Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Sempat Nonaktif, Data PBI Tiga Ribu Warga Semarang “Nyala” Lagi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Sempat Nonaktif, Data PBI Tiga Ribu Warga Semarang “Nyala” Lagi

Sempat bikin deg-degan karena status JKN mendadak nonaktif, ribuan warga Kota Semarang akhirnya bisa napas lega. Pemkot bareng BPJS gercep reaktivasi data PBI. Sampai awal Maret 2026, sudah tembus 3.000 orang yang aktif lagi. Tapi cerita belum selesai, karena puluhan ribu lainnya masih antre.

T. Budianto
Last updated: Maret 3, 2026 2:43 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
REAKTIVASI PBI: Sosialisasi reaktivasi PBI-JKN dari APBN dilaksanakan BPJS Kesehatan Cabang Semarang dan Pemkot Semarang di Kelurahan Krobokan, Senin (2/3/3036). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- BPJS Kesehatan Cabang Semarang bareng Pemerintah Kota Semarang menggelar sosialisasi soal penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN berbasis desil kesejahteraan.

Acara ini digelar di Kelurahan Krobokan, Senin (2/3/2026), dan dihadiri para lurah dari wilayah dengan angka terdampak cukup besar dalam program JKN Kementerian Sosial. Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Agus Junaidi menjelaskan, dari total 366 ribu peserta PBI di Kota Semarang, sekitar 99 ribu sempat dinonaktifkan setelah pembaruan data kesejahteraan.

Namun, per awal Maret 2026, sebanyak 3.000 peserta sudah berhasil direaktivasi. “Per tadi malam sudah sekitar 3.000 yang aktif kembali. Kami bergerak cepat koordinasi dengan Dinkes, BPJS, BPS, dan Dispendukcapil,” ujarnya.

Baca juga: BPJS PBI Mati Mendadak? Tenang, Masih Bisa Aktif Lagi, Ini Caranya

Nggak cuma itu, sekitar 39 ribu warga lainnya kini masuk daftar antrean PBI dan sudah diusulkan ke Kementerian Sosial. Data mereka tinggal menunggu proses lanjutan sesuai kuota dan hasil verifikasi pusat. Agus menegaskan, warga yang benar-benar masuk kategori tidak mampu bakal diperjuangkan agar tetap dapat jaminan kesehatan. “Jangan sampai yang berhak justru nggak terlayani,” tegasnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Semarang juga ikut tancap gas. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Nur Dian Rahmawati menyebut, pihaknya sudah melakukan sanding data antara peserta nonaktif dengan riwayat kunjungan pasien di puskesmas.

Pengajuan Reaktivasi

Hasilnya? Sebanyak 79 ribu surat keterangan membutuhkan pelayanan kesehatan sudah diterbitkan dan dikirim ke Dinsos sebagai syarat pengajuan reaktivasi. Kalau ada warga mendadak sakit saat statusnya nonaktif, tenang. Pemkot memastikan tetap dijamin lewat skema Universal Health Coverage (UHC) Kota Semarang.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Sari Quratul Ainy juga memastikan peserta yang memenuhi syarat bisa direaktivasi maksimal 1×24 jam di hari kerja. Kalau ada kondisi darurat dan belum sempat aktif kembali? Selama tercatat sebagai penduduk Kota Semarang, tetap bisa dijamin lewat UHC.

Baca juga: PBI Nonaktif, Pemkot: Santai, Warga Tetap Bisa Berobat

BPJS dan Dinkes bahkan sudah mengundang seluruh fasilitas kesehatan, dari puskesmas, klinik, dokter praktik, sampai rumah sakit agar segera koordinasi jika menemukan pasien dengan status nonaktif.

Dalam sosialisasi itu juga dijelaskan, setelah reaktivasi ada masa validasi enam bulan dari Kemensos. Jika hasilnya menyatakan peserta tak lagi masuk kategori desil 1-5, maka bisa mendaftar sebagai peserta mandiri lewat aplikasi Mobile JKN atau layanan WhatsApp Pandawa BPJS.

Lewat langkah ini, para lurah diharapkan bisa menyampaikan info yang benar ke warga supaya nggak panik duluan. Karena di tengah urusan data dan desil, yang paling penting tetap satu: jangan sampai orang sakit malah tambah stres cuma gara-gara statusnya “nonaktif”. (tebe)

 

You Might Also Like

Sambo Jateng Juara Umum, Target Awal Cuma Dua Emas Loh!

Alih Fungsi Lahan di Kawasan BSB Masif, Jadi Biang Kerok Banjir Semarang

Susi Pudjiastuti Buka-bukaan Soal Mental Maling Pejabat, Publik Riuh

Gubernur Lempar Karpet Merah ke Investor India

Pilkada Emang Banyak Masalah, tapi Bukan Lempar ke DPRD Solusinya

TAGGED:dinkes pemkot semarangdinsos kota semarangjknPBIpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Solo, Respati Ardi, saat menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral kesiapan pengamanan Idul Fitri 1447 H di Polresta Surakarta, Senin (2/3/2026). Solo Siap Sambut Lebaran! Respati: Keamanan sampai Tempat Singgah Pemudik Disiapkan
Next Article Wagub Pastikan Perbaikan Jalan di Jateng Rampung H-10 Lebaran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dua Ruas Jalan di Blora Diresmikan, Ekonomi Siap Tancap Gas

Agustina Ajak Warga Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Try Sutrisno

Jelang Lebaran, Pemprov Geber GPM dan Dokter Speling

Wagub Pastikan Perbaikan Jalan di Jateng Rampung H-10 Lebaran

Sempat Nonaktif, Data PBI Tiga Ribu Warga Semarang “Nyala” Lagi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Puasa Jalan, Umbar Aurat Terbuka Kemana mana, Batal Nggak Puasanya?

Februari 22, 2026
Pendidikan

Robot Detektor Gas ala Siswa SMP Muhammadiyah 1 Gombong, Inovasi Super Keren Demi Keselamatan

September 30, 2025
Unik

Wali Kota Agustina Gaspol Kembangkan Wisata Pantai Mangunharjo

September 1, 2025
Hukum

Cinta Berujung Tragedi: Dosen Cantik Tewas di Tangan Polisi Muda

November 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sempat Nonaktif, Data PBI Tiga Ribu Warga Semarang “Nyala” Lagi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?