BACAAJA, SEMARANG- Kolaborasi kampus sama pemerintah? Yes, itu yang lagi digencarkan Soegijapranata Catholic University (SCU) bareng Pemprov Jawa Tengah. Targetnya jelas: bantu nurunin angka kemiskinan di Jateng lewat program-program inovatif dan langsung nyentuh ke masyarakat.
Rektor SCU, Robertus Setiawan Aji Nugroho cerita, kalau kerja sama ini udah jalan lama. Mulai dari KKN rutin, inovasi rumah apung buat warga Demak yang terdampak rob, sampai sensus rumah tidak layak huni (RTLH) dan stunting.
“Kami udah bikin dua prototipe rumah apung di Demak. Ke depan bakal ditambah delapan unit lagi bareng Pemprov Jateng dan Pemkab Demak,” jelasnya, Senin (22/9).
Soegija Care
Bukan cuma itu, SCU juga nyiapin 29 program lain, dari desa binaan di Demak, Kendal, dan Semarang sampai kerja sama dengan Gema Perhutanan Sosial. Yang paling fresh, ada program Soegija Care: beasiswa buat anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, langsung kasih jempol buat dukungan kampus. Menurutnya, sinergi bareng perguruan tinggi bisa jadi motor pembangunan.
“Udah ada 44 rektor yang gabung kerja sama. KKN tematik dan desa binaan itu cara efektif buat ngawal penanganan kemiskinan,” katanya. (*)


