Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Ternyata! Uang Panas Hasil Korupsi Mbak Ita Mengalir ke Polrestabes dan Kejari Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Ternyata! Uang Panas Hasil Korupsi Mbak Ita Mengalir ke Polrestabes dan Kejari Semarang

Fakta persidangan mengungkapkan, uang korupsi eks-Wali Kota Semarang, Mbak Ita, mengalir ke Polrestabes Semarang dan Kejari Semarang.

R. Izra
Last updated: Juni 5, 2025 7:43 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ade Bakti (baju hitam) bersaksi di sidang korupsi Mbak Ita di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (4/6/2025). (bai)
Ade Bakti (baju hitam) bersaksi di sidang korupsi Mbak Ita di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (4/6/2025). (bai)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Uang korupsi pengondisian proyek di Pemkot Semarang diduga mengalir ke sejumlah pihak, termasuk ke Polrestabes Semarang dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang.

Fakta itu diungkap Ade Bhakti Ariawan, saksi sidang korupsi yang menyeret mantan Wali Kota Semarang, Hevearita G. Rahayu (Mbak Ita), di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (4/6/2025).

Ade mengungkap, pada 2023 pernah menemani Eko Yuniarto, Ketua Paguyuban Camat Kota Semarang, menyerahkan jatah uang panas untuk aparat penegak hukum (APH) di Kota Semarang.

Saat penyerahan di Polrestabes Semarang, Eko memasuki ruang Kanit Tipikor, sementara dirinya menunggu di luar ruangan.

“Mas Eko yang menyerahkan. Saya menunggu di luar,” ujarnya.

Adapun saat di ruang Kasi Intel Kejari Kota Semarang, Ade Bhakti juga menemani Eko tetapi ia terlambat.

“Saya nyusul, di ruangan Mas Eko sudah sama Pak Iman,” jelasnya.

Di hadapan Majelis Hakim, Ade Bhakti yang kini menjabat Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang itu blak-blakan menyebut secara rinci nominal jatah untuk kedua APH tersebut.

“Untuk Unit Tipikor Polrestabes Semarang Rp200 juta, untuk Kasi Intel Kejari Rp150 juta,” bebernya.

Sumber uang yang digunakan untuk memberi jatah pihak Polrestabes dan Kejari diduga berasal dari hasil pungutan commitment fee atas pengondisian proyek-proyek di kecamatan Kota Semarang.

Sebelum menyerahkan jatah untuk APH, Ade Bhakti baru saja menyerahkan hasil pungutan commitment fee dari penggarap proyek di Kecamatan Gajahmungkur senilai Rp148 juta.

Uang itulah yang kemudian digunakan untuk memberi jatah APH. Namun, karena jumlahnya masih kurang, akhirnya ditambahi oleh Lina Anggraheni yang merupakan anak buah Martono, terdakwa penyuap Mbak Ita. (bai)

You Might Also Like

Wamenaker Kena OTT: Ketika Sinetron Integritas Berakhir dengan Plot Twist Klasik

Lima Kebiasaan Olahraga yang Diam-Diam Bikin Ginjal Kewalahan

Apa Beda Latte vs Kopi Susu, Sama-sama Creamy, Tapi Beda Kelas

Lagi Cari Jodoh? Cilacap Sehari Ada 30 Janda Baru

Dorong Reformasi Birokrasi, Pansus RPJMD Fokus Bahas Arah Digitalisasi dan Inovasi Pelayanan Publik

TAGGED:headline 1jaksakejari semarangpolisiPolrestabes Semaranguang korupsi mbak itauang korupsi mbak ita mengali ke polisiuang korupsi mbak ita mengalir ke jaksa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sembelih Hewan Kurban Pakai Tangan Kiri, Apakah Dagingnya Sah Dimakan?
Next Article Penyerang Manchester United (MU), Marcus Rashford. Barcelona Anggap Rashford Prospek Bagus, Deco: tapi . . .

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

BGN mengajukan anggaran untuk program MBG tahun 2026 sebesar Rp 335 triliun. Sasaran 82,9 juta penerima. Dalam setiap bulan sebesar Rp25 triliun.
Unik

BGN Ajukan Anggaran MBG 2026 ke DPR Sebesar Rp 335 Triliun

Juli 15, 2025
Ilustrasi money laundry atau tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Unik

Napi Money Laundry di Lapas Semarang Turut Dapat Diskon Hukuman

Mei 12, 2025
Plesir

Senja, Jajan, dan Jalan Santai: Ngabuburit Seru Purwokerto

Februari 20, 2026
Unik

Arus Balik Lebaran 2026: Rest Area Penuh, Tol Ikut Sesak

Maret 23, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ternyata! Uang Panas Hasil Korupsi Mbak Ita Mengalir ke Polrestabes dan Kejari Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?