Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dari Jamu Tradisional ke Ekonomi Hijau, Omah Toga Boyolali Level Up Bareng Undip
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Dari Jamu Tradisional ke Ekonomi Hijau, Omah Toga Boyolali Level Up Bareng Undip

Di sebuah ruang tamu sederhana, tawa dan semangat ibu-ibu Desa Banyuanyar terdengar riuh. Mereka tak hanya ngobrol santai, tapi serius membahas cara bikin jamu tradisional jadi produk kekinian yang bisa tembus pasar digital.

T. Budianto
Last updated: September 19, 2025 6:48 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
FOTO BERSAMA: Tim dosen dan mahasiswa Universitas Diponegoro berfoto bersama para ibu anggota UMKM Omah Toga Desa Banyuanyar, Boyolali, usai pelatihan dalam program “TOGA untuk Pemberdayaan Ekonomi Hijau”. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, BOYOLALI- Siapa sangka, rumah sederhana di Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Boyolali, jadi titik kumpul ide keren buat dorong ekonomi hijau. Puluhan ibu-ibu anggota UMKM Omah Toga bareng tim dosen plus mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) kompak ikutan pelatihan seru sejak Juni sampai November 2025.

Bukan sekadar pelatihan biasa, program ini dikemas dalam tajuk “Toga untuk Pemberdayaan Ekonomi Hijau”. Proyeknya sendiri jalan lewat skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat yang didanai langsung oleh Kemendikbudristek. Nah, timnya dipimpin sama Anafil Windriya, SE, MM, dibantu Agung Budiatmo, SSos, MM, dan Dr Sri Utami Handayani, ST, MT.

Kalau biasanya Omah Toga identik sama budidaya tanaman obat keluarga kayak jahe, kunyit, temulawak, bunga telang, sampai rosela, sekarang mereka udah naik kelas. Produk turunannya macam teh herbal, cookies bunga telang, chiffon cake, sampai skincare alami siap dipoles biar makin kece.

Teknologi Pengering

Masalah klasiknya? Pengeringan masih ngandelin sinar matahari dan promosi masih sebatas “tetangga bilang ke tetangga”. Nah, di sinilah Undip turun tangan. Mereka ngenalin teknologi pengering berbasis panel surya, ngajarin digital marketing biar bisa gaspol jualan di medsos dan marketplace, plus bikin sistem keuangan sederhana biar cashflow UMKM lebih rapi. Bonusnya, desain kemasan baru biar produk Omah Toga makin aesthetic dan laku di pasar modern.

Ibu-ibu KWT pun sumringah banget. “Dulu paling jualan di warung desa, promosi dari mulut ke mulut. Sekarang kami lebih pede, semoga produk Omah Toga makin dikenal luas,” kata salah satu anggota dengan senyum lebar.

Selain cuan, program ini juga ikut support target Sustainable Development Goals (SDGs): bikin masyarakat lebih sehat, buka peluang kerja, sampai dorong konsumsi-produksi yang ramah lingkungan. Kolaborasi kampus dan desa ini bikin Desa Banyuanyar punya peluang jadi role model desa dengan konsep ekonomi hijau yang sustain, bukan cuma tren sesaat. (*)

You Might Also Like

Al Waqiah Dibaca Rutin, Banyak Yang Bilang Rezeki

Uang Tutup Mulut Judi Online Untuk Umroh

Prabowo Putuskan 4 Pulau Kembali ke Pangkuan Aceh, Kekalahan Jokowi Lagi?

Jangan Tergiur Murah, Travel Wajib Dicek Dulu

Diperiksa Polres Blora, Pria Penendang Kucing hingga Mati Terancam 1,5 Tahun Penjara

TAGGED:ekonomi hijausekolah vokasi undipundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jangan Salah Taruh Cermin di Kamar, Bisa Ganggu Tidur dan Energi Positif!
Next Article Expo Jamnas 1 Jatam: MPM PWM Jateng Bawa Beras Premium dan Benih Padi Tahan Lahan Kering

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

Lisa Punya Bayi Lagi, Anak Gajah Lahir Sehat

Siswa Sekolah Rakyat Tak Kuat Tinggal di Asrama, Pilih Mundur

172 PPDS Unair Tumbang Usai Santap Makanan Pradik

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Ini Fakta Magisnya Nasi Padang

Juni 21, 2026
Unik

AI in the Workplace: Industries and Reshaping Careers

Juni 3, 2023
EkonomiUnik

Vilantika Vida Rahayu,  Dari Gadis Ndeso ke Pengusaha Feminin Care Nasional Mengikis Stigma Wong Ndeso

November 18, 2025
Unik

Tips Memilih Hewan Kurban Idul Adha 2025, Jangan Sampai Salah

Mei 15, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Jamu Tradisional ke Ekonomi Hijau, Omah Toga Boyolali Level Up Bareng Undip
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?