BACAAJA, JAKARTA- Acara pelepasan kontingen SEA Games 2025 di Istana Negara yang awalnya berlangsung formal sontak riuh. Pasalnya, Presiden Prabowo Subianto langsung meng-ok-kan kenaikan bonus atlet peraih medali emas dari Rp500 juta jadi Rp1 miliar. Iya, beneran satu miliar, bukan typo.
Momen itu terjadi ketika Prabowo nyeletuk nanya ke Mensesneg Prasetyo Hadi dan Menpora Erick Thohir soal peluang nambah bonus. Tanpa drama, tanpa rapat panjang. “Yang dapat medali emas, bisa kita naikkan jadi Rp1 miliar? Bisa, ya? Alhamdulillah,” ujarnya. Sontak ruangan pecah tepuk tangan, kayak pengumuman gajian cair lebih cepat.
Baca juga: Menpora Minta Konflik Kepengurusan Cabor Diakhiri
Prabowo bilang, uang memang bukan alasan utama atlet bertanding. Tapi negara wajib hadir memberikan penghargaan yang pantas buat mereka yang bawa Merah Putih makin berkibar.
“Saya yakin kalian bertanding bukan soal uang. Tapi kalau ada penghargaan, itu tentu sangat membantu karier kalian,” ucapnya. Ia juga nitip pesan: tanding pakai hati, mental baja, dan tenaga penuh.
Tiga Besar
Sementara itu, Menpora Erick Thohir melaporkan bahwa kontingen Indonesia udah siap tempur di SEA Games ke-33 di Thailand, 9-20 Desember 2025. “Para atlet kita berangkat sebagai duta bangsa. Mereka berjanji akan berjuang habis-habisan demi Merah Putih,” kata Erick.
Tahun ini Indonesia mengirim 1.021 atlet, skuad jumbo, terbesar keempat se-ASEAN. Kita turun di 48 dari 51 cabor, targetnya tetap realistis: mempertahankan posisi tiga besar seperti di Kamboja (87 emas, 80 perak, 109 perunggu). Dengan bonus emas yang kini tembus Rp1 miliar, atmosfer optimisme makin kentara. Tapi kayak pesan Presiden, gengsi dan kehormatan tetap nomor satu.
Bonus naik dua kali lipat, target tetap sama. Kalau hasilnya naik juga, berarti bonusnya manjur. Kalau nggak… ya mungkin perlu bonus mental juga? (tebe)


