BACAAJA, SEMARANG – Performa Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang di awal 2026 terbilang bagus. Selama Januari sampai Maret, jumlah pergerakan pesawat melonjak tajam.
Total ada 5.917 penerbangan yang tercatat di triwulan pertama. Angka ini naik 36 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
General Manager Bandara Ahmad Yani, Sulistyo Yulianto, menyebut capaian ini jadi sinyal positif buat sektor penerbangan di Jawa Tengah. Aktivitas penerbangan makin ramai seiring tingginya mobilitas masyarakat.
Bacaaja: Mudik Lewat Udara Makin Ramai, Bandara Ahmad Yani Tambah 78 Penerbangan Ekstra
Bacaaja: Bandara Ahmad Yani Buka Rute Internasional Lagi! Tiket ke Malaysia Ludes, Liburan & Bisnis Makin Gampang
“Hal ini menunjukkan adanya potensi pertumbuhan industri aviasi di wilayah Jawa Tengah,” ujar Sulistyo, Jumat (10/4/2026).
Dari sisi penumpang juga ikut terdongkrak. Sepanjang triwulan pertama, ada 610.477 orang yang terbang lewat bandara ini.
Jumlah itu naik sekitar 15 persen dibanding tahun lalu. Pemicunya mulai dari libur awal tahun sampai momen mudik Lebaran.
Rute penerbangan internasional sepi
Meski begitu, penerbangan internasional masih belum terlalu terasa. Penumpang masih didominasi rute domestik.
“Di Triwulan I ini 93% penumpang yang terlayani di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang masih didominasi penumpang domestik,” akunya.
Kondisi ini jadi catatan tersendiri bagi pengelola bandara. Ke depan, mereka berencana mendorong penerbangan internasional agar trafik makin seimbang.
“Manajemen bandara akan terus berupaya meningkatkan trafik penumpang internasional,” kata Sulistyo. (bae)

