Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pisang Goreng Sultan Naik Level, dari Camilan Lokal Bidik Pasar Global
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Pisang Goreng Sultan Naik Level, dari Camilan Lokal Bidik Pasar Global

T. Budianto
Last updated: Oktober 17, 2026 6:57 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PRODUK OLAHAN: Perwakilan IPDA bersama pelaku UMKM pameran memajang dan memperkenalkan produk olahan pangan lokal di stan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026, ICE BSD, Tangerang,kemarin. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, TANGERANG- Pisang goreng biasanya tak butuh paspor untuk bikin orang jatuh cinta. Namun, kalau sudah masuk arena perdagangan internasional, camilan sederhana ini punya misi baru: bukan cuma bikin kenyang, tetapi juga membuka peluang bisnis. Itulah langkah yang dibawa Pisang Goreng Sultan saat tampil di Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.

Kesempatan tersebut hadir melalui fasilitasi Ikatan Pemuda Penggerak Desa Indonesia (IPDA) dengan dukungan Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Pameran yang berlangsung pada 14-18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, itu menjadi ruang bagi Pisang Goreng Sultan untuk memperkenalkan inovasi kuliner berbahan pangan lokal sekaligus menjajaki peluang kemitraan.

Menu yang ditawarkan tak berhenti pada pisang goreng original. Ada varian pisang nangka, pisang kismis, pisang kurma, hingga olahan berbahan ubi, tape, dan nangka. Bahan-bahan yang akrab di dapur masyarakat itu diolah menjadi aneka produk dengan variasi rasa dan identitas merek yang lebih kekinian.

Baca juga: IPDA Dorong Pangan Lokal Jadi Mesin Ekonomi Desa melalui Lumbung Karya Indonesia

Di sinilah peluang bisnisnya. Bahan pangan lokal bukan cuma urusan dapur atau camilan teman ngopi. Dengan kreativitas pengolahan dan strategi pemasaran yang tepat, bahan sederhana bisa punya nilai jual lebih tinggi sekaligus membuka ruang pertumbuhan usaha.

Partisipasi di TEI 2026 juga menjadi langkah lanjutan bagi Pisang Goreng Sultan setelah mengikuti program Lumbung Karya Indonesia yang diinisiasi IPDA. Melalui ruang promosi seperti ini, pelaku usaha berkesempatan memperkenalkan produk, memperluas jejaring, dan bertemu calon mitra bisnis.

Diversifikasi Pangan

Upaya tersebut sejalan dengan dorongan diversifikasi dan hilirisasi pangan yang dikembangkan Kemenko Bidang Pangan. Penguatan sektor pangan tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan bahan baku. Inovasi produk, peningkatan kapasitas UMKM, konsistensi kualitas, dan akses pemasaran juga menentukan peluang sebuah usaha untuk berkembang.

IPDA menyampaikan apresiasi kepada Kemenko Bidang Pangan atas kesempatan yang diberikan untuk turut mempromosikan produk pangan lokal dalam pameran tersebut. Kolaborasi pemerintah, organisasi kepemudaan, dan pelaku usaha diharapkan membuka lebih banyak jalan bagi UMKM daerah untuk mengembangkan bisnisnya.

Bagi IPDA, potensi ekonomi desa bisa dimulai dari sesuatu yang dekat dengan keseharian masyarakat. Pisang, ubi, tape, dan nangka bukan sekadar bahan makanan, melainkan juga modal untuk melahirkan produk kreatif dan peluang usaha. Semangat ini sejalan dengan tagline IPDA, “Ngopeni, Ngelakoni Deso”, merawat potensi desa dan mewujudkannya lewat kerja nyata.

Baca juga: Madu Grenjengan Sewu Pati Tembus Trade Expo Indonesia 2026, IPDA Buka Peluang Naik Kelas!

Kini, Pisang Goreng Sultan punya kesempatan mencuri perhatian di panggung perdagangan internasional. Namun, tampil di pameran baru langkah awal. Tantangan sesungguhnya adalah menjaga kualitas, memperluas distribusi, dan membuat pembeli datang lagi setelah gigitan pertama.

Sebab, produk lokal tak cukup cuma naik panggung dan viral sesaat. Kalau setelah pameran dagangan kembali sepi, yang naik kelas mungkin hanya foto di stan, bukan omzetnya. (tebe)

You Might Also Like

Menkeu: Beli Rumah di Bawah Rp2 Miliar Bebas Pajak hingga Akhir Tahun

Daftar Sultan Indonesia Geser-Geseran, Duitnya Bikin Kepala Cenat-Cenut

Gubernur: Stok Elpiji Jateng Lagi “Overload”

BREAKING NEWS: Maestro Seni Lukis Nasirun Meninggal Dunia di Yogyakarta

Suka Ngabuburit di Rel Kereta? Itu Nggak Asik, Bahaya dan Terancam Dipenjara

TAGGED:headlineipdapemprov jatengtrade expo indonesia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Debut di Porprov Jateng 2026, Xiangqi Libatkan 104 Atlet dari 16 Daerah
Next Article Pantai Tirang, Destinasi Murah Meriah di Barat Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto.

Bupati Hamenang Terjerat OTT KKK di Klaten, Wamendagri Heran Kepala Daerah Berani Korupsi

Pantai Tirang, Destinasi Murah Meriah di Barat Semarang

Pisang Goreng Sultan Naik Level, dari Camilan Lokal Bidik Pasar Global

Debut di Porprov Jateng 2026, Xiangqi Libatkan 104 Atlet dari 16 Daerah

Dari Kebumen ke Pasar Global, Sate Ambal Kini Punya Misi Naik Kelas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi pencairan uang BLT.
Info

Begini Cara Ngecek Daftar Penerima BLT Rp900.000, Buruan Cek Ya!

Oktober 20, 2025
Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir menyatakan bahwa DPR dapat tunjangan kos 3 juta per bulan, itu masih nombok.foto: dok
Nasional

DPR Minta Tambahan Biaya Kos & Tunjangan Beras Dalam RAPBN 2026

Agustus 21, 2025
GELEDAH RUMAH--Petugas Imigrasi menggeledah rumah di kawasan perumahan elit Anjasmoro, Semarang, yang diduga jadi markas sindikat love scamming. (ist)
Hukum

Rumah Elit di Semarang Jadi Markas Penjual Janji Manis Internasional

Juni 7, 2026
Ilustrasi perampokan, pelaku bersenjata tajam. (grafis/wahyu)
Hukum

Kades Ungkap Detik-detik Perampokan Rumah Juragan Sate di Boyolali, Satu Anak Tewas

Januari 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pisang Goreng Sultan Naik Level, dari Camilan Lokal Bidik Pasar Global
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?