Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Dari Bayangan Luhut ke Menteri Keuangan: Purbaya Si Anak Buah Kini Jadi Bos
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Opini

Dari Bayangan Luhut ke Menteri Keuangan: Purbaya Si Anak Buah Kini Jadi Bos

PURBAYA Yudhi Sadewa, anak buah setia Luhut Binsar Pandjaitan, resmi jadi Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani. Dari bayangan Luhut ke panggung utama, Purbaya hadapi sorotan publik dan komentar kontroversial dengan gaya ‘koboi’ dan janji kerja keras untuk bawa ekonomi Indonesia ke level berikutnya.

baniabbasy
Last updated: September 10, 2025 11:14 am
By baniabbasy
4 Min Read
Share
Menteri Purbaya, ya? Mungkinkah dia cuma jadi bayang-bayang Luhut Binsar Panjaitan, ikut-ikutan tanpa suara sendiri? Atau malah jagoannya Luhut yang siap jadi pemain cadangan di panggung besar?. Gambar ilustrasi: Tim Kreatif/dok. 
Menteri Purbaya, ya? Mungkinkah dia cuma jadi bayang-bayang Luhut Binsar Panjaitan, ikut-ikutan tanpa suara sendiri? Atau malah jagoannya Luhut yang siap jadi pemain cadangan di panggung besar?. Gambar ilustrasi: Tim Kreatif/dok. 
SHARE

PRESIDEN Prabowo Subianto baru saja melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pengganti Sri Mulyani. Tapi tunggu dulu, yang bikin heboh bukan cuma pergantian menterinya, tapi siapa sih Purbaya ini? Dia itu—drumroll please—anak buah setia Luhut Binsar Pandjaitan yang selama ini lebih sering nongkrong di belakang layar, ngikutin si jenderal legendaris itu kemana-mana.

Kalau kamu pikir jadi “anak buah” berarti cuma jadi figuran, coba pikir lagi. Purbaya sudah tembus dari bayangan Luhut sampai akhirnya dapat lampu hijau duduk di kursi panas yang harus mengatur duit negara ratusan triliun. Dari staf khusus di Kemenko Polhukam sampai Deputi Bidang Kedaulatan Maritim dan Energi di Kemenko Marves, Purbaya selalu jadi tangan kanan Luhut yang gak pernah lepas.

Luhut sendiri memuji anak buahnya ini habis-habisan, bilang Purbaya punya pengalaman yang “bagus” dan “orang baik.” Wah, udah kayak endorsement brand terkenal aja ya? Tapi ini endorsement paling penting, karena Luhut bukan orang sembarangan. Kalau dia bilang anak buahnya oke, bisa jadi sinyal kuat buat publik bahwa Purbaya layak pegang posisi strategis.

Tapi bro, naik ke posisi Menteri Keuangan bukan perkara gampang. Purbaya yang selama ini hidup dalam bayang-bayang Luhut harus siap menghadapi spotlight besar, kritik pedas, dan sorotan tajam dari publik.

Belum genap sebulan jadi menkeu, Purbaya udah bikin heboh dengan komentarnya soal tuntutan 17+8 yang dianggap “merendahkan” publik. Eh, Purbaya santai aja, bilang ucapannya itu dipotong-potong dan nggak utuh. Biar bagaimanapun, ini bukti bahwa jadi menteri itu kayak di arena sirkus: salah ngomong dikit, langsung jadi bahan tontonan.

Gaya Purbaya yang blak-blakan dan ‘koboi’ ini bikin dia beda dari pendahulunya yang kalem dan diplomatis. Dia bahkan ngaku dirinya ‘menteri kagetan,’ alias masih kaget dengan posisi baru yang penuh tekanan ini. Tapi jangan salah, gaya koboi ini bisa jadi senjata makan tuan atau justru bikin dia lebih dekat dengan publik yang pengen menteri ‘beneran’ bukan cuma pajangan.

Purbaya juga bilang bakal minta arahan sama Sri Mulyani, sang legenda Kemenkeu, supaya bisa jalanin kebijakan fiskal yang baik. Jadi jelas, dia masih belajar dan butuh mentor. Tapi yang penting dia punya niat dan modal pengalaman panjang mendampingi Luhut dalam mengelola berbagai bidang ekonomi dan kemaritiman.

Purbaya minta publik kasih waktu beberapa bulan buat kerja dan baru dinilai setelah itu. Bener juga, jangan buru-buru nge-judge kalau belum lihat hasil kerjanya. Tapi memang, harapan besar sudah diletakkan di pundak pria yang dulu cuma jadi bayangan ini.

Kalau dipikir-pikir, perjalanan Purbaya dari anak buah Luhut ke Menteri Keuangan itu kayak upgrade level dalam game. Dari NPC (Non-Player Character) jadi player utama. Dia harus membuktikan kalau dirinya gak cuma jago numpang nama bos besar, tapi bisa jadi kapten tim yang ngatur strategi keuangan negara.

Anak muda yang ngefans sama politik dan ekonomi harus pantau nih! Apakah Purbaya bakal sukses bawa gebrakan baru di Kemenkeu atau justru keteteran karena tekanan jabatan? Yang jelas, perpindahan ini ngasih pesan kuat: Luhut masih main peran penting, tapi sekarang dia ‘turun tangan’ lewat anak buahnya yang dipercaya memegang kunci kas negara.

Siap-siap, bro! Kita bakal lihat aksi Purbaya, sang mantan anak buah yang sekarang jadi bos besar, yang gaya koboinya siap mengocok peta ekonomi Indonesia. Dari bayangan jadi sorotan, perjalanan karier Purbaya layak jadi tontonan wajib!(*)

You Might Also Like

Ketua DPR Puan Maharani Tegaskan Putusan MK Soal Pemisahan Pemilu Salahi UUD ’45

Curug Gondoriyo Masih Ada, Tapi Pengunjungnya Kemana?

Polisi Jogja Aniaya Warga Semarang hingga Tewas Dibui 2,5 Tahun

Pulang ke Rumah, Rio! PSIS Panggil Lagi Bek Andalan Lama

Menteri Perencanaan Pembangunan Bilang Lebih Penting MBG daripada Lapangan Kerja

TAGGED:bacaajabacaaja.coheadlineMenteri KeuanganMenteri Purbaya dibawah bayang luhutPresiden Prabowo Lantik Menteri BaruPurbaya Yudhi Sadewa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ngulik Purwokerto, Sejuk, Unik, Ngapak, dan Bikin Betah
Next Article Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) kritik keras subsidi motor listrik yang dianggap tak tepat sasaran di tengah krisis daya beli. Subsidi Motor Listrik Dinilai Salah Sasaran, MTI Desak Pemerintah Alihkan Dana ke Angkutan Umum

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.
Info

Meet & Greet SMAN 6 Semarang, Densus: 22 Pelajar Jateng Terpapar Paham Radikal, Banyak dari Medsos

Februari 10, 2026
Info

Agustina Ajak Warga Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Try Sutrisno

Maret 3, 2026
Tersangka kasus kematian dosen Untag, AKBP Basuki (baju biru) diperiksa di kejaksaan, Jumat (13/2/2026). (ist)
Hukum

Drama Kematian Dosen Untag Semarang Makin Panas! AKBP Basuki Resmi Ditahan

Februari 13, 2026
Sepak Bola

Ketika Rival Jadi Penyelamat, Istri Bos Persela Nakhodai PSIS

November 19, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Bayangan Luhut ke Menteri Keuangan: Purbaya Si Anak Buah Kini Jadi Bos
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?