BACAAJA, SEMARANG- Kompetisi Championship Indonesia musim 2025/2026 sedang memasuki masa jeda setelah pekan ke-21 selesai digelar. Liga kasta kedua sepak bola nasional itu baru dijadwalkan kembali bergulir setelah perayaan Idulfitri 2026.
Di tengah jeda tersebut, manajemen PSIS Semarang memberikan waktu libur kepada seluruh pemain selama sepekan usai menjalani laga tandang melawan Persiba Balikpapan. Meski begitu, libur ini bukan berarti pemain bisa benar-benar lepas dari rutinitas latihan.
Baca juga: Main 10 Orang, PSIS Gagal Bawa Pulang Kemenangan
Para pemain dijadwalkan kembali berkumpul dan menjalani sesi latihan bersama pada 8 Maret 2026. Sebelum itu, tim pelatih tetap memberikan program latihan mandiri agar kondisi fisik pemain tetap stabil selama jeda kompetisi.
Jaga Kebugaran
Pelatih fisik PSIS, Yusuf Rojali, mengatakan program tersebut bersifat maintenance untuk menjaga kebugaran para pemain. Menurutnya, latihan yang diberikan cukup sederhana sehingga bisa dilakukan di mana saja, termasuk saat pemain sedang berada di luar kota.
Program latihan mandiri itu antara lain jogging ringan serta latihan penguatan otot menggunakan beban tubuh sendiri atau body weight training. Selain menjaga kondisi fisik, masa jeda kompetisi juga dimanfaatkan beberapa pemain untuk pulang ke kampung halaman.
Baca juga: Manajemen PSIS Siapkan Bonus Kemenangan
Salah satunya bek kanan PSIS, Gustur Cahyo Putro, yang memilih mudik ke Magelang. Meski sedang pulang kampung, Gustur tetap menjalani latihan ringan agar kondisi tubuhnya tetap siap ketika kembali mengikuti latihan bersama tim.
Jadi buat pemain PSIS, libur sepekan memang ada, tapi tetap dengan catatan kecil dari pelatih: silakan mudik, silakan santai, tapi jangan sampai stamina ikut “cuti”. (tebe)


