Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Update Terbaru Kabar Longsor Majenang di Balik Jalan Terjal Pencarian Hari Ini
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Update Terbaru Kabar Longsor Majenang di Balik Jalan Terjal Pencarian Hari Ini

Lokasi longsor memang tidak mudah dijangkau, apalagi setelah hujan beberapa hari membuat tanah semakin labil. Meski begitu, tim gabungan tetap melaju tanpa banyak menunda waktu, sebab keluarga korban terus menunggu kabar terbaru dari garis aman pencarian.

Nugroho P.
Last updated: November 15, 2025 2:47 pm
By Nugroho P.
6 Min Read
Share
Upaya pencarian korban longsor di Majenang.
SHARE

BACAAJA, CILACAP – Upaya pencarian korban longsor di Majenang kembali bergerak setelah tim SAR gabungan menemukan titik terang di hari ketiga operasi. Sejak pagi, kawasan Desa Cibeunying yang tertimbun material tanah masih ramai oleh suara alat berat dan teriakan komando para petugas yang terus bekerja tanpa jeda.

Lokasi longsor memang tidak mudah dijangkau, apalagi setelah hujan beberapa hari membuat tanah semakin labil. Meski begitu, tim gabungan tetap melaju tanpa banyak menunda waktu, sebab keluarga korban terus menunggu kabar terbaru dari garis aman pencarian.

Pergerakan alat berat sudah terlihat sejak matahari naik, menandai dimulainya proses pembukaan sektor pencarian. Tim kemudian membagi tugas di beberapa titik prioritas untuk mempercepat kemungkinan menemukan korban yang masih tertimbun material.

Di tengah suasana penuh harap itu, sekitar pukul sepuluh lewat sedikit, tim menemukan titik pertama yang mengarah pada seorang anak berusia enam tahun bernama Muhamad Hafiz. Jenazah kecil itu ditemukan dalam kondisi tertimbun material cukup tebal dan langsung dievakuasi dengan penuh kehati-hatian.

Tak lama berselang, temuan kedua kembali menggerakkan seluruh proses pencarian. Seorang perempuan bernama Nurisnaini ditemukan sekitar pukul 10.44 WIB. Situasi di lokasi sempat hening ketika proses evakuasi berlangsung, menandakan betapa besarnya duka yang menyelimuti wilayah tersebut.

Sektor pencarian kembali ramai ketika korban ketiga, Asmanto, berhasil ditemukan menjelang siang. Korban berusia lanjut ini menjadi penemuan terakhir untuk sesi pagi sebelum tim melakukan pengaturan ulang jalur aman pencarian.

Kepala Kantor Basarnas Cilacap, M Abdullah, menyebutkan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan dukungan alat berat karena banyaknya material longsoran yang menimbun area tersebut. Setiap pergerakan alat pun diawasi ketat agar tidak memperburuk kondisi medan.

Setelah semua jenazah di sektor itu berhasil diangkat, ambulans langsung membawa para korban menuju RSUD Majenang untuk proses identifikasi lebih lanjut. Pihak kepolisian dan petugas rumah sakit sudah bersiap menyambut kedatangan tim sejak pagi.

Di sisi lain, tim SAR gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, hingga relawan desa terus mengatur langkah untuk melanjutkan pencarian. Setiap elemen bekerja dalam koordinasi yang intens agar tak ada area yang terlewat dari pemindaian.

Untuk mempercepat proses pencarian, sembilan anjing pelacak diturunkan ke sejumlah titik yang dinilai potensial. Kehadiran K9 ini sangat membantu petugas menemukan potensi keberadaan korban yang tidak terlihat dari permukaan.

Selain itu, sembilan alat berat juga digerakkan secara bergantian demi membuka jalan dan mengangkat material dengan volume besar. Cuaca yang berubah-ubah tetap menjadi tantangan, namun tim enggan berhenti selama kondisi masih memungkinkan.

Medan yang licin dan tebing-tebing labil membuat proses pencarian harus berlangsung ekstra hati-hati. Setiap langkah teknis harus dihitung matang, sebab risiko longsor susulan masih mungkin terjadi di area sekitar.

Harapan keluarga korban tetap menjadi motivasi kuat bagi seluruh tim yang bertugas. Banyak warga terlihat berkumpul di area aman pencarian sambil terus memantau perkembangan terbaru.

Longsor yang menghantam Desa Cibeunying ini memang meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat. Banyak rumah tertimbun, akses jalan terputus, dan sejumlah keluarga kehilangan anggota tercintanya dalam hitungan menit.

Pemerintah daerah saat ini terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan para penyintas terpenuhi. Posko darurat juga didirikan tidak jauh dari lokasi untuk menampung warga yang harus meninggalkan rumahnya.

