Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Layar Pendek, Mimpi Panjang dari Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Layar Pendek, Mimpi Panjang dari Semarang

T. Budianto
Last updated: Desember 20, 2025 6:08 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SAMBUTAN WALI KOTA: Wali Kota Semarang, Agustina Willujeng memberikan sambutan pada Malam Anugerah Lawang Sewu Short Film Festival (LSSFF) 2025, dengan latar poster film pemenang kategori Pelajar, Mahasiswa, dan Umum, menandai puncak perayaan karya sineas muda dari berbagai daerah di Indonesia, di Gedung Ki Narto Sabdo, Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Semarang, Jumat (19/12/2025). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Lampu gedung boleh padam, tapi sorotan ke sineas muda justru makin terang. Lawang Sewu Short Film Festival (LSSFF) 2025 resmi ditutup, dan Kota Semarang kian pede menancapkan diri sebagai rumah film pendek skala nasional.

Malam Anugerah LSSFF 2025 digelar meriah di Gedung Ki Narto Sabdo, Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Jumat (19/12/2025). Acara ini jadi klimaks dari rangkaian panjang festival film pendek yang digagas Pemerintah Kota Semarang lewat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Sejak awal, LSSFF 2025 nggak cuma soal lomba. Ada forum inspirasi, workshop, sesi screening, sampai mini lab yang ngasih ruang belajar buat sineas muda. Salah satu sorotan datang dari Iwan Resdiyanto, pemuda asli Semarang yang keluar sebagai pemenang Lomba Ide Cerita lewat proyek film The Last Swing. Bonusnya? Dana produksi Rp50 juta buat mewujudkan idenya ke layar kaca.

Baca juga: LSSFF 2025 Resmi Meluncur! Bareng Hanung Bramantyo, Wali Kota Semarang Gas Bikin Kota Sineas

Kompetisi utamanya, Short Film Competition, juga nggak main-main. Total 144 film pendek dari berbagai daerah di Indonesia masuk, lalu disaring lewat proses kurasi panjang sebelum akhirnya para pemenang dipilih. Pesertanya bukan cuma dari Semarang, tapi datang dari banyak kota tanda festival ini memang sudah level nasional.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengaku bangga dengan kualitas film-film yang lolos. Menurutnya, sejak awal LSSFF memang dirancang bukan cuma buat lokal-lokalan. “Film-filmnya bagus banget. Walaupun banyak pemenangnya bukan orang Semarang, tapi memang dari awal niatnya festival nasional. Kami bangga bisa jadi tuan rumah,” katanya.

Bakal Berlanjut

Agustina juga memastikan LSSFF bakal lanjut tahun depan dengan konsep yang lebih matang. Ia mengapresiasi kerja keras panitia yang sudah “berdarah-darah” menyukseskan festival ini.

Apresiasi juga datang dari Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Menurutnya, LSSFF menambah ruang tampil bagi film pendek Indonesia dan bisa jadi batu loncatan sineas muda ke level yang lebih tinggi. “Festival seperti ini penting untuk membuka panggung bagi sineas muda, bahkan sampai internasional,” ujarnya.

Nada serupa disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena. Ia mengaku terkesan dengan kualitas karya para peserta, terutama sineas muda yang dinilainya punya ide segar.

Baca juga: Semarang Gaspol Jadi Kota Wisata: Event Dibikin Meriah, Kotanya Dipoles Biar Makin Keren

“Tapi jangan berhenti di acara. Film-film pemenang ini harus diputar lagi, supaya makin banyak yang nonton,” katanya. Samuel juga menyoroti potensi ekonomi dari festival ini. Menurutnya, peserta yang datang dari luar kota bisa diajak mengenal kuliner, desa wisata, hingga UMKM Semarang, supaya dampak festival nggak berhenti di layar, tapi juga terasa di ekonomi lokal.

Malam anugerah LSSFF 2025 pun ditutup dengan pengumuman pemenang dari berbagai kategori, mulai pelajar, mahasiswa, hingga umum. Nama-nama sineas muda dari berbagai daerah keluar sebagai juara, menandai satu hal: film pendek Indonesia lagi hidup-hidupnya. Di saat banyak kota sibuk bangun gedung tinggi, Semarang pilih bangun mimpi lewat layar pendek. (tebe)

You Might Also Like

Wagub Dorong Jateng Ngebut ke Energi Hijau

Nasib Pilu Pengunjung Museum Ranggawarsita Semarang, Bocah SD Tewas Tertimpa Patung

Pelajar Semarang Mulai Vokal dan Kritis, Forum Anak Jateng Beri Catatan Khusus

Trans Semarang Udah Lumayan, tapi Halte Perlu Diperbanyak

Free Kick Rizky Pora Jadi Mimpi Buruk

TAGGED:headlineLSSFF 2025pemkot semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Miris, Ratusan Perempuan dan Anak di Jateng Alami Kekerasan pada 2025
Next Article Peresmian Japan Indonesia Driving School (JIDS) di Karanganyar. JIDS Resmi Dibuka Nih, Jalur Cepat Buat Jadi Driver Profesional di Jepang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Iswar Dorong ITMI Perjuangkan Hak Tunanetra

Lintasan Baru KEK Batang Bikin Pereli Ketagihan

Sultan Agung Fun Run Diserbu Peserta, Ada yang Lari demi Scoopy

Sahoun Purwokerto, Langka tapi Rasanya Nampol

Soto Sangka, Warung Tua yang Masih Ngangenin

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Aksi ikonik penyerang sayap PSG Khvicha Kvaratskhelia. Aksi terbang ini diproyeksikan jadi logo baru Ligue 1.
Sepak Bola

Ligue 1 Resmi Ganti Logo? Aksi Terbang Kvara Layak Diabadikan

Januari 3, 2026
Info

Nunggak Sewa Rusun, 62 Penghuni Dipanggil Satpol PP

Agustus 4, 2026
Unik

Curiosity Unleashed: Journeying into the World of Scientific Exploration

April 23, 2023
Eldea bersama Ruth, seekor anjing labrador pelacak narkotika milik Bea Cukai Jateng-DIY.
Kerjo Aneh-aneh

Cerita Eldea si Pawang Anjing Pelacak Bea Cukai yang Ditakuti Bandar Narkoba

September 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Layar Pendek, Mimpi Panjang dari Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?