BACAAJA, PATI – Suasana pagi di Desa Maitan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendadak ramai setelah warga menemukan seorang bayi laki-laki di garasi rumah, Senin (2/11/2026). Tangisan bayi yang terdengar sekitar pukul 05.00 WIB menjadi petunjuk awal hingga keberadaannya diketahui warga.
Bayi mungil itu ditemukan di dalam sebuah tas yang diletakkan di area garasi. Bukan hanya perlengkapan bayi, di dekatnya juga terdapat sepucuk surat berisi ucapan terima kasih kepada orang yang kelak menemukan dan merawatnya.
Kepala Desa Maitan, Padmo Dwi Handayani, mengatakan warga mengetahui keberadaan bayi tersebut saat bangun menjelang pagi. Setelah ditelusuri, suara tangisan ternyata berasal dari garasi salah satu rumah warga.
“Tadi fajar, pas bangun, sekitar jam 05.00 WIB. Ditemukan di garasi rumah warga,” kata Padmo saat dihubungi wartawan, Senin (2/11/2026).
Padmo menjelaskan, bayi itu ditemukan bersama surat yang mencantumkan tanggal kelahirannya, yakni 30 Oktober 2026.
“Ditaruh di seperti gedhongan, ada surat kelahiran anak ini 30 Oktober 2026,” jelasnya.
Kapolsek Tambakromo, AKP Muklison, membenarkan adanya surat yang ditinggalkan bersama bayi tersebut. Isinya berupa ucapan terima kasih kepada orang yang menemukan bayi sekaligus pesan agar anak itu dirawat.
“Ada sekitar ada selembar kertas, berisi pesan mengucapkan terima kasih kepada yang menemukan bayi dan merawatnya terus kemudian dicantumkan posisi bayi lahir pada 30 Oktober 2026,” jelas Muklison.
Selain surat, warga juga menemukan sejumlah kebutuhan bayi, seperti susu dan popok. Ari-ari bayi turut berada di dalam tas dan kondisinya disebut sudah mulai mengering, sehingga bayi diperkirakan berusia sekitar tiga hari saat ditemukan.
Diperiksa di Puskesmas, Kondisi Bayi Sehat
Setelah ditemukan, bayi laki-laki tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Tambakromo sekitar pukul 09.00 WIB untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Kepala Puskesmas Tambakromo, Indri Kurnia Sari, mengatakan hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi bayi dalam keadaan sehat. Berat badannya tercatat 3,2 kilogram dengan panjang tubuh sekitar 50 sentimeter.
Pihak puskesmas juga tengah menyiapkan proses rujukan ke RSUD Pati agar bayi mendapat pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
“Bayi ditemukan ada tas, popok, susu, dan tanda tanggal lahir 30 Oktober 2026,” ungkap Indri.
Penemuan ini menambah daftar kasus bayi yang ditinggalkan di wilayah Pati. Sebelumnya, dilaporkan telah terjadi empat kasus serupa dalam kurun waktu lima bulan. (*)

