BACAAJA. SURABAYA- Kabar mengejutkan datang dari ajang Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025. Timnas voli putri Vietnam harus angkat koper lebih awal gara-gara ketahuan bawa pemain ilegal. Bukan soal usia atau paspor, tapi… dua dari pemainnya ternyata cowok!
Yap, kamu nggak salah baca. Dua nama yang sempat tampil bareng skuad Vietnam, yaitu Dang Thi Hong dan Phuong Quynh, dinyatakan tidak memenuhi syarat gender sesuai regulasi dari Federasi Bola Voli Internasional (FIVB). Tes kromosom jadi bukti kuat kalau keduanya bukan perempuan secara biologis.
“Sesuai Pasal 13.5.2 Peraturan Acara dan 14.4 Peraturan Disiplin, pertandingan yang melibatkan pemain tersebut dibatalkan dan mereka didiskualifikasi dengan segera,” begitu bunyi pernyataan resmi FIVB, Selasa (12/8).
Dibatalkan
Alhasil, semua pertandingan yang melibatkan dua pemain itu langsung dibatalkan. Bye-bye Vietnam dari turnamen. Padahal mereka sebelumnya nangkring di posisi dua Grup A dan tinggal selangkah lagi ke babak gugur.
Tapi drama belum selesai! Federasi Voli Vietnam sekarang lagi disorot habis-habisan. Panel Disiplin FIVB udah turun tangan dan bakal manggil federasi + pemain terkait buat kasih klarifikasi tertulis. Kalau terbukti ada unsur kesengajaan atau manipulasi, bisa-bisa sanksinya makin berat.
Kabar baiknya datang buat fans voli Indonesia. Karena Vietnam out, tim Merah Putih yang tadinya di peringkat lima Grup A otomatis naik dan dapet tiket ke play-off 16 besar! Wah, siapa sangka drama Vietnam bisa jadi berkah buat kita, ya?
Kejadian ini bikin publik bola voli dunia ramai. Banyak yang mulai nanya soal regulasi gender dan transparansi di olahraga internasional. Yang jelas, ini jadi pelajaran penting kalau jujur dan fair play itu wajib hukumnya, apalagi di panggung dunia. (*)