Di posko tersebut, kebutuhan dasar seperti logistik, air bersih, obat-obatan, hingga layanan kesehatan mulai disalurkan secara bertahap. Sejumlah relawan juga terus datang dari berbagai wilayah untuk membantu penyintas dan mendukung tim pencarian.

Meski suasana duka masih menyelimuti desa itu, semangat warga untuk bertahan tetap terlihat jelas. Mereka saling membantu membersihkan area yang aman sambil menunggu upaya lanjutan dari pihak berwenang.

Hingga siang hari, tim SAR kembali berkumpul untuk evaluasi sementara. Dari seluruh upaya yang dilakukan sejak pagi, total enam korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara itu, jumlah korban yang masih dalam pencarian tercatat sebanyak tujuh belas orang. Data ini terus diperbarui setiap kali ada perkembangan baru dari lapangan.

Para petugas juga mulai memetakan kembali titik-titik yang dinilai paling berpotensi menjadi lokasi tertimbunnya korban. Proses ini dilakukan dengan mempertimbangkan kontur medan dan laporan warga sekitar.

Sektor pencarian akan terus diperluas selama kondisi cuaca dan keamanan masih memungkinkan. Semua tim yang terlibat sepakat bahwa proses pencarian hari ini tidak berhenti sampai ada kepastian yang bisa disampaikan kepada keluarga korban.

Meski hari mulai merambat sore, suasana lapangan tidak tampak surut. Tim masih bekerja, bergantian, memastikan tidak ada celah yang terlewat dari pemantauan mereka.

Bagi masyarakat Majenang, bencana ini menjadi pengingat betapa rentannya wilayah mereka terhadap curah hujan tinggi dan struktur tanah yang mudah bergeser. Banyak warga berharap ada langkah mitigasi lebih serius ke depan setelah masa darurat berakhir.

Untuk sementara, fokus utama tetap pada pencarian korban yang belum ditemukan. Selama masih ada kemungkinan, tim SAR gabungan akan terus melakukan pendalaman di berbagai sektor yang sudah ditetapkan.

Upaya tak kenal lelah dari petugas dan relawan ini membuat masyarakat setempat merasa sedikit lebih tenang di tengah situasi berat. Mereka percaya bahwa setiap upaya pencarian dilakukan dengan sepenuh tenaga.

Di akhir operasi siang ini, tim kembali menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pencarian hingga seluruh daftar korban hilang terkonfirmasi. Proses ini diperkirakan akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan, menunggu kondisi lapangan yang lebih aman. (*)

You Might Also Like

Gerak Cepat Tim SAR Majenang di Tengah Lelah yang Menumpuk

Wali Kota Agustina Gowes Sambil Tinjau Penataan Kawasan Kota Lama dan Sungai Semarang

Banjir Mangkang, Sinyal Riskannya Infrastruktur Semarang

ESDM Jateng: Lereng Slamet Longsor Karena Hujan Terlalu Niat

Demo Solidaritas Ojol di Semarang Ricuh, 10 Orang Diciduk Polisi

TAGGED:bpbdcilacaplongsor majenangmajenangSAR
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lima Kebiasaan Olahraga yang Diam-Diam Bikin Ginjal Kewalahan
Next Article Gerak Cepat Tim SAR Majenang di Tengah Lelah yang Menumpuk

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Awaluddin (batik cokelat) menangis saat dihampiri keluarganya usai sidang vonis di pengadilan, Rabu (11/2/2026). (bae)

Cerita Awaluddin Eks-Sekda Cilacap: Korupsi Demi Ikut Pilkada, Kalah Lalu Masuk Penjara

Rumah warga Deliksari, Gunungpati, Semarang, terlihat sudah miring dan beberapa mengalami tembok retak, Rabu (11/02/2026). (dul)

Triastono Risau Tanah Terus Bergerak, Warga Deliksari Bertahan di Tengah Ancaman Longsor

Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.

Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

ASN & PPPK di Semarang Wajib Gabung Koperasi Merah Putih, Deadline 30 Agustus!

Agustus 27, 2025
Daerah

Jateng Dapat Suntikan Rp17,6 M Buat Nyalain Literasi

Januari 29, 2026
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, bersama jajaran Forkopimda meluncurkan Kempling Semar, untuk pangan murah di Semarang.
Daerah

Kempling Semar, Upaya Pemkot Semarang Genjot Distribusi Pangan Murah dan Transaksi Digital

Juli 14, 2025
Daerah

1.049 Pejabat Pemprov Dilantik, Luthfi Gaspol Merit System

Januari 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Update Terbaru Kabar Longsor Majenang di Balik Jalan Terjal Pencarian Hari Ini
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?