Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Barangkali Lupa, Ini Sosok Pendakwah Muda di Balik Aksi Cium Anak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Barangkali Lupa, Ini Sosok Pendakwah Muda di Balik Aksi Cium Anak

Bagi sebagian pihak, apa yang terjadi pada Gus Elham adalah pengingat bahwa status “Gus” atau keturunan kiai bukan jaminan terbebas dari kritik. Publik makin kritis, dan setiap tindakan — apalagi yang melibatkan anak — pasti disorot tajam.

Nugroho P.
Last updated: November 13, 2025 2:12 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Elham Yahya Luqman
SHARE

BACAAJA, KEDIRI – Nama Gus Elham Yahya mendadak jadi sorotan besar di jagat maya. Video dirinya yang mencium anak-anak perempuan di atas panggung bikin publik heboh dan geram. Potongan video itu viral di berbagai platform, dan sejak saat itu, banyak orang mulai bertanya-tanya: siapa sebenarnya sosok Gus Elham ini?

Gelombang reaksi muncul di media sosial. Di Instagram, ribuan orang memakai template seruan yang mengecam tindakannya. Lebih dari 350 ribu unggahan pakai template dengan kalimat tegas: “Tolong selamatkan anak kita, Pak.” Tagar, komentar, dan desakan kepada pihak berwenang membanjiri linimasa.

Nama Gus Elham pun masuk radar lembaga negara. Mulai dari KPAI sampai Kementerian Agama ikut buka suara. Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, menegaskan bahwa tindakan tersebut jelas tidak pantas.

“Kementerian Agama sudah punya pedoman tentang lingkungan ramah anak di madrasah dan pesantren,” kata Romo Syafi’i. Ia menyebut pedoman itu tertuang dalam SK Dirjen Pendidikan Islam, dan semestinya jadi acuan semua pengajar, termasuk para dai dan ustaz muda.

Di tengah kehebohan itu, publik mulai menelusuri latar belakang pria bernama lengkap Muhammad Elham Yahya Luqman ini. Dikenal di lingkup pesantren dengan panggilan Gus Elham, ia lahir di Tarokan, Kediri, pada 8 Juli 2001.

Darah pesantren mengalir kuat dalam dirinya. Ia merupakan putra pasangan KH. Luqman Arifin Dhofir dan Hj. Ernisa Zulfa Al Hafidz, pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas 1 Kediri. Dari garis keturunan, ia juga cucu dari KH. Mudhofir Ilyas, pendiri Pondok Al Ikhlas Kaliboto.

Masa kecilnya dihabiskan di lingkungan pesantren yang kental dengan tradisi keilmuan Islam. Setelah lulus sekolah dasar, Elham melanjutkan pendidikannya di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri — salah satu pondok besar yang melahirkan banyak ulama dan kiai di Jawa Timur.

Seperti ayah dan kakeknya, Elham juga aktif berdakwah. Ia menjadi pengurus di Majelis Ta’lim Ibadallah (MT Ibadallah), majelis yang rutin menggelar pengajian di berbagai daerah, terutama setiap malam Jumat dan malam Sabtu.

Lewat akun Instagram @mtibadallah, ia kerap tampil membawakan ceramah dengan gaya santai dan interaktif. Banyak video dakwahnya yang menampilkan suasana akrab antara ia dan jamaah, kebanyakan anak muda dan warga lokal di sekitar Kediri.

Gelar “Gus” yang melekat padanya bukan tanpa alasan. Di tradisi pesantren Jawa, sebutan itu biasanya diberikan kepada keturunan kiai — sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan atas nasab keulamaan yang dimiliki.

Namun, sorotan terhadapnya berubah drastis sejak video cium anak itu viral. Publik menilai tindakannya tidak pantas, apalagi dilakukan di depan umum dan melibatkan anak-anak perempuan.

Kritik datang dari berbagai kalangan, termasuk tokoh agama dan aktivis perlindungan anak. Banyak yang menilai, sebagai tokoh publik yang kerap tampil membawa nama dakwah, tindakannya seharusnya mencerminkan adab yang lebih bijak.

Tak butuh waktu lama, Gus Elham akhirnya buka suara. Melalui unggahan di akun @mtibadallah, ia menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada masyarakat.

