Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Banjir Mangkang, Sinyal Riskannya Infrastruktur Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Banjir Mangkang, Sinyal Riskannya Infrastruktur Semarang

Hujan belum lama turun, tapi air sudah lebih dulu berkuasa. Kawasan Mangkang kembali terendam, menambah daftar panjang wilayah rawan banjir di Kota Semarang. Bukan hujan ekstrem, bukan badai besar, hanya hujan sebentar yang cukup untuk membuat air meluap dan warga kembali jadi korban. Banjir kali ini bukan sekadar soal cuaca, tapi sinyal keras betapa rapuhnya infrastruktur kota saat diuji hujan.

T. Budianto
Last updated: Desember 26, 2025 11:12 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BANJIR MANGKANG: Talud sungai jebol akibat tak mampu menampung debit air dan menyebabkan banjir di wilayah Mangkang, Semarang, Jumat (26/12/2025). (Foto: BPBD)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kota Semarang kembali kebanjiran. Kali ini yang terendam daerah Mangkang. Padahal hujan cuma bentar, air sudah meluap. Lagi-lagi warga yang jadi korban.

Banjir terjadi Jumat (26/12/2025). Sejak pukul 14.00 WIB, air mulai menggenang di permukiman. Situasi memburuk sore harinya. Tanggul sungai jebol di Kecamatan Tugu dan Ngaliyan. Kota seolah kalah cepat dari hujan.

Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto membenarkan kejadian tersebut. Tanggul jebol terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Pemicu banjir seperti biasa. “Penyebabnya hujan deras dengan intensitas sedang-tinggi di wilayah Kota Semarang,” jelas Endro saat dikonfirmasi, Jumat, (26/12/2025) malam.

Baca juga: Delapan Pompa Ngebut Sedot Banjir Semarang

Hujan deras bikin debit air meningkat derastis. Sayangnya, sistem drainase yang ada tak sanggup bekerja. Infrastruktur kewalahan. “Sistem drainase tidak mampu menampung debit air hujan yang membuat aliran air meluap di area Pemukiman,” katanya.

Akibatnya, terjadi banjir limpasan di daerah aliran sungai (DAS) Plumbon. Itu kemudian berdampak pada banjie di beberapa area pemukiman di Perum Mangkang Indah.  “Talud sungai jebol dan melimpas ke pemukiman warga,” tutur Endro.

Wilayah Terdampak

Wilayah terdampak meluas. Kampung Wonosari, Perum Mangkang Indah, Mangkang Kulon, hingga Mangunharjo terendam. Di Kampung Wonosari, air sempat setinggi satu meter. Di Mangkang Kulon, genangan mencapai sekitar 50 sentimeter.

Ratusan keluarga terdampak. Di Perum Mangkang Indah saja, sekitar 500 KK atau 1.200 jiwa kebanjiran. Menjelang malam air banjir sudah surut, tapi lumpur tebal tertinggal di jalan dan rumah warga.

Baca juga: Hujan Deras Semalam, Semarang Dikepung Banjir

Masalahnya bukan sekadar hujan. Ini soal infrastruktur yang terus kalah setiap musim hujan datang. Drainase sempit, sungai dangkal, tanggul rapuh. Sedikit hujan saja, Semarang langsung lumpuh. Banjir Mangkang jadi alarm keras. Jika infrastruktur terus ditambal sulam, warga hanya akan terus mengulang cerita yang sama tiap tahun. (bae)

You Might Also Like

Rohaniawan Lintas Iman dan Budayawan Sejati Itu Telah Pergi, Romo Mudji Sutrisno Wafat

Jam Operasional Tempat Hiburan Resmi Disetel Mode Ramadan

HUT Nggak Cuma Tiup Lilin, Semarang Kasih 17 “Kado Nyata”

Menimbang Keadilan Upah di Tengah Pertumbuhan Ekonomi

Libur Panjang, Daop 4 Kebanjiran 220 Ribu Penumpang KA

TAGGED:banjir mangkangheadlineinfrastruktur semarangpemkot semarangtanggul jebol
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Rahasia Hidup 117 Tahun, Gen Kuat Plus Yogurt
Next Article PSIS Siap All Out Hadapi Barito

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Senyum Guru Brebes Buyar: Kaget Potongan Gaji Nyelonong Jutaan

Januari 19, 2026
Daerah

Dukungan Meluas, Bantuan Besar Mengalir dari Yayasan Yudhoyono untuk Pandanarum Bangkit

November 22, 2025
Info

Soal Ketahanan Pangan, Semarang Bawa Solusi ke Panggung Nasional

Juni 7, 2026
Info

Jateng Kejar 970 Ribu Hektare Lahan Hijau

Juni 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Banjir Mangkang, Sinyal Riskannya Infrastruktur Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?