BACAAJA, SEMARANG – Suasana mudik di Terminal Mangkang mulai terasa, meski belum terlalu ramai. Aktivitas penumpang yang datang dan berangkat masih terlihat normal seperti hari biasa.
Petugas layanan informasi terminal, Asri, mengatakan hingga saat ini belum ada lonjakan penumpang yang signifikan di terminal yang berada di wilayah Semarang tersebut.
“Untuk saat ini masih standar, Mas. Belum terlalu ramai karena belum masuk puncak mudik,” ujar Asri saat ditemui di Terminal Mangkang, Sabtu (14/3/2026).
Bacaaja: Stasiun Tawang Mulai Ramai, Puncak Mudik Diprediksi 19 Maret
Bacaaja: Lumpia Oleh-oleh Khas Semarang yang Wajib Dibawa saat Mudik Lebaran
Menurut Asri, pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa lonjakan penumpang biasanya mulai terasa menjelang dua hari sebelum Lebaran.
Di waktu itulah para pemudik mulai memadati terminal untuk berangkat ke berbagai kota tujuan.
“Biasanya puncaknya H-2 Lebaran. Di situ baru benar-benar ramai,” jelasnya.
Selain penumpang reguler, arus mudik tahun ini juga diperkirakan meningkat karena adanya program mudik gratis dari sejumlah instansi.
Beberapa di antaranya berasal dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, yang juga memberangkatkan peserta dari Terminal Mangkang.
Dengan adanya program tersebut, pergerakan penumpang diprediksi akan makin ramai mendekati puncak arus mudik.
Meski begitu, hingga saat ini aktivitas di terminal masih berjalan santai. Petugas pun terus bersiaga sambil menunggu lonjakan penumpang yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.


