Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Panen Ceria, Irigasi Masih Drama
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Panen Ceria, Irigasi Masih Drama

Panen padi bisa jadi momen bahagia, kalau aja airnya juga ikut ngalir. Tapi sayangnya, di Kelurahan Polaman, Kecamatan Mijen, Semarang hasil panen yang melimpah malah disambut curhat petani soal irigasi yang seret kayak sinyal di pelosok.

T. Budianto
Last updated: November 5, 2025 5:38 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PANEN RAYA: Ketua Pertani HKTI Jateng, Nur Faisah bersama Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kota Semarang, Irene Natalia Siahaan dan Lurah Polaman melakukan panen raya padi M70D di Polaman, Mijen, Kota Semarang, Rabu (5/11). (Foto: tebe)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Perempuan Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (Pertani HKTI) Jawa Tengah ngadain panen raya di Kelurahan Polaman, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Rabu (5/11). Dua hektare sawah penuh padi jenis M70D dipanen bareng-bareng, hasil dari benih dan pupuk bantuan HKTI Pusat.

“HKTI terus cari solusi buat setiap masalah di sektor pertanian. Termasuk bantu lewat benih unggul M70D yang bisa panen cuma dalam 45 hari,” kata Ketua Pertani HKTI Jateng, Nur Faisah, sambil menegaskan komitmennya dukung ketahanan pangan daerah.

Tapi di balik panen ceria, muncul satu keluhan klasik: irigasi yang nggak maksimal.

“Ini tadi ada laporan soal irigasi. Kami bakal langsung koordinasi dengan pemerintah biar bisa segera ditangani,” lanjut Nur Faisah.

Belum Memadai

Lurah Polaman, Hadi Priyanto, juga angkat bicara. Menurutnya, sebagian besar warganya masih hidup dari sawah, tapi pengairannya belum memadai. “Kami sudah sering lapor ke dinas, tapi belum ada solusi. Harapan kami, HKTI bisa bantu dorong pemerintah buat bangun irigasi,” ujarnya.

Faktanya, Kecamatan Mijen masih termasuk zona produktif di Kota Semarang. Tahun ini aja, Bulog udah nyerap produksi padi setara 4.740 ton dari sini. Tapi potensi itu bisa mandek kalau airnya tetap seret dan lahan terus berubah fungsi.

Dari Dinas Pertanian Kota Semarang, Irene Natalia Siahaan ngasih apresiasi buat para petani yang tetap semangat. Tapi dia juga ngingetin: “Kalau mau swasembada pangan, semua pihak harus kompak, dari benih, pupuk, sampai irigasi harus jalan bareng,” ucapnya. Jadi, panen boleh raya, tapi kalau air masih malu-malu, hasilnya bisa tinggal cerita.  (tebe)

You Might Also Like

Air Boyolali Dilirik Investor Tiongkok, Duit Rp160 Miliar Siap Mengalir

Heboh! Bupati Pati Sudewo Dikabarkan Kena OTT KPK, Camat & Kades Ikut Terseret?

Kapolda Mangkir, Sidang Gugatan Praperadilan Warga Lereng Merapi Ditunda

Rusia Pamer Otot Nuklir Lewat Video Call

Puan: Transformasi Harus Pelan tapi Nempel

TAGGED:benih md70ddinas pertanian kota semarangheadlinenur faisahpertani hkti jatengpolaman
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Polisi Bunuh Dosen Cantik, Terkuak Ini Motifnya
Next Article Superhero Tanpa Jubah Bernama Pompa Air

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Awaluddin (batik cokelat) menangis saat dihampiri keluarganya usai sidang vonis di pengadilan, Rabu (11/2/2026). (bae)

Cerita Awaluddin Eks-Sekda Cilacap: Korupsi Demi Ikut Pilkada, Kalah Lalu Masuk Penjara

Rumah warga Deliksari, Gunungpati, Semarang, terlihat sudah miring dan beberapa mengalami tembok retak, Rabu (11/02/2026). (dul)

Triastono Risau Tanah Terus Bergerak, Warga Deliksari Bertahan di Tengah Ancaman Longsor

Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.

Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Perdana! Flight Internasional Kuala Lumpur-Semarang Ludes Terjual

September 4, 2025
Unik

Wali Kota Agustina Gaspol Kembangkan Wisata Pantai Mangunharjo

September 1, 2025
Hukum

Jaksa: Eksepsi Nadiem Nggak Masuk Akal

Januari 9, 2026
Sirkular

Kisruh Tambang Kendeng: Gunretno Dipanggil Polisi, Alam Tetap Jadi Korban

Desember 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Panen Ceria, Irigasi Masih Drama
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?