Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tiba-tiba Bahlil Lakukan Ini, Ada Apa?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Tiba-tiba Bahlil Lakukan Ini, Ada Apa?

Bahlil mempertanyakan logika ekonomi di balik mahalnya BBM dari Singapura. "Kenapa tidak mungkin (berhenti impor BBM dari Singapura)? Justru harusnya (impor dari Singapura) lebih murah dong. Masa barang dekat dia bikin lebih mahal," ujar Bahlil.

Nugroho P.
Last updated: Mei 11, 2025 10:31 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Bahlil Lahadalia
SHARE

NARAKITA, JAKARTA – Keputusan mengejutkan datang dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Ia mengumumkan rencana pengurangan impor bahan bakar minyak (BBM) dari Singapura. Langkah ini cukup mengejutkan, mengingat Singapura selama ini menjadi pemasok utama BBM bagi Indonesia dengan porsi mencapai 54-59 persen dari total impor.

Contents
Kenapa Harus Mahal?Pembangunan Dermaga RaksasaAda Apa dengan Singapura?Proses BertahapMengurangi Ketergantungan

Lalu, apa alasan di balik keputusan ini? Bahlil mengungkapkan bahwa harga BBM impor dari Singapura dianggap tidak masuk akal. Menurutnya, harga BBM dari Singapura justru lebih mahal dibandingkan dengan BBM dari Timur Tengah, padahal secara bahan sama. Selain itu, jarak antara Indonesia dan Singapura yang lebih dekat seharusnya bisa membuat biaya lebih murah.

Kenapa Harus Mahal?

Bahlil mempertanyakan logika ekonomi di balik mahalnya BBM dari Singapura. “Kenapa tidak mungkin (berhenti impor BBM dari Singapura)? Justru harusnya (impor dari Singapura) lebih murah dong. Masa barang dekat dia bikin lebih mahal,” ujar Bahlil di Jakarta, Jumat (9/5), seperti dikutip dari Antara.

Menurut Bahlil, pemerintah saat ini mulai memikirkan opsi untuk mengimpor minyak dari negara lain yang menawarkan harga lebih kompetitif. Ia menekankan bahwa Indonesia tidak boleh terus menerus bergantung pada satu sumber impor, terutama jika secara ekonomi justru merugikan.

Pembangunan Dermaga Raksasa

Salah satu tantangan terbesar dalam mengurangi impor BBM dari Singapura adalah infrastruktur. Selama ini, impor BBM dari Singapura menggunakan kapal kecil. Oleh karena itu, Bahlil menyatakan pemerintah akan membangun dermaga yang lebih besar agar bisa menerima kapal berukuran besar dalam sekali angkut.

“Itu salah satu alasan kami membangun yang lebih besar, supaya satu kali angkut (BBM). Maka pelabuhannya yang diperbesar, kedalamannya juga harus dijaga,” jelas Bahlil. Dengan dermaga yang lebih besar, Indonesia bisa langsung mengimpor BBM dalam jumlah besar dari negara-negara selain Singapura.

Ada Apa dengan Singapura?

Tak hanya soal harga, Bahlil juga mengungkapkan bahwa keputusan ini dipengaruhi oleh pertimbangan geopolitik dan geoekonomi. Ia menilai Indonesia perlu menjaga keseimbangan dalam melakukan impor BBM agar tidak bergantung pada satu negara.

Langkah ini juga dinilai sebagai upaya pemerintah dalam memitigasi risiko ketergantungan. “Kami mulai berpikir bahwa kami akan mengimpor minyak dari negara lain, bukan dari negara itu (Singapura),” tambahnya.

Proses Bertahap

Pengurangan impor ini tidak akan langsung dilakukan secara besar-besaran. Pemerintah merencanakan pengalihan impor BBM dari Singapura secara bertahap. Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu pasokan energi dalam negeri.

Menurut Bahlil, pada akhirnya pemerintah berharap bisa sepenuhnya menghentikan impor BBM dari Singapura jika kondisi sudah memungkinkan. Langkah ini akan memberikan ruang lebih besar bagi Indonesia untuk mencari sumber energi alternatif yang lebih murah dan aman secara geopolitik.

Mengurangi Ketergantungan

Langkah ini mendapat sorotan dari berbagai kalangan, mengingat selama ini Singapura dikenal sebagai mitra dagang yang kuat di sektor energi. Namun, Bahlil meyakini keputusan ini adalah langkah tepat untuk melindungi kepentingan nasional.

Apakah rencana ini bisa berjalan mulus? Masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam hal kesiapan infrastruktur dan alternatif pemasok yang benar-benar kompetitif. Namun, Bahlil optimistis bahwa perubahan ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada satu negara.

Tunggu kabar selanjutnya terkait rencana pengurangan impor BBM ini. Apakah keputusan Bahlil akan berdampak besar pada pasar energi nasional? Mari kita tunggu langkah konkret pemerintah ke depan!

You Might Also Like

Mas Pram Terinspirasi London, Aturan Taman di Jakarta Buka 24 Jam

Sayembara Ijazah Gibran Makin Ramai, Prabowo Didesak Begini

Alwin Beberkan Peran Eks Sekda saat Sidang Korupsi Mbak Ita Semarang

Lorong Pocong dan Boneka Gantung, Menyibak Museum Santet

Rumah Jokowi Di-rename Netizen, PSI Santai Aja

TAGGED:bahlil lahadaliaBBM SIngapuraimpor BBMMenteri ESDMtanya bahlil
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sinopsis Pembantaian Dukun Santet, Teror Berdarah di Pesantren Banyuwangi
Next Article Ilustrasi penangkapan tersangka. Ihwal Penangkapan Mahasiswi ITB, Amnesty Internasional: Polri Membangkang Putusan MK

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Dari 5 Jadi 3, Tapi Ceritanya Makin Dalam: “Reuni” Bukan Sekadar Lagu Comeback

April 2, 2026
Nafa Urbach, Syahroni dari Nasdem, dan Eko Patrio dan Uya Kuya, resmi dinonaktifkan dari DPR RI dari partainya masing-masing karena dinilai menghina rakyat. Foto: dok.
Unik

Angggota DPR Nonaktif Tetap Dapat Gaji dan Tunjangan, ‘Dompet’ Sahroni, Eko, dkk Tetap Aman

September 1, 2025
Tips

6 Amalan untuk Meraih Syafaat Nabi di Akhirat

September 18, 2026
Tips

Ajari Anak Ngatur Uang dari Hal Kecil

Agustus 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tiba-tiba Bahlil Lakukan Ini, Ada Apa?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?