Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Puasa Jalan, Umbar Aurat Terbuka Kemana mana, Batal Nggak Puasanya?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Puasa Jalan, Umbar Aurat Terbuka Kemana mana, Batal Nggak Puasanya?

Namun, ada catatan penting. Meski puasanya sah, membuka aurat tetaplah dosa. Dan dosa itu bisa saja lebih besar daripada pahala puasanya sendiri.

Nugroho P.
Last updated: Februari 22, 2026 2:19 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
, KH Yahya Zainul Ma'arif atau yang akrab disapa Buya Yahya.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Puasa itu bukan cuma urusan perut kosong seharian. Lebih dari itu, ini soal ngerem diri, ngerawat sikap, dan jaga batasan yang sudah diatur. Tapi muncul satu pertanyaan yang sering bikin orang mikir, kalau lagi puasa terus buka aurat, itu batal nggak sih?

Pertanyaan ini sempat dibahas oleh ulama asal Cirebon, KH Yahya Zainul Ma’arif, yang akrab disapa Buya Yahya. Dalam salah satu ceramahnya, ia menjelaskan dengan lugas dan gampang dipahami.

Lewat tayangan di kanal YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya menegaskan bahwa membuka aurat itu tidak membatalkan puasa. Artinya, secara hukum fikih, puasanya tetap sah.

Namun, ada catatan penting. Meski puasanya sah, membuka aurat tetaplah dosa. Dan dosa itu bisa saja lebih besar daripada pahala puasanya sendiri.

“Hukum wanita membuka aurat adalah tidak membatalkan puasanya, tapi dia telah melakukan dosa yang bisa jadi dosanya lebih banyak daripada pahala puasanya,” jelasnya dalam ceramah tersebut.

Penjelasan ini jadi pengingat bahwa sah dan diterima itu dua hal yang beda. Sah secara aturan belum tentu nilainya utuh di sisi Allah kalau masih dibarengi maksiat.

Buya Yahya bahkan memberi ilustrasi ekstrem agar mudah dipahami. Misalnya ada orang berpuasa tapi sengaja telanjang di tempat umum. Puasanya tetap dihitung sah, tapi dosanya besar sekali.

“Orang yang membuka aurat, misalnya ada yang berpuasa tetapi telanjang bulat di pinggir jalan, puasanya tetap sah. Tapi dosanya besar,” ungkapnya.

Jadi jelas, yang bikin puasa batal itu bukan soal aurat terbuka atau tidak. Yang membatalkan tetap hal-hal seperti makan, minum, dan hubungan suami istri di siang hari Ramadhan.

Lalu bagaimana dengan melihat aurat orang lain? Buya Yahya juga menjawab hal ini. Melihat aurat tidak membatalkan puasa, tapi tetap saja berdosa.

“Kalau kita melihat aurat seseorang, itu tidak membatalkan puasa kita. Tapi tetap dosa,” tegasnya.

Di sinilah letak pentingnya menjaga diri. Puasa bukan cuma tahan lapar dan haus, tapi juga menahan mata, lisan, dan perilaku dari hal-hal yang dilarang.

Kalau orang puasa tapi masih ringan membuka aurat, berkata kasar, atau menyakiti orang lain, bisa jadi yang didapat cuma capek dan lapar saja.

Rasulullah pun pernah mengingatkan bahwa ada orang yang berpuasa tapi tidak mendapatkan apa-apa selain lapar dan haus. Pesan ini jelas banget: jangan sampai ibadah jadi kosong makna.

Menutup aurat, baik laki-laki maupun perempuan, adalah bagian dari ketaatan yang berdiri sendiri. Bukan sekadar pelengkap, tapi kewajiban yang tetap berlaku, entah sedang puasa atau tidak.

Ramadhan seharusnya jadi momen upgrade diri. Kalau biasanya masih lalai soal aurat, justru di bulan puasa ini jadi waktu yang pas buat lebih disiplin.

Lingkungan juga berpengaruh. Kalau sekitar kita saling mengingatkan dan mendukung untuk berpakaian sopan, menjaga pandangan, suasana ibadah jadi lebih adem.

Intinya, buka aurat saat puasa tidak bikin puasanya otomatis batal. Tapi jangan santai juga, karena dosanya tetap jalan.

Puasa yang ideal itu bukan cuma sah di atas kertas hukum, tapi juga penuh nilai dan pahala. Jadi bukan cuma lulus syarat, tapi juga lulus kualitas.

Jangan sampai sibuk nanya batal atau nggak, tapi lupa nanya: puasanya berkah nggak? Karena pada akhirnya, yang dicari bukan cuma status sah, tapi ridha Allah dan hati yang makin bersih. (*)

You Might Also Like

Indonesia Lolos Piala Dunia 2026, Apabila Keadaannya Begini

Pesantren Diminta Nggak Cuma Jago Doa

Imlek Bukan Cuma Barongsai: Menpar Sidak Sam Poo Kong

Kuota Haji Jateng 2026 Tembus 34 Ribu

Gas Melon Ditambah, Masak Nataru Nggak Perlu Drama

TAGGED:auratbatal puasabuka auratpuasaramadhan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Satu Tahun Agustina-Iswar: Saatnya Melompat Lebih Tinggi
Next Article Dijamin Geger! 105 Ribu Pikap di Impor dari India, Siapa Untung Siapa Waswas?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dari Ejekan Jadi Petaka, Duel Siswa SMP Berujung Duka

Modus COD Motor Bekas Berujung Jebakan, Pelaku Tertangkap

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Omongan Purbaya Bikin Ketar-ketir

Motor dengan gaya trail, Emmo JVX GT, menjadi salah satu kendaraan untuk BGN.

Motor MBG Disorot, Istana Bilang Begini

Pilih Mana Espresso Kecil Tapi Nendang, Kopi Biasa Lebih Banyak?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Akses Grobogan-Semarang Putus, Pemprov Kebut Pemasangan Jembatan Armco

Februari 17, 2026
Info

Es Gabus Sudah Aman, Tapi Trauma Masih Nempel

Januari 28, 2026
Info

1,3 Juta Kendaraan Masuk Jateng

Maret 21, 2026
Info

Varian Covid Cicada Muncul Lagi, Sudah Nyebar Ke Banyak Negara

April 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Puasa Jalan, Umbar Aurat Terbuka Kemana mana, Batal Nggak Puasanya?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?