Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Balas Dendam Korbban Bullying: Ledakan SMAN 72 Jakarta, Lukai 55 Orang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Balas Dendam Korbban Bullying: Ledakan SMAN 72 Jakarta, Lukai 55 Orang

Tiga ledakan di SMAN 72 Jakarta bikin geger. Siapa sangka, pelakunya adalah siswa sekolah tersebut yang diduga sering jadi korban bullying.

R. Izra
Last updated: November 15, 2025 9:53 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Ngeri ya! Korban bullying yang dikira lemah dan tak mampu berbuat apa-apa, ternyata bikin geger.

Tiga ledakan di area sekolah sekitar pukul 12.15 WIB bikin geger  SMAN 72 Jakarta. Pelakunya? Siswa yang dikenal pendiam dan sering jadi korban bullying teman-temannya.

Total 55 orang korban luka telah dilarikan ke RS Islam Jakarta dan RS Yarsi, buntut peristiwa ini.

Polisi akhirnya mengungkap identitas terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025).

Pelaku ternyata masih berusia 17 tahun dan merupakan siswa aktif sekolah tersebut.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membenarkan kabar itu. “Terduga pelaku merupakan siswa SMAN 72,” ujarnya.

Menurut K (17), salah satu saksi, mereka menduga pelaku adalah siswa yang sempat terlihat di dekat lokasi ledakan dan fotonya kini tersebar di media sosial.

“Dia anak kelas XII IPS, satu tahun di atas saya. Kenalnya udah lama, dari TK,” kata K.

K bilang, dulu pelaku dikenal ceria dan sering main bareng. Tapi beberapa tahun terakhir berubah jadi pendiam dan tertutup.

Satu hal yang diingat K: pelaku sempat dua kali menanyakan soal puncak acara Bulan Bahasa sekolah yang dijadwalkan 10 November.

“Dia nanya dua kali soal tanggalnya, tapi waktu itu saya nggak curiga apa-apa,” ujarnya.

Korban bully, suka nonto video kekerasan

Siswa lain, R (16), bilang kalau pelaku memang sempat jadi korban perundungan (bully) di sekolah.

“Dia pendiam banget, sering sendirian di kelas. Dengar-dengar dulu sempat di-bully, tapi nggak tahu akhir-akhir ini masih atau enggak,” kata R.

Lebih miris lagi, teman-teman sekelasnya sempat cerita kalau pelaku sering nonton video gore —konten ekstrem yang menampilkan kekerasan fisik atau darah-darah.

“Temen-temen bilang dia suka nonton video kayak gitu,” lanjut R.

Sementara itu, M (17) menuturkan, ledakan terjadi pas imam lagi khutbah Jumat di masjid sekolah.

“Ada tiga kali ledakan. Yang paling besar di dalam masjid, dua lainnya di sekitar situ,” katanya.

M dan R yang waktu itu juga ada di dalam masjid mengaku mendengar suara dentuman keras disertai bau seperti petasan.

“Asapnya tebal banget, baunya kayak petasan tapi lebih menyengat. Ledakan paling besar di tengah, korban paling parah juga yang di situ,” ujar M. (*)

You Might Also Like

Saleh Minta Koperasi Merah Putih Jadi “Warung Besar” Produk Desa

Dramatis! Marc Marquez Raih Kemenangan di Sprint Race MotoGP Ceko 2025 Meski Sempat Tertinggal

Mudik, Boleh ‘Mokel’ Apa Nggak? Ini Kata Ulama

Dalang di Balik Perpecahan PPP dan Bayangan Jokowi

3 Juni SPMB SMA/SMK Jateng Dibuka, Kursinya Cuma 40 Persen

TAGGED:headlinekorban bullyledakan sma jakartaledakan sman 72 jakarta
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bareng Warga, Banjarnegara Gaspol Bikin Kecamatan Tangguh Bencana
Next Article Layanan Cepat Tanpa Drama, Dua Menteri Puji MPP Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)

Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Imlek Bukan Cuma Barongsai: Menpar Sidak Sam Poo Kong

Februari 13, 2026
Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)
Hukum

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

Februari 11, 2026
Puncak Gunung Slmaet.
Info

Syafiq Ditemukan di Watu Langgar Gunung Slamet, Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan Evakuasi

Januari 14, 2026
Info

Pelayanan Serba Online, Sekda Jateng Ingatkan Bahaya Pembobolan Data

Juli 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Balas Dendam Korbban Bullying: Ledakan SMAN 72 Jakarta, Lukai 55 Orang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?