka kepastian.
7. Hapus tugas yang udah nggak relevan
Nggak semua harus diselesain. Ada yang memang layak di-cancel.
8. Ubah cara ngomong ke diri sendiri
Bukan “gue pemalas”, tapi “gue nyelesain tugas biar bisa santai dengan tenang”.
Intinya, capek itu nggak selalu karena kerjaan kebanyakan, tapi bisa karena pikiran kebanyakan yang belum ditutup. Jadi, yuk pelan-pelan beresin “tab” di kepala biar hidup nggak lowbat terus. (*)


