Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rehab 10 Ribu Rumah di Jateng Ngebut, Saleh: Data Warga Wajib On Point!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Rehab 10 Ribu Rumah di Jateng Ngebut, Saleh: Data Warga Wajib On Point!

R. Izra
Last updated: Desember 4, 2025 10:12 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.
Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Jadi wakil rakyat emang harus ngawal kepentingan rakyat, agar tak salah alamat.

Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh, ngawal data program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar on point, tepat sasaran.

Program rehab  RTLH masih jadi fokus utama di Jawa Tengah.

Biar bantuannya gak meleset target, DPRD Jateng ngasih catatan penting soal verifikasi dan validasi data By Name By Address (BNBA) yang wajib makin rapi.

Bacaaja: Puluhan Rumah di Sragen Mulai Dibedah, Bupati Turun Langsung Pantau Proyek Desa Bebas RTLH

Bacaaja: Wakil Ketua DPRD M Saleh Dorong Jateng Gaspol Fasilitasi Ekosistem Industri Hijau

Saleh bilang, perbaikan data ini penting buat ngejar target 10.000 unit RTLH sekaligus nyocokin dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Ini biar bantuan sosial bener-bener jatuh ke warga yang tepat,” ujar Saleh usai Rapat Paripurna beberapa waktu lalu.

Gak cuma soal rumah, DPRD Jateng juga ngasih rekomendasi di sektor infrastruktur dan pendidikan. Mulai dari peningkatan kualitas jalan perbatasan Jateng–Jatim, DIY, dan Jabar, sampai perbaikan menyeluruh sarana-prasarana sekolah, baik negeri maupun swasta.

Wakil Ketua DPRD Jateng yang juga Penasehat Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) Pusat, Mohammad Saleh. (Foto: Ist)
Wakil Ketua DPRD Jateng yang juga Penasehat Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) Pusat, Mohammad Saleh. (Foto: Ist)

Sektor UKM juga ikut jadi sorotan. Saleh menegaskan, Koperasi Merah Putih butuh dukungan ekstra dari Dinas Koperasi dan UKM, khususnya soal pendampingan manajerial dan pembaruan data anggota.

Di momen yang sama, DPRD Jateng juga resmi menyetujui Raperda APBD Tahun Anggaran 2026 sekaligus struktur anggarannya.
Detailnya, Pendapatan Rp 23,74 triliun, Belanja Rp 24,15 triliun, Defisit Rp 414,5 miliar, dengan Pembiayaan Netto Rp 414,5 miliar, alias SiLPA nol.

Laporan hasil pembahasan Banggar bersama TAPD dibacakan oleh anggota Banggar dari Fraksi Gerindra, Dwi Yasmanto. Salah satu penyesuaian anggaran dialokasikan buat kegiatan Wawasan Kebangsaan dan dukungan pembahasan Raperda Pelayanan Publik.

“Penyesuaian ini diharapkan bisa langsung ditindaklanjuti setelah evaluasi dari Kemendagri,” kata Dwi.

Persetujuan bersama Raperda APBD 2026 kemudian ditandatangani oleh pimpinan DPRD Jateng bareng Wakil Gubernur Taj Yasin. Setelah itu, Taj Yasin menyampaikan laporan akhir gubernur dan mengapresiasi sinergi DPRD.

“Pemprov mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak dalam pembahasan APBD 2026,” ujar Taj Yasin. (*)

You Might Also Like

Ajak Pejabat Intip Lapas, Gubernur Kasih Peringatan Halus

Kantongi Dana Rp17,9 T, Jalan Mulus ke Semarang Makin Dekat

Stasiun Comal Comeback: Baru Buka, 106 Penumpang Langsung Gas!

Gas Berangkat Haji Duluan, Fast Track Bikin Mendarat Santai

Pemprov Siagakan Mobil Speling di Sirampog

TAGGED:m salehrtlhwakil ketua dprd jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Cara Lepas dari Slot Tanpa Drama dan Rumitnya, Serius Masih Bisa Berhenti Deh..
Next Article Reklamasi sebagai Kunci Resiliensi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Undip Kenalkan Kopi Tawangmangu ke Dunia

KPK Kulik Aktivitas Fadia Arafiq Saat Menjabat

Bayar Sampah di Semarang Sekarang Nggak Tunai Lagi

Waisak Belum Mulai, Borobudur Sudah Full Booking

Ibu-Ibu Pegang Pisau Kurban, Ternyata Hukumnya Bikin Banyak Kaget

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Daging Ikan Sapu-sapu Dimakan Boleh Nggak Sih? Ini Jawaban Jujurnya Banget

April 16, 2026
Ilustrasi siswa dilarang ikut ujian, karena masih mempunyai tunggakan pembayaran. (grafis/wahyu)
Pendidikan

Siswa Berprestasi SMK Purworejo Dilaranag Ikut Ujian, Cuma Gegara Ini

Oktober 18, 2025
Ekonomi

Cek Harga, Dirut Bulog Blusukan ke Pasar Johar

Februari 27, 2026
Daerah

Doa Terakhir di Atas Lumpur, Haru yang Menutup Pencarian Pandanarum

November 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rehab 10 Ribu Rumah di Jateng Ngebut, Saleh: Data Warga Wajib On Point!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?