“Saya mengaku bahwa hal tersebut merupakan kekhilafan dan kesalahan saya pribadi,” tulisnya, Rabu (12/11/2025). “Saya berkomitmen untuk memperbaiki diri dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga agar tidak mengulangi hal serupa di masa mendatang.”

Ia juga berjanji bakal lebih berhati-hati dalam berdakwah ke depan. Ceramah dan interaksi dengan jamaah akan tetap dilakukan, tapi dengan memperhatikan etika dan norma sosial yang berlaku di Indonesia.

Dalam klarifikasinya, Elham mengungkap bahwa video yang beredar sebenarnya rekaman lama dan sudah ia hapus dari semua akun media sosial. Ia menambahkan, anak-anak yang ada di video itu berada di bawah pengawasan orang tua mereka saat acara berlangsung.

“Anak-anak dalam video itu berada dalam pengawasan orang tuanya yang ikut rutinan pengajian saya,” ujarnya. Ia juga menegaskan tidak ada niat buruk di balik aksinya itu.

Meski begitu, pernyataannya belum cukup meredam reaksi publik. Banyak yang tetap menilai bahwa seorang dai atau tokoh agama seharusnya menjadi teladan, bukan menimbulkan kontroversi.

Kini, nama Gus Elham masih terus jadi bahan pembicaraan. Di tengah derasnya kritik, sebagian orang berharap kasus ini bisa jadi pelajaran bersama — bukan cuma bagi dirinya, tapi juga bagi semua tokoh publik yang punya pengaruh di masyarakat.

Bagi sebagian pihak, apa yang terjadi pada Gus Elham adalah pengingat bahwa status “Gus” atau keturunan kiai bukan jaminan terbebas dari kritik. Publik makin kritis, dan setiap tindakan — apalagi yang melibatkan anak — pasti disorot tajam.

Dan pada akhirnya, seperti kata salah satu netizen di kolom komentar:

“Ingat!! Kalau sudah berdiri di atas panggung dakwah, setiap gerak-gerikmu bukan cuma dilihat, tapi juga diteladani.” (*)

You Might Also Like

Setelah Pocong, Giliran Kuntilanak Palsu Ditangkap

Viral Aturan Isi BBM 7 Hari Mobil 4 Hari Motor, Hoaks atau Fakta? Pertamina Buka Suara Nih

Dunia Hiburan Berduka, Encuy Preman Pensiun Tutup Usia di Garut

Miris!! Rusa Taman Sriwedari Makan Sampah

Stop Ngabuburit di Rel! KAI Daop 4 Semarang: Itu Zona Merah

TAGGED:Elham Yahya Luqmangus elhammencium anakviral gus elham
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KPAI Angkat Suara, Teguran Keras Buat Polah Gus Elham Cium Anak di Panggung
Next Article Barangkali Gus Elham Yahya Juga Raja Jalanan, Penunggang RX-King Bro!!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PENIPUAN - Ilustrasi pelaku penipuan sedang beraksi.

Sial! Rela Bayar Rp380 Juta Demi Anak Masuk UI, Ujungnya Kena Tipu

BANTAL KUCING - Dina memegang bantal bergambar kucing buatan tangannya sendiri, Minggu (27/9/2026). Sebagian keuntungan dari jualan bantal kucing itu digunakan untuk memberi makan kucing jalanan. (dul)

Kisah Dina Rawat Kucing-kucing Terlantar, Andalkan Cuan dari Jualan Bantal Bergambar Meong

Gubes UGM: Kuliah Gratis Jangan Cuma PTN

Blue Fire Papandayan Bukan Sekadar Api Biru, Ini Penjelasan Badan Geologi

Bung Sis Pimpin PA GMNI Demak, Siapkan Konsolidasi Alumni hingga Aksi Nyata

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa Pisahan! Aduh Pak Letkol

Oktober 30, 2025
Motor dengan gaya trail, Emmo JVX GT, menjadi salah satu kendaraan untuk BGN.
Viral

Motor MBG Disorot, Istana Bilang Begini

April 8, 2026
Viral

Ya Ampun, Ini Doktor Hukum yang Bikin Kaget!

Oktober 15, 2025
Viral

Tujuh Tahun Lawan Kanker Ginjal, Vidi Aldiano Meninggal Dunia

Maret 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Barangkali Lupa, Ini Sosok Pendakwah Muda di Balik Aksi Cium Anak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?