Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 511 Sertifikat Tanah Eks PIR Teh Resmi Dibagikan, Petani Banjarnegara Sumringah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

511 Sertifikat Tanah Eks PIR Teh Resmi Dibagikan, Petani Banjarnegara Sumringah

Sebanyak 511 sertifikat tanah eks Proyek Perkebunan Inti Rakyat (PIR) Teh Lokal periode 1984–1985 akhirnya resmi dibagikan. Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, di Aula Kecamatan Wanayasa, Jumat (22/8).

Nugroho P.
Last updated: Agustus 23, 2025 6:17 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Sebanyak 511 sertifikat tanah eks Proyek Perkebunan Inti Rakyat (PIR) Teh Lokal periode 1984–1985 akhirnya resmi dibagikan. Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, di Aula Kecamatan Wanayasa, Jumat (22/8).
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Kabar gembira buat para petani di Banjarnegara. Sebanyak 511 sertifikat tanah eks Proyek Perkebunan Inti Rakyat (PIR) Teh Lokal periode 1984–1985 akhirnya resmi dibagikan. Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, di Aula Kecamatan Wanayasa, Jumat (22/8).

Total ada 1.065 sertifikat yang dibagikan untuk petani plasma di tiga kabupaten: Batang, Banjarnegara, dan Pekalongan. Dari jumlah itu, Banjarnegara kebagian paling banyak, yakni 511 sertifikat yang tersebar di empat kecamatan: Kalibening, Wanayasa, Pandanarum, dan Karangkobar.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi, yang hadir dalam acara penyerahan di Pendapa Kabupaten Batang, menegaskan bahwa program ini merupakan arahan dari Presiden RI Prabowo Subianto lewat Kementerian Pertanian. Tujuannya jelas: memberi kepastian hukum lahan sekaligus meringankan beban petani, sejalan dengan program penghapusan kredit macet UMKM.

“Program PIR Teh ini sudah jalan sejak 1984 bareng PT Pagilaran sebagai inti. Nah, sertifikat yang sekarang dibagikan jangan dipakai buat hal konsumtif. Lebih baik manfaatkan untuk usaha produktif biar bisa sustain,” tegas Lutfi.

Bupati Amalia pun ikut menyampaikan rasa syukurnya. Ia menyebut program ini jadi angin segar buat masyarakat Banjarnegara, terutama para petani yang sudah lama menunggu kepastian status tanah.

“Atas nama warga Banjarnegara, saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden dan Gubernur Jawa Tengah atas perhatian dan penyelesaian sertifikat eks PIR Teh ini. Harapannya, bisa bener-bener ngedorong kesejahteraan petani sekaligus memajukan Banjarnegara,” ujarnya.

Program PIR Teh sendiri sebenarnya sudah jadi bagian penting pembangunan sejak era 80-an. Konsepnya sederhana tapi berdampak besar: perusahaan inti menggandeng petani plasma, lalu bareng-bareng ngembangin perkebunan teh. Harapannya, selain produksi meningkat, juga ada pemerataan pembangunan dan kesejahteraan di wilayah perkebunan.

Dengan adanya sertifikat ini, petani nggak cuma punya legalitas kuat atas lahannya, tapi juga bisa lebih leluasa ngatur masa depan. Tinggal bagaimana mereka memanfaatkan dokumen berharga ini biar bisa ngasih manfaat jangka panjang, bukan cuma sesaat. (*)

You Might Also Like

Enam Juta Orang Siap “Nyemut” di Tempat Wisata Jateng

Presensi Ga Masuk Kantor, Ribuan ASN Brebes Ketahuan Akal-Akalan

Dari Pendopo hingga Hati: Kisah Cinta Putri Karlina dan Maula Akbar yang Menyatukan Dua Keluarga Besar Jawa Barat

Dunia Hiburan Berduka, Encuy Preman Pensiun Tutup Usia di Garut

Saat Negara Berpihak pada Kejahatan Intoleransi, Korban Berlindung kepada Siapa?

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lagi Panas di Pansus Angket, Bupati Sudewo Tiba-tiba Nongol di Acara Pramuka
Next Article 3 Dapur SPPG di Purbalingga Diresmikan, Siap Layani Ribuan Siswa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Asyik Joget Dangdut, Motor Dibawa Kabur

Sekda Minta Satpol PP Lebih Humanis

Suami di Kebumen Ngamuk: Istri dan Mertua Tewas Dianiaya

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Geger Kasus Keracunan Massal, Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Langkah Ini

September 25, 2025
SETIAP hari, masyarakat diminta untuk terus sibuk membicarakannya. Mulai dari keturunan PKI, ijazah palsu, kondisi fisik yang sakit-sakitan setelah tidak lagi menjabat presiden, bahkan isu kematiannya, pemakzulan Wapres Gibran, hingga wacana penugasan ngantor ke Papua.
Unik

Agenda Besar Jokowi: Exit Strategi dan “Menolak Punah”

Juli 15, 2025
Unik

BRIN dan Pemkab Banjarnegara Perkuat Kolaborasi Tangani Sampah dan Lingkungan

Juni 19, 2025
Ilustrasi pembacokan.
Unik

Ungkap Pengeroyokan di Jalan Sompok Semarang, Polisi: Korban Salah Sasaran Kreak

Juli 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 511 Sertifikat Tanah Eks PIR Teh Resmi Dibagikan, Petani Banjarnegara Sumringah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?