Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dua Pelajar Banjarnegara Bikin Heboh Panggung Literasi Nasional
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Dua Pelajar Banjarnegara Bikin Heboh Panggung Literasi Nasional

Dua pelajar muda sukses bikin harum nama daerah dan Jawa Tengah lewat ajang Festival Literasi Nasional 2025 yang digelar Perpustakaan Nasional RI di Jakarta, 23–26 Oktober kemarin.

Nugroho P.
Last updated: Oktober 30, 2025 2:58 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Dua pelajar muda sukses bikin harum nama daerah dan Jawa Tengah lewat ajang Festival Literasi Nasional 2025 yang digelar Perpustakaan Nasional RI di Jakarta, 23–26 Oktober kemarin.
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Kabar bahagia datang dari dunia pendidikan Banjarnegara. Dua pelajar muda sukses bikin harum nama daerah dan Jawa Tengah lewat ajang Festival Literasi Nasional 2025 yang digelar Perpustakaan Nasional RI di Jakarta, 23–26 Oktober kemarin.

Dua nama yang lagi jadi sorotan itu adalah Melati Kencana Putri dari SMP Negeri 1 Karangkobar dan Aurellia Putri Fadilah dari SMK Negeri 1 Punggelan. Keduanya berhasil memborong juara di dua cabang lomba berbeda, bikin Banjarnegara naik panggung nasional dengan penuh percaya diri.

Melati sukses nyabet Juara 1 Lomba Resensi Buku Nasional untuk jenjang SMP/MTs sederajat, sedangkan Aurellia juga nggak kalah keren dengan Juara 1 Lomba Video Konten Literasi Nasional.

Dua piala ini bukan cuma buat pajangan, tapi bukti kalau semangat literasi anak-anak Banjarnegara lagi di level tinggi. Mereka nggak cuma jago baca dan nulis, tapi juga bisa ngemas ide jadi karya yang kreatif dan inspiratif.

Festival yang diikuti ratusan peserta dari seluruh Indonesia ini emang ajang bergengsi banget. Tahun ini, kontingen Jawa Tengah bisa dibilang mendominasi podium. Selain Banjarnegara, ada juga pemenang dari Banyumas, Magelang, dan Kota Magelang yang sama-sama bawa pulang prestasi.

Drs. Arief Rahman, ST., M.Si., Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Banjarnegara, nggak bisa nyembunyiin rasa bangganya.
“Kegiatan ini jadi bukti nyata kalau semangat literasi di Banjarnegara terus tumbuh. Dari kabupaten kecil, bisa bersaing di level nasional itu luar biasa,” ujarnya dengan wajah sumringah.

Arief juga ngasih apresiasi besar buat para guru, kepala sekolah, dan orang tua yang udah terus dukung anak-anak berprestasi ini.
“Prestasi kayak gini nggak muncul tiba-tiba. Ada kerja bareng, ada bimbingan, dan ada semangat dari semua pihak,” lanjutnya.

Buat Arief, kemenangan ini bukan cuma soal piala, tapi tentang bukti bahwa anak daerah juga punya potensi gede kalau difasilitasi dengan baik.
“Kita pengen anak-anak Banjarnegara makin percaya diri. Literasi itu bukan cuma baca buku, tapi juga cara berpikir, berkreasi, dan berbagi ide,” jelasnya.

Banyak pihak berharap prestasi Melati dan Aurellia bisa jadi inspirasi buat pelajar lain. Mereka udah buktiin kalau belajar dan berkarya bisa berjalan bareng tanpa harus nunggu “gede dulu”.

Festival Literasi Nasional sendiri tiap tahun selalu jadi ajang yang ditunggu pelajar dari berbagai penjuru negeri. Dari yang suka nulis, suka baca, sampai yang jago bikin konten — semua punya panggungnya masing-masing.

Dan tahun ini, Banjarnegara lagi-lagi nunjukin taringnya. Dua pelajar perempuan tampil elegan, tapi nyisain pesan kuat: bahwa semangat baca dan berkarya bisa ngangkat nama daerah setinggi-tingginya.

“Semoga makin banyak generasi muda Banjarnegara yang berani tampil dan tunjukin potensinya,” tutup Arief.

Karena di era sekarang, literasi bukan cuma soal buku, tapi juga soal gimana ide bisa dihidupkan — dan Banjarnegara baru aja buktiin itu dengan gemilang. (*)

You Might Also Like

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Prodi Ini Diburu Orang

Dari Dapur ke FYP: UMKM Jabungan Belajar Ngonten

3 Juni SPMB SMA/SMK Jateng Dibuka, Kursinya Cuma 40 Persen

Perintah Respati: APBD 2026 Solo Fokus ke Pelayanan Publik, Pendidikan, dan Kesehatan

Unwahas Buka Prodi Teknik Pertambangan Pertama di Jateng, Siap Cetak Bos Tambang!

TAGGED:juara lombaliterasilomba literasipelajar banjarnegarapendidikan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa Pisahan! Aduh Pak Letkol
Next Article Kondisi banjir rob yang menggenang di sebagian wiayah pesisir Kota Semarang dan Kabupaten Demak yang terus mengalami peningkatan dalam setiap tahunnya. Banjir dan rob ini, terjadi karena selain faktor alam (perubahan iklim) juga karena faktor kesalahan manusia mengelola alam. Foto: ilustrasi banjir Semarang “Solusi Gila” Undip Atasi Rob di Semarang: Ubah Air Rob Jadi Layak Minum

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi lahan pertanian mengalami kekeringan parah.

Lahan Pertanian Jateng Terancam Gagal Tanam, Ketersediaan Air Menipis

Bio IG-mu Bukan Rekam Medis

Ilustrasi petugas SPPG sedang menyiapkan MBG.

Keracunan MBG Berulang, Wagub Jateng Gus Yasin Sorot Pergantian Penjamah Makanan

TRANSFORMASI LAYANAN DIGITAL - PLN Icon Plus perkuat implementasi transformasi digital pelayanan pelanggan melalui New Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T) Wave 4.

PLN Icon Plus Perkuat Implementasi New AP2T Wave 4 di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta

TANAM POHON: Pihak Bandara Ahmad Yani Semarang menanam pohon tabebuya di Polaman, Mijen, Kota Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Polaman Kelak Bertabur Bunga, Bandara A Yani Tanam 500 Pohon Tabebuya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Sekolah Kemitraan, Andalan Jateng Atasi Keterbatasan Kuota

Desember 27, 2025
Pendidikan

Jangan Buang Sisa Makanan, KKN UIN Walisongo Tunjukkan Cara Jadi Cuan

Agustus 24, 2026
MEMBACA DALAM SENYAP - Ratusan orang terlibat dalam kegiatan literasi, membaca dalam senyap, di Gramedia Jalma, Jl Pandanaran, Semarang, Sabtu (13/6/2026).
Info

Literasi Semarang Tak Mati, 500 Orang Baca Senyap di Jalma Pandanaran

Juni 13, 2026
PENERIMAAN MABA - Rektor UPGRIS Dr. Sapto Budoyo, S.H., M.H. mengalungkan ID card sebagai simbol selamat datang dan mengikuti upacara penerimaan kepada mahasiswa baru, Selasa (22/9/2026). (ist)
Pendidikan

Bukan Cuma Gelar, Rektor UPGRIS Tekankan Makna di Balik Prestasi

September 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dua Pelajar Banjarnegara Bikin Heboh Panggung Literasi Nasional
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?