Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kebakaran Terra Drone Disebut Terkait Mafia Sawit, Kita Pantas Curiga Gak Sih?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kebakaran Terra Drone Disebut Terkait Mafia Sawit, Kita Pantas Curiga Gak Sih?

R. Izra
Last updated: Desember 17, 2025 2:27 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Ramai di media sosial, kebakaran kantor PT Terra Drone Indonesia di Kemayoran sempat dikaitkan dengan isu panas: sabotase data pemetaan sawit di Sumatera. Tapi polisi langsung pasang badan—isu itu dipastikan nggak berdasar.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra menegaskan, spekulasi yang beredar di platform X cuma asumsi warganet, bukan hasil penyelidikan.

“Kami dengar isu-isu itu, tapi sifatnya spekulasi dunia maya. Sampai sekarang, tidak ada indikasi sabotase,” kata Roby dalam konferensi pers, Jumat (12/12/2025).

Isu soal sawit berhembus kencang

Isu sabotase makin liar karena Terra Drone dikenal sebagai salah satu perusahaan pemetaan lahan sawit di Sumatera. Namun polisi menegaskan, nggak ada kaitan antara kebakaran dan upaya penghilangan data.

“Sekarang data itu digital. Nggak serta-merta hilang cuma karena gedung kebakaran,” ujar Roby.

Bacaaja: Kebakaran Hebat, Korban Terra Drone Berguguran
Bacaaja: Isu Sabotase Kebakaran Terra Drone Makin Liar, Polisi Angkat Suara

Ia juga meluruskan satu hal penting: Terra Drone bukan satu-satunya pemain pemetaan di Indonesia. Banyak perusahaan lain yang juga mengerjakan mapping lahan, termasuk sawit.

“Jadi nggak semua pemetaan sawit di Indonesia itu dilakukan oleh Terra Drone,” tegasnya.

Sebelumnya, warganet ramai berspekulasi. Ada yang mengaitkan kebakaran dengan pemetaan sawit, bencana banjir di Sumatera, sampai dugaan “mafia” di balik layar.

Beberapa unggahan bahkan menyebut kehadiran pejabat di lokasi sebagai tanda ada sesuatu yang disembunyikan.

“Sekelas Terra Drone jadi rujukan pemetaan. Pastes semua ketar-ketir, ada pejabat langsung hadir di lokasi TKP segala,” tulis akun @sharkpandshark.

“Perusahaan yg pernah mapping lahan sawit Sumatera kebakaran pak @RajaJuliAntoni, kira2 nih siapa mafia2 nya yg bakal ketangkep ya?,” tulis akun @xjbeat.

22 orang tewas, dirut langsung tersangka

Kebakaran terjadi pada Selasa (9/12/2025) pukul 12.43 WIB di gedung Terra Drone, Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran. Damkar tiba tujuh menit kemudian dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.10 WIB.

Tragedi ini menewaskan 22 orang, terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan. Salah satu korban diketahui tengah hamil tujuh bulan.

Sebagian besar korban ditemukan di lantai 3, 4, dan 5. Sementara penghuni lantai 6 berhasil menyelamatkan diri lewat rooftop. Dugaan awal, korban meninggal akibat kekurangan oksigen. Seluruh jenazah telah diidentifikasi dan diserahkan ke keluarga.

Pasca-kejadian, polisi menetapkan Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, Michael Wishnu Wardana, sebagai tersangka. Ia ditangkap pada Kamis (11/12/2025) dan resmi ditahan keesokan harinya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menegaskan, penetapan tersangka ini bukan tanpa alasan. Masalahnya ada di level paling atas: manajemen.

“Tersangka MWW selaku Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia,” kata Susatyo dalam jumpa pers, Jumat (12/12/2025).

Michael langsung digelandang ke Rutan Polres Jakpus. Ia dijerat Pasal 187, 188, dan 359 KUHP, dengan ancaman maksimal penjara seumur hidup atau 20 tahun.

Polisi menyebut kebakaran ini bukan kecelakaan biasa. Ada kelalaian berat dan berlapis yang dibiarkan terjadi.

Michael disebut gagal memastikan standar keselamatan dasar di perusahaannya sendiri. Mulai dari hal paling krusial: penyimpanan baterai drone.

“Tidak ada SOP penyimpanan baterai berbahaya, tidak ada petugas K3, tidak ada pelatihan keselamatan,” ungkap Susatyo. (*)

You Might Also Like

Pemkab Grobogan Gratiskan Pengobatan Korban Terduga Keracunan MBG

Ngasuh Anak Zaman Now Ala Bunda PAUD Jateng

Gaspol Kemandirian Pangan, Pemprov Jateng Apresiasi Kolaborasi Hulu-Hilir

Perubahan Iklim dan Pemanasan Global Picu Peningkatan Rob di Pesisir. Apa Yang Harus Dilakukan?

Viral Banget, Begini Fakta Dibalik Truk Ngelawan Takdir di Rel Kaligawe

TAGGED:kebakaranmafia sawitsabotaseterra drone
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Hasan Nasbi. Hasan Nasbi Bilang Ngopi dan Gorengan Bikin Hutan Gundul, Logika Macam Apa ini?
Next Article Gebrakan Bupati Fahmi, GOR Mahesa Jenar Bakal Glowing!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Undip Dukung Sektor Peternakan di Kadirejo Lebih Cuan

Antsipasi Kenaikan Harga, Pemkot Siapkan Operasi Senyap ke Pasar

SIM B1 Umum palsu yang dipakai Gilang, sopir Po Cahaya Trans yang lakalantas di Semarang. Foto: Eka Setiawan

Buntut Lakalantas Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Penumpang, Polisi Bongkar Pembuat SIM Palsu

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Syahuddi dan jajarannya menunjukkan aneka barang bukti terkait insiden lakalantas Bus PO Cahaya Trans, di Mapolrestabes Semarang, Rabu (18/2/2026). Foto: Eka Setiawan

Buntut Lakalantas Bus Cahaya Trans di Semarang Tewaskan 16 Penumpang, Pemilik Perusahaan jadi Tersangka 

Ilustrasi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Masuk Gedung Tinggalin KTP? Pelanggaran Undang-undang yang Dinormalisasi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi demonstrasi warga Aceh meminta penetapan status bencana nasional, dengan mengibarkan bendera bulan bintag.
Info

Demo Minta Penetapan Bencana Nasional di Aceh Pecah, Massa Dibubarkan Paksa Aparat

Desember 26, 2025
Tampang Agus Ratmono, terduga pelaku perampokan sadis keluarga juragan sate di Boyolali.
Hukum

Polisi Tangkap Rampok Sadis Boyolali di Kudus, Keluarga Korban Curiga Motif Utang Piutang

Januari 31, 2026
Daerah

Cegah Banjir: Kader PKK Jateng Diajak Nandur Pohon

Januari 27, 2026
Info

Tanah Geser di Tegal, Rp210 Juta Langsung Turun

Februari 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kebakaran Terra Drone Disebut Terkait Mafia Sawit, Kita Pantas Curiga Gak Sih?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?