Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi Luncurkan Kios JTAB untuk Tekan Inflasi: Harga Sembako Stabil, tapi Gak Ngorbanin Petani
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Luthfi Luncurkan Kios JTAB untuk Tekan Inflasi: Harga Sembako Stabil, tapi Gak Ngorbanin Petani

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi luncurin kios Jawa Tengah Agro Berdikari (JTAB) di Pasar Legi Solo, Rabu (8/10). Nantinya, kios JATB akan ada di seluruh 35 kabupaten/kota.

R. Izra
Last updated: Oktober 9, 2025 8:29 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Gubernur Ahmad Luthfi ngeluncurin Jawa Tengah Agro Berdikari (JTAB) di Pasar Legi Solo, Rabu (8/10).
Gubernur Ahmad Luthfi ngeluncurin Jawa Tengah Agro Berdikari (JTAB) di Pasar Legi Solo, Rabu (8/10).
SHARE

BACAAJA, SOLO — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) lagi serius banget nih buat ngelawan inflasi. Salah satu langkah barunya: ngeluncurin Jawa Tengah Agro Berdikari (JTAB) di Pasar Legi Solo, Rabu (8/10).

Langsung dipimpin sama Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, peluncuran ini bukan sekadar seremonial doang.

ia turun langsung ngecek operasional kios JTAB —kios yang bakal jadi senjata utama buat jaga harga bahan pokok biar gak “dimainkan” tengkulak.

“Kios JTAB ini bagian dari upaya kita buat jaga harga tetap stabil. Gak boleh ada yang mainin harga. Kita tekan inflasi lewat cara yang nyata,” tegas Luthfi.

Luthfi bilang, kehadiran JTAB punya peran penting buat bikin harga di pasar tradisional tetap waras. Makanya, dia udah perintahin supaya di 35 kabupaten/kota di Jateng nanti wajib ada kios JTAB.

Tujuannya simpel, potong rantai distribusi yang kepanjangan.

Biasanya, dari petani ke pedagang besar, ke pengecer, baru ke pasar. Nah, di sini, JTAB langsung ngambil dari petani dan jual ke pasar.

Jadi harga bisa ditekan tanpa ngorbanin petani.

“Kios JTAB ini biar gak ribet-ribet lagi urusan cabai, bawang, dan bahan pokok lain. Kalau ada tengkulak yang main harga, ya kita intervensi langsung,” katanya.

Dan hasilnya? Udah mulai kelihatan. Harga cabai merah yang sempat nyentuh Rp40 ribu/kg sekarang udah turun ke Rp26 ribu/kg.

“Kalau nanti gak turun juga, direkturnya saya copot,” Luthfi ngomong setengah bercanda, setengah serius.

Menurutnya, JTAB bukan cuma bisnis, tapi juga bentuk intervensi sosial supaya masyarakat gak jadi korban permainan harga.

Direktur Utama JTAB, Totok Agus Siswanto, juga pastiin kehadiran kios JTAB gak bakal ganggu pedagang lain.

“Sekarang udah ada 35 outlet JTAB di Kendal, Ungaran, Salatiga, Boyolali, dan Solo. Di Pasar Legi aja ada dua kios,” jelasnya.

Produk yang dijual juga bukan sembarangan: langsung dari petani — mulai dari cabai, bawang merah, bawang putih, sampai sayur dan kebutuhan dapur lain.

“Kita beli hasil panen dengan harga layak, terus jual di pasar dengan harga lebih murah dari pedagang lain. Harapannya harga di seluruh Jawa Tengah jadi lebih stabil,” tutup Totok.

Dengan strategi ini, Pemprov Jateng pengin buktiin kalau ngatur harga itu bukan cuma soal ekonomi, tapi juga soal keadilan buat petani dan warga biasa. (*)

You Might Also Like

Kerja Rp50 Ribu Sehari, Risikonya 12 Tahun

Operasi India Panas, 14 Maois Tumbang di Hutan Tengah

Pemkot Serap Aspirasi Warga Lewat Tarling

Tim Futsal Putri Indonesia Lolos ke 8 Besar

Jejak Sunyi Densus 88 Bongkar Rekrutmen Anak Lewat Dunia Maya

TAGGED:ahmad luthfigubernur jatengheadlinejateng agro berdikarijtab
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Atlet Porwanas Jateng Borong Gelar di Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2025
Next Article Muhammad Syaeful Mujab, anak muda asal Tegal, yang juga Ketua Indonesian Youth Diplomacy (IYD), jadi pembicara di forum internasional ASEAN for Peoples Conference. Anak Muda Tegal Syaeful Mujab Bicara di Forum ASEAN: Teknologi Harus Buka Peluang, Bukan Nambah Ketimpangan 

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Keracunan MBG Terus Terjadi! Ratusan Siswa di Berastagi Tumbang, 240 Orang Masih Dirawat

Industri Kreatif Bisa Jadi “Mesin Kerja” Anak Muda

DARI PERENCANAAN KE AKSI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis.

Dari Insight ke Aksi, PLN Icon Plus Dorong Pertumbuhan Bisnis PV Rooftop lewat PV Academy

Puan Ajak Parlemen Remaja Kenal Politik dari Dekat, Bukan Cuma dari Medsos

Mahasiswa Diminta Tak Cuma Jadi Komentator

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang saat Rapat Kerja Komisi VIII terkait dengan RUU tata kelola Haji dan Umroh. DPR Sepakat, Urusan haji dan umroh ditangani kementerian terpisah dari Kemenag. Foto: dok.
Unik

Bye-bye Kemenag! Urusan Haji & Umrah Bakal Di-handle Kementerian Baru, DPR Gaspol Revisi UU!

Agustus 25, 2025
Nasional

Isu Kudeta Bikin Gaduh, Pengamat Soroti Pernyataan Pemerintah Sendiri

April 11, 2026
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Info

ASN Bisa Long Weekend Tiap Pekan? WFH pada Hari Jumat Resmi Diterapkan

April 1, 2026
Terpidana korupsi, Martono (baju ungu) berjalan usai sidang di pengadilan. (bae)
Hukum

Nggak Terima Vonis Pengadilan, Penyuap Mbak Ita Semarang Ngelawan Lagi

Oktober 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi Luncurkan Kios JTAB untuk Tekan Inflasi: Harga Sembako Stabil, tapi Gak Ngorbanin Petani
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?