BACAAJA, SEMARANG – SMK Negeri 5 Semarang terbakar Kamis (2/4/2026) malam. Dampaknya lumayan terasa. Fasilitas praktik rusak parah, aktivitas siswa ikut terdampak.
“Peralatan praktik lab listrik dan 36 komputer terbakar, termasuk AC dan printer,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Sadimin, Jumat (3/4/2026).
Selain itu, kerusakan juga terjadi pada bagian gedung. Rangka atap, plafon, dan kusen jendela ikut hangus dalam kejadian tersebut.
Bacaaja: Ya Allah Bus Umrah Mendadak Terbakar, Jemaah Selamat Tapi Barang Ludes
Bacaaja: SPBE Bekasi Meledak saat Beroperasi, 12 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Besarnya kerugian sampai sekarang masih dihitung. Pihak terkait masih mendata satu per satu dampak yang ditimbulkan.
Biar kegiatan belajar tetap jalan, sekolah ambil langkah alternatif. Khususnya untuk Uji Kompetensi Keahlian (UKK), siswa akan dinilai lewat portofolio.
Langkah ini diambil karena seluruh peralatan praktik yang biasa dipakai UKK sudah terbakar habis. Sekolah memastikan layanan pendidikan tetap berjalan meski dalam kondisi darurat.
Kebakaran sendiri pertama kali diketahui Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 21.15 WIB. Satpam yang berjaga melihat asap keluar dari ruang laboratorium listrik 1.
Satpam langsung bertindak cepat. Kaca jendela dipecah dan api coba dipadamkan pakai APAR, tapi tiga tabung habis tanpa hasil.
Tim pemadam kebakaran Kota Semarang kemudian dikerahkan. Total lima mobil damkar turun untuk menjinakkan api.
Api merambat cepat dari lab listrik 1 ke lab listrik 2. Lalu lanjut ke lab komputer desain bangunan.
Sekitar pukul 21.45 WIB, api berhasil dipadamkan. Satu unit damkar masih standby sampai 22.30 WIB untuk pendinginan.
Petugas dari Polrestabes Semarang langsung melakukan olah TKP. Tim Inafis datang pukul 22.30 WIB dan bekerja hingga sekitar 23.30 WIB.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Kondisi bangunan sebelumnya juga sempat diguyur hujan. (bae)


