Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Dari Banjarnegara, Suara PPPK Menggema: Tolak Stigma ‘Tenaga Siap Pakai’
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Dari Banjarnegara, Suara PPPK Menggema: Tolak Stigma ‘Tenaga Siap Pakai’

Dari Banjarnegara, suara itu kini menyebar ke berbagai daerah. PPPK dari Sabang sampai Merauke satu suara: mereka bukan tenaga cadangan. Mereka menuntut pengakuan setara, penghormatan atas pengabdian, dan perlindungan hukum yang jelas.

Nugroho P.
Last updated: September 15, 2025 8:29 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Ilustrasi PPPK.
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Gelombang protes PPPK se-Indonesia salah satunya berawal dari Banjarnegara. Ucapan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, yang menyebut PPPK hanya “tenaga siap pakai” langsung disambut dengan penolakan keras dari daerah ini.

Koordinator Asosiasi PPPK Indonesia (AP3KI) Kabupaten Banjarnegara, Gemma Timur Kuncoro, jadi yang pertama angkat suara. Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan hanya keliru, tapi juga merendahkan status PPPK yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi.

“Ucapan itu melukai hati kami. Dalam UU ASN No. 20 Tahun 2023 Pasal 1 tidak ada satu pun redaksi yang menyebut PPPK sebagai pengisi sementara PNS. PPPK diangkat melalui seleksi resmi, bukan tenaga cadangan,” tegas Gemma, Senin (15/9/2025).

Kemarahan itu bukan tanpa alasan. Selama ini, banyak PPPK di Banjarnegara maupun daerah lain sudah mengabdi bertahun-tahun, bahkan ada yang lebih dari satu dekade, sebelum resmi diangkat. Mereka melewati seleksi ketat, mengemban tanggung jawab penuh, dan menjadi tulang punggung pelayanan publik di daerah.

“Stigma tenaga siap pakai ini berbahaya. Bisa melemahkan posisi PPPK di mata publik maupun birokrasi. Kami menolak keras label itu. PPPK bukan ASN kelas dua,” tambahnya.

Kontroversi mencuat setelah sebuah video beredar luas di TikTok melalui akun @sekolahpasca.unilak. Dalam rekaman tersebut, Zudan menyebut, “Kalau tidak ada PNS-nya, maka diangkatlah PPPK. Jadi PPPK itu tenaga siap pakai.” Potongan kalimat inilah yang langsung viral dan memicu reaksi keras dari komunitas PPPK.

AP3KI Banjarnegara tak tinggal diam. Mereka berencana membawa aspirasi ini ke DPRD Banjarnegara, sekaligus mendorong Pemkab agar menyurati DPR RI, MenPAN-RB, hingga BKN. Tujuannya jelas: meminta klarifikasi resmi sekaligus meluruskan posisi PPPK dalam struktur ASN.

“Kami akan dorong DPRD agar mengusulkan revisi UU ASN. Jangan sampai ada lagi tafsir yang mendiskreditkan PPPK,” ujar Gemma.

Tak berhenti di situ, AP3KI Banjarnegara juga merumuskan sikap tegas terkait pernyataan Kepala BKN. Mereka menuntut empat hal utama:

  1. Kepala BKN sebagai pembina Korpri harus menghentikan statemen provokatif yang menimbulkan dikotomi di tubuh ASN.

  2. Segera hadirkan payung hukum yang kuat dan pasti untuk melindungi keberadaan PPPK.

  3. Hapus sekat dengan menyatukan status ASN, mendorong peralihan percepatan menjadi PNS melalui deskresi dan Keppres.

  4. Permintaan maaf terbuka dari Kepala BKN kepada seluruh PPPK agar gejolak tidak meluas jadi aksi demonstrasi besar-besaran.

“Kalau tuntutan ini tidak direspons, jangan salahkan kami kalau gelombang demo PPPK meluas ke level nasional,” tutup Gemma.

Dari Banjarnegara, suara itu kini menyebar ke berbagai daerah. PPPK dari Sabang sampai Merauke satu suara: mereka bukan tenaga cadangan. Mereka menuntut pengakuan setara, penghormatan atas pengabdian, dan perlindungan hukum yang jelas. (*)

You Might Also Like

Atalia Melangkah ke Pengadilan, Senyum dan Tetap Tenang di Tengah Badai

Iuran BPJS Harus Naik, Negara Nggak Kuat Lagi?

Wah! Keluarga Pengantin Perempuan Pacitan Yakin Cek Rp3 Miliar Itu Asli, Nggak Main-main!

Ketika Warga Lebih Percaya Damkar daripada Polisi, Ada Apa? 

Ternyata Ki Anom Suroto Lantunkan Suluk Sebelum Pulang

TAGGED:Paruh waktuPPPKtenaga cadanganUcapan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN)
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Denny Caknan Siap Goyang Banjarnegara Lewat Konser Gratis Warisan Rasa
Next Article BERI KETERANGAN: Wakil Ketua LPSK, Wawan Fahrudin memberikan keterangan dalam konfrensi pers, Minggu (14/9). (Foto: bae) LPSK Blusukan Cari Fakta Kematian Iko Unnes, Persilakan Publik Sumbang Informasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tangkapan layar siaran berita debut dua sopir bus profesional asal Indonesia di Jepang, yang berangkat melalui program JIDS.

Pecah Rekor! Lulusan JIDS Jadi Sopir Bus Perempuan Asing Pertama di Jepang

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Isu Pangkas PPPK Bikin Deg-degan, Bali Bilang Masih Aman

Maret 28, 2026
Nasional

PPPK Deg-degan Ada Ancaman PHK Massal, DPR Minta Aturan Ditunda Dulu

Maret 25, 2026
Pesawat Rusia mendarat di Semarang. Foto: Ist.
UnikViral

Pesawat Raksasa Rusia Mendarat di Ahmad Yani, Ini Penjelasan Imigrasi Semarang

Januari 30, 2026
Viral

Kritik MBG Disuarakan, Teror Datang Bertubi-tubi

Februari 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Banjarnegara, Suara PPPK Menggema: Tolak Stigma ‘Tenaga Siap Pakai’
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?