Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Di Tengah Bencana, Mendagri Janjikan ‘Hadiah’ Rp 1 Triliun untuk Daerah, Begini Syaratnya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Di Tengah Bencana, Mendagri Janjikan ‘Hadiah’ Rp 1 Triliun untuk Daerah, Begini Syaratnya

R. Izra
Last updated: Desember 6, 2025 12:13 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Di tengah geger bencana Sumatera, Mendagri Tito Karnavian bikin gebrakan. Mungkin maksudnya bagus sih. Tapi kok ya pas di tengah bencana gini ya.

Namun, bisa jadi ini jadi kabar manis buat pemerintah daerah yang kinerjanya ngebut.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) siap ngasih “bonus” gede-gedean senilai Rp 1 triliun buat Pemda dengan performa terbaik. Rencananya, duit reward ini bakal mulai dikucurin tahun depan.

Bacaaja: Mendagri Tito Karnavian Sengaja Bangkitkan Separatisme Aceh?

Bacaaja: Kota Semarang Bawa Pulang Penghargaan Pendidikan dari Kemendagri

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, bilang kalau rencana ini udah dibahas matang di internal Kemendagri.

Dana Rp 1 triliun itu bakal diambil langsung dari anggaran Kemendagri 2026 yang totalnya tembus Rp 7,8 triliun.

“Tahun depan anggaran Kemendagri Rp 7,8 triliun. Kalau nggak dirasionalisasi lagi, Rp 1 triliun akan kami pakai buat reward daerah-daerah berprestasi,” kata Tito saat acara Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (1/12/2025) malam.

Tito mengaku, ide ini muncul karena menurutnya penghargaan ke daerah nggak cukup cuma piala dan piagam doang. Harus ada sesuatu yang lebih “kerasa”.

Rencananya, di Januari 2026, insentif pertama bakal dikasih buat daerah dengan penanganan inflasi terbaik tahun 2025.

Totalnya ada 2 provinsi, 3 kota, dan 5 kabupaten, yang masing-masing bakal diguyur Rp 5 miliar.

Menurut Tito, selain jadi reward, program ini juga buat manasin persaingan sehat antar daerah biar sama-sama berlomba kasih kinerja terbaik.

“Indonesia ini negara gede. Nggak cukup kalau cuma pemerintah pusat yang kerja. Semua daerah harus ikut ngebut. Kalau semua daerah bagus, negara kita pasti cepat maju,” tegasnya.

Tito juga ngajak kementerian dan lembaga lain buat ikutan kolaborasi ngisi kategori penilaian biar makin variatif dan relevan.

Tahun ini, penilaian nggak pakai wawancara finalis. Semua data diambil dari Kemendagri, BPS, Kemenkes, Kemendikbud, Kemenaker, dan kementerian lainnya.

Biar fair, penilaian juga dipisah berdasarkan kategori fiskal: fiskal tinggi, menengah, dan rendah.

“Biar apple to apple. Kalau nggak dibedain, ya Jakarta, Jateng, Jatim mulu yang menang,” ujarnya.

Ada 7 kategori yang diperlombakan tahun ini, yakni:

  • Penanggulangan Kemiskinan

  • Pengendalian Inflasi

  • Akses Layanan Pendidikan

  • Penyerapan Tenaga Kerja

  • Layanan Kesehatan

  • Pertumbuhan Ekonomi

  • Penurunan Ketimpangan Kesejahteraan

Siap-siap, Pemda yang kinerjanya ngebut bisa langsung panen cuan dari pusat! (*)

You Might Also Like

Era Baru Sepak Bola Nasional: PSSI dan LIB Luncurkan Super League Indonesia

Semeru Erupsi Lagi, Puan: Utamakan Nyawa Warga & Pendaki, Bukan Konten

Bebas dari Lapas, Napiter Perempuan Asal Malaysia Langsung Dideportasi dari Semarang

Drama Mencekam di Purbalingga, Pasutri Lansia Tewas Jadi Korban Keponakan Sendiri

Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2025, Kapolres Banjarnegara Ingatkan Soal Ini

TAGGED:daerahhadiah rp 1 triliunheadlinemendagri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sejumlah tokoh ajukan permohonan penangguhan penahanan aktivis Semarang, Jumat (5/12/2025).  Berharap Keajaiban, Keluarga Tetap Siapin Nikahan Meski Dera-Munif Masih Ditahan
Next Article Ilustrasi hutan gundul. (grafis/wahyu) Indonesia Tanah Air Siapa? Jejak Obral Konsesi Lahan Hutan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.

Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

Sejumlah bambu ditanam warga untuk menyangga jembatan akses keluar-masuk dari dan ke Deliksari, Rabu (11/02/2026).

Longsor Ancam Akses Warga Gunungpati, Jembatan Deliksari Nyaris Ambruk

Nurul, pria asal pesisir selatan Blitar, mencium sarang tawon vespa peliharaannya.

Kisah Nurul, Pawang Tawon Vespa dari Blitar: Dengungnya seperti Lagu Nostalgia

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Manajer Timnas Buka Suara Soal Rencana Uji Coba Selama TC di Bali

Mei 24, 2025
Olahraga

Indonesia Juara di Rumah Sendiri, Timnas Voli Putra Borong Kemenangan di SEA V League 2025

Juli 21, 2025

Potensi Menggiurkan Usaha Ternak Sapi hingga Ayam Pedaging di Jateng

September 28, 2025
Daerah

Kota Semarang Jadi Proyek Percontohan Program Ruang Bersama Indonesia

Agustus 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Di Tengah Bencana, Mendagri Janjikan ‘Hadiah’ Rp 1 Triliun untuk Daerah, Begini Syaratnya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?