Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mualem Persilakan Warga Manfaatkan Kayu Gelondongan Bekas Banjir Bandang: untuk Kebutuhan Korban
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Mualem Persilakan Warga Manfaatkan Kayu Gelondongan Bekas Banjir Bandang: untuk Kebutuhan Korban

R. Izra
Last updated: Desember 24, 2025 8:48 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, BANDA ACEH – Memasuki hari ke-24 pascabanjir bandang, tumpukan kayu gelondongan masih menggunung di permukiman warga dan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Alas serta Sungai Mamas.

Kayu-kayu besar itu terseret arus deras saat banjir bandang menerjang Aceh Tenggara pada 27 November 2025. Hingga kini, material tersebut masih berserakan di lokasi terdampak.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem mempersilakan warga terdampak memanfaatkan kayu gelondongan untuk kebutuhan mendesak.

Bacaaja: Masinton Blak-blakan, Akui Ribuan Kayu Gelondongan Hasil Pembalakan Liar
Bacaaja: Guru Besar UGM Bongkar Anggaran MBG: Nggak Rasional, Mending Buat Tangani Bencana

Kayu tersebut boleh digunakan untuk membangun tempat pengungsian sementara atau keperluan lain bagi korban banjir, dengan catatan tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.

“Kayu gelondongan yang ada di lokasi banjir silakan diambil untuk kebutuhan korban,” ujar Mualem saat meninjau Desa Lawe Penanggalan, Kecamatan Ketambe, Sabtu (20/12/2025).

Menurut Mualem, saat ini kebutuhan paling mendesak bagi para korban adalah tempat tinggal sementara yang layak, terutama menjelang bulan Ramadan.

Pemerintah Aceh juga memastikan bantuan tenda dan kebutuhan pokok terus disalurkan.

Pemanfaatan kayu gelondongan ini diharapkan bisa membantu warga bertahan sementara sambil menunggu proses pemulihan dan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak akibat banjir bandang.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman mengingatkan, meski bernilai ekonomis bagi warga, pengelolaan kayu sisa banjir tetap harus patuh aturan.

Menurutnya, material kayu tersebut masuk kategori sampah spesifik akibat bencana alam, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

“Hari ini kita melihat warga menjadikan kayu-kayu itu sebagai barang bernilai ekonomis. Tapi ini tidak bisa dibiarkan terus berlanjut tanpa aturan,” ujar Alex, Rabu (17/12/2025).

Alex menjelaskan, sampah akibat bencana alam butuh penanganan khusus, bukan ditangani seperti sampah biasa. Hal ini juga diatur dalam PP Nomor 27 Tahun 2020 sebagai aturan turunan UU Pengelolaan Sampah.

Meski begitu, regulasi tersebut tetap membuka ruang bagi pemerintah pusat dan daerah untuk memanfaatkan sampah bencana secara legal dan bernilai ekonomis, termasuk melalui pemanfaatan kembali. (*)

You Might Also Like

Jateng Ngebut Tekan Kemiskinan, Tapi Udah Cukup Belum?

Nggak Ada Kembang Api, Simpang Lima Tetap Nyala karena Doa dan Solidaritas

Natal Nggak Cuma Soal Lilin, PDIP Ingatkan: Saatnya Turun Tangan dan Rawat Alam

Puan Tegas Minta Kasus Kematian Alvaro Diusut Tuntas: Jangan Sampe Terulang

178 Pendaki Tertahan, Begini Sejarah Erupsi Semeru Sejak 1818

TAGGED:acehbekas banjirkayukayu gelondongankorban banjirsumatera
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Rabiah dan Seni Mencintai Tuhan
Next Article Ilustrasi rumah rusak tersapu angin puting beliung. Puting Beliung Ngamuk di Wonosobo, 14 Rumah Warga Rusak

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Begini Nasib Anggota DPRD Jember yang Ngrokok dan Main Game saat Sidang

Lomba Mau Diulang, Sekolah Ini Pilih Mundur Terhormat Saja

Jangan Asal Goreng, Ternyata Ada Telur Ayam Yang Bahaya Dikonsumsi

Film Pesta Babi, Pemerintah Bilang Jangan Keburu Panik Dulu

Bukan Cuma Buat Mudik, Jasela Didorong Jadi Jalur Pangan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

RSI Sultan Agung di Jalan Kaligawe, Kota Semarang. (google streat view)
Hukum

Dosen Hukum Unissula Tinju Dokter Anestesi, Gara-gara Istrinya Merasa Kesakitan saat Mau Lahiran

September 8, 2025
Ekonomi

Dua Pekan Jelang Lebaran, 400 Ribu Orang Sudah Amankan Tiket Kereta

Maret 6, 2026
Akademisi UGM menyampaikan sikap, kritisi arah kebijakan politik luar negeri Indonesia. Mulai dari Bop hingga ART atau perjanjiang dagang dengan AS.
Info

Akademisi UGM Sebut ART hingga BoP Berpotensi Gerus Kedaulatan Rakyat

Maret 4, 2026
Daerah

DPRD Jateng Sahkan RPJMD dan SOTK Baru

Juli 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mualem Persilakan Warga Manfaatkan Kayu Gelondongan Bekas Banjir Bandang: untuk Kebutuhan Korban
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?