Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Hujan Datang, Banjir Jangan: Semarang Latihan Siaga Bareng FPRB
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Hujan Datang, Banjir Jangan: Semarang Latihan Siaga Bareng FPRB

Musim hujan makin deket, Pemkot Semarang udah pasang kuda-kuda biar kota nggak gampang “kelelep”. Dari latihan gladi lapang sampai ngukuhin Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), semua disiapin buat jaga-jaga kalau banjir, longsor, atau angin

T. Budianto
Last updated: September 12, 2025 11:44 pm
By T. Budianto
1 Min Read
Share
APEL BENCANA: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti memimpin apel kesiapsiagaan bencana menghadapi musim hujan, di Semarang, Kamis (11/9). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti bilang, FPRB jadi amunisi baru buat bikin inovasi penanganan bencana. Harapannya, forum ini bisa nyokong program Kelurahan Tangguh Bencana (Katana) dan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) biar makin kuat.

“Dua momentum penting hari ini adalah gladi lapang dan pengukuhan FPRB. Gladi lapang buat ngetes kesiapan tim di lapangan, sedangkan FPRB jadi bukti sinergi lintas sektor makin solid,” kata Agustina, Kamis (11/9).

BMKG udah wanti-wanti kalau puncak musim hujan bakal datang akhir 2025 sampai awal 2026. Anomali cuaca bikin prediksi makin susah, jadi warga nggak boleh lengah. “Banjir, longsor, atau puting beliung bisa datang kapan aja,” tegasnya.

Personel Gabungan

Buat simulasi kali ini, ratusan personel gabungan dikerahkan. BPBD Semarang turun dengan 75 anggota plus perahu karet, truk, ATV, sampai alat selam. TNI-Polri juga hadir dengan pasukan SAR, rescue truck, dan unit Brimob. Tim damkar, Dinas Kesehatan, PMI, Tagana, sampai relawan komunitas juga ikut nimbrung.

Skenario simulasi mulai dari evakuasi korban banjir, tanah longsor, sampai penanganan bencana ditampilkan. “Ini bukan sekadar seremoni, tapi latihan serius biar kalau beneran darurat, semua bisa gerak cepat, tepat, dan terukur,” tambahnya. (*)

You Might Also Like

Ihwal BOP Rp25 Juta Buat RT, Agustina: Cair Akhir Juni 2026 dan LPJ Dipermudah!

Sampah Semarang Didominasi Organik, Proyek PSEL Dikritik Walhi

Tukar Botol Jadi Lumpia: Semarang Pecah Rekor Dunia

Bupati Pati Sudewo Dilempari Massa saat Temui Demonstran: Saya Mohon Maaf

Sudewo Sakit, Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra Ambil Alih Kemudi Pati

TAGGED:agustina wilujengbanjir semarangpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Duta Besar Indonesia untuk Rumania merangkap Moldova Meidyatama Suryodiningrat memberikan keterangan pers usai melakukan aksi solidaritas untuk Palestina bersama Dubes negara anggota OKI di Bucharest, di Kedutaan Besar Palestina di Bucharest, Rumania, Kamis (11/9). (KBRI Bucharest) Kecam Israel, Dubes RI dan Negara-negara OKI di Rumania Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina
Next Article Kemendagri Angkat Jempol! Siskamling Semarang Jadi Role Model Nasional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

Ngaji Pancasila: IKAL Lemhannas Ajak Anak Muda Jadikan Pancasila Gaya Hidup

MINTA MAAF--Pengawal tahanan KPK, Rusli minta maaf kepada massa jika tangannya tak sengaja mengenai Sudewo, Senin (29/6/2026). (bae)

Isu Sudewo Dipukul Bikin Pendukung Marah, Pengawal KPK Minta Maaf: Bukan Maksud Saya Sengaja

Muhammad Jhasani, Lurah Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. (dul)

Langganan Bencana Kekeringan, Kini Jabungan Siapkan Strategi Baru Hadapi Kemarau

MASSA RICUH--Massa pendukung Bupati Pati nonaktif, Sudewo, melembari kayu dan barang sekenanya ke depan pintu masuk pengadilan, Senin (29/6/2026). (bae)

Pengadilan Tipikor Semarang Rusuh, Massa Pendukung Sudewo Jebol Gerbang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng resmi membuka Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman), Sabtu (7/2/2026).
Info

Lebih dari Sekadar Tradisi, Dugderan Semarang Diperjuangkan Jadi Warisan Budaya Nasional

Februari 10, 2026
Ekonomi

Pemkot Gelar Bazar Ramadan di 177 Kelurahan

Maret 11, 2026
Daerah

Banjir Wanareja Makin Luas, Warga Tetap Cari Cara Bertahan

November 22, 2025
Daerah

IJOLKE 2026: Bikin Struk Bisa Berubah Jadi iPhone

April 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hujan Datang, Banjir Jangan: Semarang Latihan Siaga Bareng FPRB
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?