Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bupati Bekasi Kena OTT Bareng Ayahnya, Ijon Proyek Bikin Geger
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Bupati Bekasi Kena OTT Bareng Ayahnya, Ijon Proyek Bikin Geger

Bukan cuma Ade Kuswara yang tersandung. Ayah kandungnya, HM Kunang, yang menjabat Kepala Desa Sukadami, Cikarang Selatan, ikut terseret dan menyandang status tersangka dalam perkara yang sama.

Nugroho P.
Last updated: Desember 20, 2025 7:34 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang
SHARE

BACAAJA, BEKASI – Kasus panas kembali menyeret kepala daerah. Kali ini, Bupati Bekasi Ade Kuswara harus berhadapan langsung dengan Komisi Pemberantasan Korupsi setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.

Bukan cuma Ade Kuswara yang tersandung. Ayah kandungnya, HM Kunang, yang menjabat Kepala Desa Sukadami, Cikarang Selatan, ikut terseret dan menyandang status tersangka dalam perkara yang sama.

Cerita ini bermula dari operasi tangkap tangan yang digelar KPK pada Kamis, 18 Desember. Dalam operasi senyap itu, sepuluh orang diamankan, delapan di antaranya langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk pemeriksaan intensif.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut ada tiga nama yang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Selain Ade Kuswara dan HM Kunang, satu nama lain adalah SRJ, seorang kontraktor swasta yang sudah lama bermain di proyek-proyek Bekasi.

Menurut KPK, praktik ini mulai jalan tak lama setelah Ade Kuswara dilantik sebagai bupati di akhir 2024. Ade diduga langsung membuka komunikasi dengan SRJ untuk mengamankan proyek-proyek infrastruktur yang bahkan belum masuk tahap anggaran.

Skemanya klasik tapi berani. Proyek jalan, jembatan, hingga bangunan pemerintah tahun 2026 ke atas sudah “diijon” lebih dulu. Uang mengalir, proyeknya menyusul belakangan.

Dalam praktiknya, permintaan uang disebut rutin dilakukan Ade melalui perantara, salah satunya sang ayah. Padahal, proyek-proyek yang dijanjikan masih sebatas rencana di atas kertas.

KPK mencatat, total uang ijon yang sudah disetor SRJ ke Ade Kuswara dan HM Kunang mencapai Rp 9,5 miliar dalam setahun terakhir. Penyerahan dilakukan bertahap sebanyak empat kali.

Belum berhenti di situ, penyidik juga menemukan aliran dana lain sepanjang 2025 yang masuk ke kantong Ade Kuswara dari sejumlah pihak, nilainya mencapai Rp 4,7 miliar. Saat OTT, KPK turut menyita uang tunai Rp 200 juta dari rumah sang bupati.

Peran HM Kunang disebut cukup dominan. Selain jadi penghubung antara bupati dan kontraktor, ia juga diduga aktif meminta setoran dengan membawa-bawa nama anaknya, bahkan ke sejumlah kepala dinas.

KPK menyebut, dalam beberapa kasus, HM Kunang bergerak sendiri tanpa sepengetahuan langsung Ade Kuswara. Statusnya sebagai orang tua bupati dinilai memberi pengaruh besar dalam melancarkan permintaan setoran.

Saat ini, KPK sudah menahan para tersangka untuk 20 hari pertama hingga 8 Januari 2026. Ade Kuswara dan HM Kunang dijerat pasal penerimaan suap dalam UU Tipikor, sementara SRJ dijerat sebagai pemberi suap.

Kasus ini masih terus dikembangkan, dan KPK membuka peluang mengusut aliran dana serta pihak lain yang diduga ikut bermain dalam praktik ijon proyek tersebut. (*)

You Might Also Like

Misteri Glamping Belum Usai, Hasil Labfor Ditunggu Publik

Gak Kerja Apa-apa Dapat Fee Rp450 Juta, Kontraktor Temannya Sudewo

Pembobol Bank BNI Semarang Dihukum 4 Tahun

Aliran Dana yang Mengalir ke Ridwan Kamil, Dibuka KPK

Begini Hasil OTT KPK! 6 Orang Digelandang, ke Gedung Merah Putih

TAGGED:ade koswarabupati bekasiijonkorupsiOTT KPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Amarah Warga Meledak, Mapolsek Madina Dibakar Siang Hari
Next Article Nama Aura Kasih Terseret Kasus Ridwan Kamil, Nah Lho… Netizen Auto Ribut

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hukum

KPK Tangkap 5 Orang saat OTT Bupati Sukoharjo, Siapa 4 Orang Lainnya?

Juli 10, 2026
Sejumlah barang bukti disita di Markas Ditreskrimsus Polda Jateng. Jumat (23/1/2026). Foto: Eka Setiawan
HukumInfo

Polda Jateng Bongkar Praktik Oplosan Gas Melon di Semarang

Januari 23, 2026
Hukum

Lebaran di Lapas Purwodadi: 157 Warga Binaan Dapat “Diskon Hukuman”, Tiga Langsung Bebas

Maret 21, 2026
POLISI SIAGA--Polisi bersiaga di area Pengadilan Tipikor Semarang jelang sidang tuntutan, Senin (21/9/2026). (bae)
HukumUnik

Sidang Tuntutan Bupati Sudewo di Tipikor Dijaga Ketat Polisi

September 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bupati Bekasi Kena OTT Bareng Ayahnya, Ijon Proyek Bikin Geger
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?