Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Stop Budaya Kerja Ribet! Puan: Negara Harus Mudahkan Urusan Rakyat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Stop Budaya Kerja Ribet! Puan: Negara Harus Mudahkan Urusan Rakyat

Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah agar selalu mempermudah urusan rakyat, gak ada lagi cerita birokrasi ribet.

R. Izra
Last updated: November 4, 2025 8:48 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ketua DPR RI Puan Maharani.
Ketua DPR RI Puan Maharani.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Ketua DPR Puan Maharani ngasih pesan tegas buat parlemen dan pemerintah: stop budaya kerja ribet yang bikin pelayanan publik lambat.

Pesan itu disampaikan Puan waktu buka masa sidang II DPR tahun 2025–2026 di Gedung Nusantara II, Selasa (4/11/2025).

Menurutnya, masih banyak yang terjebak pola pikir jadul kayak, “kalau bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah?”

“Mindset kayak gitu bukan cuma bikin ribet, tapi juga bikin rakyat makin jauh dari negara,” kata Puan di depan anggota dewan.

Puan bilang, pemerintah dan DPR harus ubah total cara kerja dan cara mikirnya.

“Tugas negara itu bukan memperumit urusan rakyat, tapi mempermudahnya,” tegasnya.

Dia juga ngingetin kalau semua kebijakan harus fokus bikin negara yang cepat melayani, bukan lambat penuh alasan.

“Negara yang menolong, bukan menunda. Negara yang mendengar, bukan mengabaikan,” lanjutnya dengan nada tegas.

DPR Diminta Fokus ke Rakyat

Puan juga ngajak semua anggota DPR buat serius ngejalanin fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran, biar hasilnya benar-benar berpihak ke rakyat.

“Jangan cuma bikin aturan, tapi juga harus memberdayakan dan memuliakan kehidupan rakyat,” ujarnya.

Mantan Menko PMK itu bilang, suara rakyat bukan sekadar aspirasi, tapi amanah yang wajib diperjuangkan.

Selama masa reses, para anggota DPR turun ke daerah buat denger langsung keluhan dan harapan masyarakat.

“Kita bisa ngerasain betapa besar harapan rakyat terhadap negara, biar hidup mereka makin sejahtera, adil, dan nggak ribet tiap ngurus apa pun,” kata Puan.

Setelah sebulan reses sejak 3 Oktober, DPR resmi buka lagi masa sidang kedua tahun 2025–2026. Anggota dewan pun balik kerja di Senayan setelah keliling ke dapil masing-masing.

Bagaimana menurut Sobat Bacaaja, apakah negara sudah mempermudah urusanmu? (*)

You Might Also Like

PSIS dan Jafri Sastra Pisah Jalan

Gus Yasin Ajak Perbankan di Jateng Ikut “Patungan Sosial” Lewat Wakaf

Hujan Sore, Banjir Malam: 12 Desa di Grobogan Kebanjiran

Lonjakan Kekayaan Noel Bikin Heboh, Sejumlah Mobil dan Motor Mewah Disita KPK

SMANKO, Cetak Atlet Berprestasi Tanpa Tinggalkan Rapor

TAGGED:headlinepermudah urusan rakyatpuan maharanistop budaya kerja ribet
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi korban tenggelam/hanyut di sungai. 6 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Hanyut di Kendal, 4 Ditemukan Meninggal
Next Article Puan Sentil Pejabat, Jangan Tunggu KPK Datang Baru Sadar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kapolda Jateng Ribut Digeser Kapolri Baru, Penggantinya Roy Hardi

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy (Gus Lilur).

Disomasi Bekas Sekjen PBNU soal Dugaan Suap Muktamar NU, Gus Lilur: Saya Menunggu Dipidana

BAKPAO KARAKTER--Nana Amir menunjukkan bakpao karakter Bakpower buatannya, Selasa (22/9/2026). (bae)

Bakpao Karakter Buatan Nana Lucu-Lucu dan Menggemaskan

TERDAMPAK ASAP: Warga tetap beraktivitas melintasi Jalan Untung Suropati depan SMAN 7 Semarang meski ada asap kebakaran TPA Jatibarang, Sabtu (3/10/2026). (bae)

Sabtu Pagi Kelabu di Semarang, Warga Berselimut ‘Kabut Asap’ Berbau Sangit

KONSULTASI PUBLIK: Wakil Wali Kota Semarang dan sejumlah pihak foto bersama usai acara Konsultasi Publik AMDAL Pembangunan Tanggul Laut Teluk Semarang Tahap 1, di Aula Balai Kota Semarang, Jumat (2/10/2026). (ist)

Pemkot Harap Tanggul Laut di Teluk Semarang Jadi Solusi Masalah Pesisir

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KIAI CABUL--Tampang Achmad Fauzi alias Abah Khan, pengasuh ponpes di Kota Semarang yang cabuli santriwatinya, mengenakan kaus 'Ngopeni Nglakoni' saat digelandang ke kantor Kejari Kota Semarang, Rabu (24/6/2026). (ist)
Hukum

Kiai Cabul Semarang Abah Khan Dituntut 8 Tahun 6 Bulan Penjara

September 13, 2026
Ekonomi

Cukai Seret, Target Tinggi: Jurus Purbaya “Ajak Damai” Rokok Ilegal

Januari 18, 2026
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah menggelar kompetisi Jasirah Race 2025 pada 25–27 Juli 2025.
Daerah

BI Jateng Gelar Jasirah Race 2025: Dorong Wisata Sejarah dan Digitalisasi Ekonomi

Juli 25, 2025
Info

Jateng Gaspol Regenerasi Petani

April 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Stop Budaya Kerja Ribet! Puan: Negara Harus Mudahkan Urusan Rakyat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?