Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PDIP Masih Keukeuh: Biar Capek ke TPS, yang Penting Rakyat Ikut Milih
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

PDIP Masih Keukeuh: Biar Capek ke TPS, yang Penting Rakyat Ikut Milih

Wacana pemilihan kepala daerah lewat DPRD kembali bikin suhu politik menghangat. Di tengah tarik-ulur sistem demokrasi, PDIP pasang sikap tegas: urusan memilih kepala daerah jangan dipindahkan dari tangan rakyat. Partai banteng menilai, hak pilih publik adalah roh demokrasi yang tak boleh dipangkas begitu saja.

T. Budianto
Last updated: Desember 14, 2025 3:36 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Ilustrasi: Bendera PDI Perjuangan. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Wacana kepala daerah dipilih lewat DPRD memang lagi ramai. Tapi PDIP kayaknya belum mau ikut arus. Partai banteng moncong putih ini menegaskan tetap ingin kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat, bukan lewat “wakil rakyat” di gedung parlemen daerah.

“Untuk sikap sekarang, PDI Perjuangan tetap ingin pemilihan langsung,” ujar Juru Bicara DPP PDIP, Guntur Romli, saat dihubungi, Sabtu, (13/12). Menurut Guntur, pemilihan langsung penting supaya publik benar-benar terlibat menentukan pemimpinnya.

Baca juga: Mendagri: Pilkada Lewat DPRD Sesuai Konstitusi, Asalkan Tetap Demokratis

Ia menilai jika kepala daerah dipilih DPRD, publik justru bakal menolak karena merasa cuma jadi penonton. “Kalau lewat DPRD itu kesannya balik ke Orde Baru. Partisipasi masyarakat minim, legitimasi pemimpin juga dipertanyakan, karena rakyat tidak merasa ikut memilih,” katanya.

Meski begitu, Guntur mengakui PDIP tetap mengkaji opsi pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Secara konstitusi, mekanisme itu memang tidak bertentangan dengan UUD 1945, seperti yang disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Kesepakatan Bersama

Apalagi, sila ke-4 Pancasila membuka ruang musyawarah mufakat dalam pengambilan keputusan politik. “Secara konsep, apa yang disampaikan Pak Tito ada benarnya. Tidak semua pemilihan harus langsung. Tapi ujungnya kan tetap soal kesepakatan bersama dan kemauan rakyat,” ujar Guntur.

Ia juga menilai pemerintahan saat ini di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka justru membutuhkan partisipasi publik yang kuat demi memperkuat demokrasi dan kedaulatan rakyat.

Baca juga: Golkar Dukung Pilkada Lewat DPRD, Sepakat Usulan Cak Imin

“Kalau bicara demokrasi, itu kan kedaulatan rakyat. Pemilihan langsung itu cara paling nyata supaya rakyat ikut menentukan siapa pemimpinnya,” ucapnya.

Guntur pun mengingatkan agar wacana ini tidak berujung pada penutupan ruang demokrasi lewat revisi undang-undang di masa depan. Menurutnya, jangan sampai aturan baru justru menghilangkan hak rakyat untuk memilih secara langsung. (tebe)

You Might Also Like

MBG ‘Ngerampok’ 70 Persen Anggaran Pendidikan, JPPI Siapkan Gugatan ke MK

Masih Ingat Chiko, Pengedit Konten Cabul Smanse? Bentar Lagi Dia Disidang

Respati Datang Langsung ke Tailan, Beri Dukungan Penuh Atlet Solo di ASEAN Para Games

BPJS Ketenagakerjaan Jateng-DIY Guyur Klaim Rp5,7 T Selama 2025

Polri: Tahun Baru Nggak Ada Kembang Api

TAGGED:headlinepdippilkada
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Aksi Pamer Alat Kelamin  di Cilacap, Polisi Gerak Sat-set
Next Article Kecelakaan Maut di Cilacap, Empat Nyawa Melayang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Daerah

Bukan Sekadar Makam Tua, Kiai Jungke Diyakini Bisa Hidupkan Perekonomian Kampung

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SAKSI SIDANG--Eks Kowad, Dian Putri Permatasari (kemeja putih) dicecar soal pembelian mobil saat menjadi saksi sidang TPPU BUMD Cilacap di pengadilan, Senin (22/6/2026). (bae)
Hukum

Kowad Cantik Diduga Dapat Jatah Alphard dari Letjen Widi, TPPU Korupsi BUMD Cilacap

Juni 23, 2026
Daerah

Hidran Terkubur Cor, PDAM Gas Evaluasi

Januari 6, 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi hadir langsung di acara 100 hari wafatnya Ki Anom Suroto, yang digelar keluarga besar almarhum di Kebon Seni Timasan, Sabtu (24/1/2026) malam.
Unik

Respati Kenang Ki Anom Suroto, Jingle ‘Solo Berseri’ Siap Jadi Soundtrack Kota Surakarta

Januari 25, 2026
Info

MBG Bikin Mual Massal: 803 Siswa di Grobogan Keracunan

Januari 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PDIP Masih Keukeuh: Biar Capek ke TPS, yang Penting Rakyat Ikut Milih
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?