Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gedung Ponpes di Sidoarjo Ambruk, 100 Santri Jadi Korban, Ada yang Meninggal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gedung Ponpes di Sidoarjo Ambruk, 100 Santri Jadi Korban, Ada yang Meninggal

Menurut data sementara, 91 santri sempat menyelamatkan diri sendiri, ditambah 8 orang yang dievakuasi tim SAR, sehingga total selamat ada 99 orang. Sementara satu santri dinyatakan meninggal dunia akibat tertimpa material bangunan.

Nugroho P.
Last updated: September 30, 2025 10:51 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Bangunan yang ambruk di Pondok Peantren Sidoarjo.
SHARE

BACAAJA, SIDOARJO – Suasana Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, mendadak berubah mencekam pada Senin (29/9/2025). Bangunan bertingkat yang masih dalam proses pembangunan tiba-tiba ambruk saat pengecoran lantai paling atas sedang berlangsung.

KH Abdus Salam Mujib, pengasuh ponpes, akhirnya angkat bicara. Ia menjelaskan kalau sejak pagi para pekerja melakukan pengecoran dan selesai sekitar pukul 12 siang. “Ini sebenarnya cor yang terakhir, tinggal atapnya aja,” ungkapnya.

Meski sempat dipakai untuk sholat di lantai dasar, Abdus Salam memastikan kalau lantai atas belum ditempati santri karena memang masih tahap pembangunan. “Bangunan baru tiga lantai, rencananya sampai empat lantai. Atasnya kosong, tapi bawah sudah dipakai untuk musala,” jelasnya.

Namun nahas, saat musibah itu terjadi ada jamaah Salat Asar di lantai dasar. KH Abdus Salam mengaku tidak tahu persis jumlahnya. “Mungkin ratusan, saya juga tidak di lokasi saat kejadian,” katanya.

Soal penyebab ambruknya bangunan, Abdus Salam menduga ada masalah di penopang cor. “Sepertinya penopang cor nggak pas, jadi langsung ambrol ke bawah,” tambahnya. Meski begitu, ia menekankan agar musibah ini diterima dengan sabar. “Ini takdir dari Allah, semoga diganti dengan yang lebih baik.”

Data terbaru menyebut ada 100 santri jadi korban. Dari jumlah itu, 99 berhasil selamat, sementara 1 orang meninggal dunia.

Nanang Sigit, Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator, menjelaskan kalau delapan santri berhasil dievakuasi dari reruntuhan dalam kondisi hidup. “Tujuh korban ketemu Senin malam, satu lagi baru berhasil dievakuasi Selasa dini hari jam 01.58,” jelasnya.

Tim SAR langsung membawa korban ke beberapa rumah sakit di Sidoarjo, mulai dari RSUD Notopuro, RS Delta Surya, sampai RSI Siti Hajar untuk mendapatkan perawatan intensif.

Menurut data sementara, 91 santri sempat menyelamatkan diri sendiri, ditambah 8 orang yang dievakuasi tim SAR, sehingga total selamat ada 99 orang. Sementara satu santri dinyatakan meninggal dunia akibat tertimpa material bangunan.

Evakuasi sendiri berlangsung dramatis. Material cor beton yang berat dan kondisi bangunan yang tidak stabil bikin proses SAR penuh risiko. “Keselamatan tim tetap jadi prioritas, tapi kami berusaha maksimal untuk menyelamatkan korban,” tegas Nanang.

Operasi ini melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai instansi: BPBD Jawa Timur, BPBD kabupaten/kota sekitar, TNI, Polri, PMI, Damkar, hingga puluhan relawan. Mereka juga dibantu peralatan khusus seperti alat ekstrikasi, SCBA, dan perlengkapan medis lapangan.

Hingga berita ini ditulis, proses pembersihan reruntuhan dan pencarian lanjutan masih berlangsung. Sidoarjo berduka, tapi semangat gotong royong dari tim SAR dan relawan terus jadi harapan agar insiden ini bisa ditangani secepat mungkin. (*)

You Might Also Like

Ribuan Kasus Anak Keracunan MBG, Puan Ngegas: Harus Dievaluasi Total!

Triwulan I Investasi di Jateng Serap 92.000 Tenaga Kerja

BREAKING NEWS: Jalur Pantura Kudus Terendam Banjir, Motor Mogok Gak Bisa Lewat

Obituari: Kesederhanaan dan Integritas Sang Prajurit, Mengenang Try Sutrisno

Gubernur Dorong Pencak Silat Masuk Kurikulum Sekolah Jateng

TAGGED:kabar dukaPondok pesantren ambrukpondok pesantren sidoarjo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bupati Purbalingga di Demo Masyarakat, Eh Ini yang Dilakukan Mas Bupati
Next Article Bupati Brebes Digugat Mantan Bakal Calon Wakil Bupati

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Terminal Cilacap Nggak Aman, Aksi Palak Sopir Akhirnya Dibongkar

Maret 25, 2026
Dua bos Sritex (kemeja putih) sedang mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (20/4/2026). (bae)
Hukum

Duo Iwan Bos Sritex Dituntut Hukuman 16 Tahun Penjara dan Bayar Rp1,3 Triliun

April 21, 2026
Info

Kredit Rumah di Jateng Tembus Rp2,3 Triliun

April 3, 2026
Info

Update Terbaru Musala Ponpes Al Khoziny Ambruk, 9 Orang Tewas, 54 Masih Hilang

Oktober 3, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gedung Ponpes di Sidoarjo Ambruk, 100 Santri Jadi Korban, Ada yang Meninggal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?