BACAAJA, JEPARA- Kebakaran melanda pabrik bahan baku tas dan sepatu milik PT Chengqi Industrial Indonesia di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (17/1/2026).
Sebanyak 12 armada pemadam kebakaran dari berbagai instansi dikerahkan secara gotong royong untuk menjinakkan api agar tidak merembet ke area lain.
Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 10.38 WIB. Petugas pemadam tiba di lokasi sekitar 20 menit kemudian, tepatnya pukul 10.58 WIB.
Baca juga: Soal Kebakaran dan Kekeringan, PDAM: Air Gratis
Proses pemadaman berlangsung cukup lama. Api baru benar-benar berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 15.45 WIB. Armada yang terlibat berasal dari empat unit Pos Mako 113, satu unit Pos Bangsri, satu unit Pos Kalinyamatan, serta bantuan dari BPBD, Polres Jepara, DLH, PT Djarum Kudus, PT Kota Jati, dan PT ELS.
Berdasarkan laporan sementara di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh sambaran petir yang menyebabkan korsleting listrik di area pabrik. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 150 x 100 meter persegi. Material mudah terbakar di dalam pabrik membuat api cepat membesar sebelum akhirnya bisa dikendalikan.
Luka Bakar
Dalam peristiwa ini, dua orang dilaporkan mengalami luka bakar dan saat ini menjalani perawatan di RSU PKU. Namun, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Alhamdulillah tidak ada laporan korban meninggal dunia,” ujar Edy.
Kerugian materi akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp5 miliar. Proses pemadaman melibatkan dua perwira pengendali dan 26 personel pemadam kebakaran, serta didukung personel dari Polres Jepara, Polsek Nalumsari, Koramil, BPBD, dan DLH. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendataan lanjutan dan memastikan kondisi lokasi pabrik aman pascakebakaran.
Api boleh padam, tapi PR soal keamanan listrik dan mitigasi cuaca ekstrem jelas belum ikut selesai. Karena di musim hujan, yang basah bukan cuma tanah, risiko juga ikut naik. (tebe)


