Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Wisata 2025, Kali Biru Genyem, Permata Tersembunyi di Pelukan Papua
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Wisata 2025, Kali Biru Genyem, Permata Tersembunyi di Pelukan Papua

Keunikan Kali Biru tak hanya terletak pada warna airnya yang memikat. Di sekelilingnya, hamparan hutan lindung menjadi rumah bagi burung-burung langka. Jika beruntung, wisatawan bisa menyaksikan langsung keanggunan burung Cenderawasih yang menari di antara dahan pepohonan.

Puji Utami
Last updated: Mei 5, 2025 1:52 pm
By Puji Utami
3 Min Read
Share
Keindahan sungai biru di Papua. (Indonesia.gi.id)
SHARE

NARAKITA, JAYAPURA – Papua tak pernah kehabisan cara untuk membuat mata dunia terpikat. Dari balik rimbunnya hutan dan megahnya pegunungan, tanah Cenderawasih menyimpan permata tersembunyi bernama Kali Biru Genyem—sebuah sungai alami yang kian mencuri perhatian para pencinta alam.

Berada di Kampung Berab, Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Kali Biru Genyem bagaikan oasis yang tersembunyi di balik lebatnya hutan Papua. Airnya berwarna biru kehijauan, jernih hingga dasarnya terlihat jelas. Penduduk lokal menyebutnya dengan nama “Warabiae”, dan tempat ini kini mulai ramai dibicarakan di media sosial.

Keunikan Kali Biru tak hanya terletak pada warna airnya yang memikat. Di sekelilingnya, hamparan hutan lindung menjadi rumah bagi burung-burung langka. Jika beruntung, wisatawan bisa menyaksikan langsung keanggunan burung Cenderawasih yang menari di antara dahan pepohonan.

Tak hanya indah untuk dipandang, Kali Biru juga menawarkan pengalaman yang menyegarkan. Wisatawan bisa berenang atau sekadar merendam kaki di kolam alami yang terbentuk di aliran sungai. Tapi tetap waspada, karena kedalaman air bisa mencapai lima meter di beberapa titik.

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat matahari sedang tinggi di atas kepala. Pantulan sinarnya menciptakan efek berkilau di permukaan air, menjadikan pemandangan bak lukisan hidup. Udara di sekitarnya pun terasa sejuk karena berada di kaki gunung yang asri dan alami.

Selain wisata alam, Kali Biru Genyem juga menawarkan pengalaman budaya yang otentik. Terletak di tengah pemukiman warga, para pengunjung bisa menyelami tradisi masyarakat setempat—bahkan menginap di rumah warga yang membuka homestay sederhana namun hangat.

Salah satu pengalaman tak terlupakan adalah belajar menganyam noken, tas tradisional Papua, langsung dari tangan para ibu di Kampung Berab. Aktivitas ini tak hanya memberi pelajaran, tapi juga menjadi bentuk pelestarian budaya yang semakin langka.

Meskipun jaraknya sekitar 65 kilometer dari Bandara Sentani, perjalanan menuju Kali Biru Genyem adalah bagian dari petualangan itu sendiri. Jalanan yang melintasi pegunungan dan lembah menyuguhkan panorama yang memanjakan mata sepanjang perjalanan dua jam tersebut.

Akses ke lokasi sudah cukup baik, bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Sesampainya di sana, segala lelah perjalanan terbayar lunas oleh suara gemericik air, aroma dedaunan basah, dan keheningan khas alam liar yang memeluk hati.

Kali Biru Genyem bukan sekadar destinasi wisata; ia adalah ruang spiritual bagi siapa pun yang ingin menjauh sejenak dari riuh dunia. Di sinilah alam dan budaya berpadu menjadi satu kesatuan yang utuh—sebuah pengalaman yang sulit dilupakan.

Di tengah derasnya arus pembangunan dan komersialisasi wisata, Kali Biru Genyem berdiri anggun, seolah ingin berkata bahwa keindahan tak selalu harus ramai. Kadang, ia justru tersembunyi di tempat yang jauh, menunggu untuk ditemukan oleh mereka yang ingin pulang kepada alam.

Jadi, jika suatu hari rindu pada kedamaian yang utuh, bawalah diri Anda ke Papua. Ke Kali Biru Genyem, tempat di mana bumi dan langit tampak bersatu dalam damai. (Anugrah Al Ghazali)

You Might Also Like

Layar Pendek, Mimpi Panjang dari Semarang

Pengusaha Lokal Palak PSN Rp5 Triliun, Ketua Kadin Cilegon Jadi Tersangka

Berbagi Kasih, Daging Kurban Muhammadiyah Semarang Sentuh Hati Non-Muslim

Kronologi Kecelakaan Maut KA Harina di Semarang, Netizen: Truk Sudah Lewat Palang Baru Nutup

Tau Kota Tertua di Jawa Tengah? Jangan Kaget Ini Urutannya

TAGGED:keindahan papuawisatawisata kekiniaanwisata papua
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ternyata Gus Baha Sering Menangis Diam-diam, Ini Sebabnya
Next Article Polisi menyemprotkan water cannon ke arah massa aksi May Day di Jalan Pahlawan Semarang, Kamis (1/5/2025). Merunut Pemicu Kericuhan Aksi May Day Semarang, Kebrutalan Polisi atau Anarkisme Massa?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

Sejumlah bambu ditanam warga untuk menyangga jembatan akses keluar-masuk dari dan ke Deliksari, Rabu (11/02/2026).

Longsor Ancam Akses Warga Gunungpati, Jembatan Deliksari Nyaris Ambruk

Nurul, pria asal pesisir selatan Blitar, mencium sarang tawon vespa peliharaannya.

Kisah Nurul, Pawang Tawon Vespa dari Blitar: Dengungnya seperti Lagu Nostalgia

Langkah Keliru Indonesia Memasuki Perang Orang Lain

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Ngaku Kerja di Pelayaran, Ternyata Pelaku Penganiayaan di Sleman Hanya Staf Admin Pelabuhan

Juli 8, 2025
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI di kompleks Parlemen Senayan Jakarta, 30 Juli 2025. Foto: dok/ist
Unik

Begini Nasib Honorer (Non-ASN) Yang Tidak Lolos PPPK dan CASN

Juli 8, 2025
Unik

Mainan Anak Buatan Kendal Tembus Pasar Amerika

Juni 19, 2025
Terdakwa Taufik dan Sri Maryani (berbaju putih) menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (26/5/2025).
Unik

Mau Jadi Mahasiswa PPDS Anestesi Undip? Pahami Pasal-pasal Berikut

Mei 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Wisata 2025, Kali Biru Genyem, Permata Tersembunyi di Pelukan Papua
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?