Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gedung SI Semarang Mau “Hidup Lagi”, Direvitalisasi 2026
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gedung SI Semarang Mau “Hidup Lagi”, Direvitalisasi 2026

Gedung tua yang dulu jadi saksi pergerakan nasional itu bersiap bangkit lagi. Kementerian Kebudayaan bersama Pemkot Semarang sepakat merevitalisasi Gedung Sarekat Islam pada 2026, agar bangunan bersejarah ini tak hanya terjaga secara fisik, tapi juga kembali hidup sebagai ruang edukasi dan budaya bagi warga.

T. Budianto
Last updated: Desember 19, 2025 11:45 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
GEDUNG SERIKAT ISLAM: Menteri Kebudayaan, Fadli Zon didampingi Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau Gedung Sarekat Islam di Kampung Gendong, Semarang Timur, Jumat (19/12/2025) sebagai bagian dari rencana revitalisasi bangunan bersejarah tersebut yang ditargetkan mulai dilakukan pada 2026. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Bangunan tua bukan berarti harus sepi dan berdebu. Gedung Sarekat Islam (SI) di Kampung Gendong, Kelurahan Sarirejo, Semarang Timur, bersiap masuk babak baru.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon memastikan revitalisasi gedung bersejarah ini akan dikebut mulai 2026, biar nggak cuma jadi saksi sejarah, tapi juga ruang hidup buat warga.

Komitmen itu disampaikan langsung saat Fadli Zon meninjau Gedung Sarekat Islam bersama Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, Jumat (19/12/2025). Pemkot Semarang pun menyambut positif rencana tersebut dan siap ikut merawat aset sejarah yang pernah jadi pusat pergerakan nasional.

Baca juga: Pemkot Semarang Kumpulkan Pelaku Wisata Bahas Arah Baru Pariwisata Kota

“Terima kasih atas komitmen luar biasa dari Pak Menteri. Gedung Sarekat Islam ini aset sejarah penting dan Pemkot siap ikut merawat bersama pada 2026 nanti,” ujar Agustina.

Bukan cuma soal renovasi bangunan, Agustina juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali fungsi gedung agar tak sekadar jadi monumen. Ia ingin gedung tersebut kembali ramai oleh aktivitas warga, mulai dari kegiatan budaya hingga sosial.

“Harapannya gedung ini benar-benar hidup, dipakai warga untuk berbagai aktivitas,” tambahnya. Sebagai bangunan cagar budaya tingkat kota sejak 2014, Agustina menegaskan pemugaran Gedung SI tak bisa dilakukan sembarangan. Pemkot berkomitmen mengikuti kaidah pelestarian dengan melibatkan tenaga ahli yang tersertifikasi.

Sisi Historis

Sementara itu, Fadli Zon mengingatkan nilai historis Gedung Sarekat Islam yang tak main-main. Bangunan seluas sekitar 1.000 meter persegi ini pernah menjadi pusat aktivitas Sarekat Islam, ruang diskusi tokoh bangsa, hingga saksi peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang.

“Kami akan koordinasi dengan Pemkot, yayasan, dan komunitas budaya. Revitalisasi bukan cuma soal fisik, tapi bagaimana gedung ini bermanfaat untuk masyarakat,” kata Fadli.

Menurutnya, gedung tersebut ke depan bisa difungsikan sebagai ruang belajar budaya, diskusi, seminar, pameran sejarah, hingga kegiatan sastra dan kreatif lainnya.

Fadli juga mengungkapkan, meski kondisi bangunan saat ini masih menyisakan persoalan seperti atap bocor dan akar pohon yang menembus dinding, tingkat keaslian gedung tergolong tinggi. Sekitar 70–80 persen struktur asli masih terjaga, termasuk pilar kayu jati dan tulisan “S.I.”.

Baca juga: Respons Agustina Wilujeng setelah Terseret dalam Dakwaan Korupsi Chromebook

“Struktur kayunya masih seperti foto-foto tahun 1920-an. Ini modal penting untuk pelestarian,” ujarnya. Revitalisasi Gedung Sarekat Islam diharapkan bukan cuma menyelamatkan bangunan tua, tapi juga menghidupkan kembali identitas Semarang sebagai kota pergerakan yang sejarahnya bisa nyambung dengan ruang kreatif masa kini, terutama bagi generasi muda.

“Saya ingin tempat ini jadi ruang hangat. Orang bisa diskusi, berkarya, atau sekadar ngopi sambil menyelami sejarah,” pungkas Agustina. Kalau gedung tua cuma dipajang dan dikunci, ya jadinya museum sunyi. Tapi kalau dihidupkan, siapa tahu sejarah malah jadi tempat nongkrong paling bermakna. (tebe)

You Might Also Like

Semarang Kebanjiran, BPBD Jateng Kerahkan Mobil Pump

Atlet Pensiun? Tenang, Negara Siapin Beasiswa LPDP

Emas Gaspol! Tembok 5.000 Dollar Siap Jebol?

Bye-bye Kemenag! Urusan Haji & Umrah Bakal Di-handle Kementerian Baru, DPR Gaspol Revisi UU!

Cerita Ngeri Mantan Awak Kapal, Menangis Sedih Lihat Jenazah Teman Disimpan di Freezer

TAGGED:agustina wilujengfadli zonheadlinepemkot semarangserikat islam
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Esteban Vizcarra Siap Jadi Motor Lini Tengah PSIS
Next Article Akhirnya Datang Juga! Beto Goncalves Resmi Jadi Mesin Gol Baru PSIS

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi bencana banjir. (grafis/wahyu)
Info

Banjir Bandang Sumatera, Delapan Perusahaan Dijatuhi Sanksi

Desember 23, 2025
Hukum

Yaqut Tahanan Rumah, MAKI Ngegas: Kok Bisa Beda Sama Lukas?

Maret 22, 2026
Sekda Jateng Sumarno turut serta dalam Fun Run 8 K sebagai pembuka rangkaian kegiatan hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah. Foto: dok/humas
DaerahOlahraga

Jateng 80 Tahun: Dari Fun Run, Konser NDX AKA, Sampai 10 Ribu Mangkok Soto!

Agustus 18, 2025
ILUSTRASI KEBAKARAN: Petugas pemadam kebakaran Pemkab Jepara berupaya melakukan pemadaman api di pabrik bahan baku tas dan sepatu PT Chengqi Industrial Indonesia di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang terbakar, Sabtu (17/1/2026). (Damkar Jepara)
Info

Ratusan Kios Ludes dalam Semalam, Polisi Selidiki Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang

April 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gedung SI Semarang Mau “Hidup Lagi”, Direvitalisasi 2026
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?