Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Hujan Bikin Heboh, Banyumas-Purbalingga Kena “Combo” Bencana
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Hujan Bikin Heboh, Banyumas-Purbalingga Kena “Combo” Bencana

Dalam sehari, empat bencana tercatat di Banyumas, sementara di Purbalingga tiga rumah warga porak-poranda diterjang angin puting beliung.

Nugroho P.
Last updated: Oktober 14, 2025 7:08 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Ilustrasi rumah porak poranda.
SHARE

BACAAJA, BANYUMAS – Hujan deras yang turun sejak Senin (13/10/2025) siang ternyata nggak cuma bikin udara adem, tapi juga bikin heboh dua kabupaten sekaligus: Banyumas dan Purbalingga. Dalam sehari, empat bencana tercatat di Banyumas, sementara di Purbalingga tiga rumah warga porak-poranda diterjang angin puting beliung.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Banyumas, Andi Risdianto, bilang kalau hujan kali ini benar-benar “niat”. Intensitasnya tinggi dari siang sampai sore, bikin tanah di beberapa titik nggak kuat nahan beban air.

“Dari hasil pantauan, ada empat kejadian. Dua tanah longsor di Purwokerto Selatan dan Kedungbanteng, satu talud longsor di Lumbir, dan satu pohon tumbang di Sokaraja Kidul,” ujar Andi, Selasa (14/10/2025).

Empat titik itu tersebar di wilayah yang berbeda. Di Lumbir, talud jalan kabupaten longsor di Desa Lumbir RT 04 RW 04. Di Purwokerto Selatan, tanah longsor melanda Kelurahan Berkoh RT 05 RW 04.

Sementara di Sokaraja, pohon tumbang gara-gara angin kencang menutup akses di Desa Sokaraja Kidul. Di Kedungbanteng, tanah longsor juga terjadi di Desa Dawuhan Kulon.

Dua lokasi udah tertangani cepat, tapi dua lainnya masih dalam proses karena aksesnya lumayan susah dijangkau. “Kami turunkan tim untuk pantau dan bantu penanganan,” kata Andi.

BPBD Banyumas juga minta warga tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah perbukitan dan tepi sungai. Cuaca dari BMKG masih nunjukin potensi hujan deras beberapa hari ke depan.

“Kami terus pantau lewat aplikasi RONWASNA dan laporan masyarakat. Jangan lengah, apalagi di titik rawan,” tambahnya.

Untungnya, sampai Senin malam belum ada laporan korban jiwa. Tapi BPBD tetap standby buat asesmen dan evakuasi kalau dibutuhkan.

Sementara itu, beda kabupaten tapi sama nasib: di Purbalingga juga diguyur hujan disertai angin puting beliung. Tiga rumah warga di Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar, rusak parah.

Kepala BPBD Purbalingga, Prayitno, bilang kejadian itu berlangsung cepat banget sekitar pukul 16.00 WIB. “Angin muter-muter bawa atap rumah, beberapa pohon juga tumbang,” ujarnya.

Rumah yang rusak milik Maesaroh (54), Ahmad Amir Sidik (55), dan Khadifin (45). Semua warga Desa Bungkanel. Kerugiannya ditaksir antara Rp7 juta sampai Rp50 juta.

Pohon besar juga tumbang di jalan MT Haryono, Purbalingga, bikin arus lalu lintas sempat macet. Warga dan petugas langsung turun tangan buat bersihin batang yang melintang di jalan.

“Petugas TNI, Polri, dan warga gotong royong bantu bersihin lokasi. Kita cek juga rumah-rumah lain yang mungkin kena dampak,” kata Prayitno.

Meski banyak kerusakan, warga tetap bersyukur karena nggak ada korban luka maupun jiwa. Yang penting, kata mereka, semuanya masih bisa diperbaiki bareng-bareng.

Hujan memang jadi berkah, tapi kalau datang terlalu deras bisa jadi bencana. Itu sebabnya BPBD dua daerah ini sama-sama minta warga lebih siaga.

Musim hujan baru aja mulai, tapi alam udah kasih “peringatan dini”. Semoga ke depan nggak ada lagi “combo” bencana kayak gini. (*)

You Might Also Like

Buntut Lakalantas Bus Cahaya Trans di Semarang Tewaskan 16 Penumpang, Pemilik Perusahaan jadi Tersangka 

Keputusan Sejumlah Pemda di Jateng Beli Bus Listrik Dipuji Prabowo

Mudik 2026: Sepuluh Tol Fungsional Disiapkan

Pemprov-Baznas Salurkan 8.000 Paket Sembako

Bekali Kader PKK untuk Lebih Dekat dengan Warga, PKK Jateng Gelar Pelatihan Penguatan Kelembagaan di Banjarnegara

TAGGED:bencanabpbdhujan deras
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Mic Bocor, Prabowo Minta Dikenalkan Anak Trump untuk Bisnis?
Next Article Kentongan Masih Menggema di Langit Purbalingga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KEINDAHAN ALAM PAPUA - Keindahan sungai biru di Papua. (Indonesia.gi.id)

Polemik ‘Pesta Babi’ Bikin Narasi ‘Papua Bukan Tanah Kosong’ Viral Lagi

TEKEN KERJA SAMA--Prosesi penandatanganan oleh Kadaop 4 Semarang dan Kadaop lain dalam rangka pengamanan aset, Selasa (12/5/2206). (ist)

Nggak Mau Lahan KAI Diserobot, Daop 4 Semarang Minta Bantuan BPN

LCC BERMASALAH - Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalbar yang berujung polemik.

Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa ke Tiongkok

Sepuluh Pemprov Kumpul di Semarang, Bahas Sampah sampai Tembok Laut Raksasa

Orang Jawa Itu Manusia Kerja Sekaligus Manusia Doa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Nataru Bukan Cuma Macet, Wakapolda Jateng Ingatkan Ancaman Bencana

Desember 17, 2025
Info

Trump vs Paus Leo: Nyinyir Dibalas Santai, “Saya Nggak Takut”

April 14, 2026
Warga antusias memeriksakan kesehatan gratis di kantor DPD PDIP Jateng, Jumat (10/4/2026). Dapur Marhaen PDIP Jateng menyediakan makan siang dan pemeriksaan kesehatan gratis. (bae)
Info

Warga Antusias Ikut Pengobatan Gratis di Panti Marhaen, Messy: Serentak, Bakal Terus Diulang

April 10, 2026
Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Jateng, Frans Kongi, memberi pemaparan dalam diskusi publik “Titik Kumpul 2 SKS” bersama perwakilan organisasi buruh dan Peradi SAI Semarang, yang di selenggarakan bacaaja.co, Rabu (29/4/2026). (dul)
Info

BREAKING NEWS: Apindo Jateng Berduka, Frans Kongi Meninggal Dunia

Mei 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hujan Bikin Heboh, Banyumas-Purbalingga Kena “Combo” Bencana
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?