BACAAJA, SEMARANG- Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh ngasih reminder penting buat para perantau yang siap balik kampung. Intinya simpel: mudik boleh, tapi jangan sembrono.
Menurut Saleh, mudik bukan sekadar ritual tahunan buat update status “OTW kampung halaman”. Lebih dari itu, ini momen buat reconnect sama keluarga, mempererat silaturahmi, dan recharge secara emosional.
Baca juga: Dinilai Implementatif, Gagasan Mohammad Saleh Layak Diaplikasikan dalam PSN
Makanya, dia minta para pemudik buat nggak asal berangkat. Semua harus direncanakan matang, mulai dari kondisi badan sampai kendaraan. “Jaga kesehatan, siapkan perjalanan dengan baik, dan yang paling penting utamakan keselamatan,” pesannya.
Buat yang bawa kendaraan pribadi, wajib hukumnya cek kondisi mobil atau motor sebelum jalan. Jangan sampai niatnya pulang kampung, malah berujung mogok di tengah tol.
Sementara itu, buat yang naik transportasi umum, Saleh ngingetin supaya beli tiket lewat jalur resmi. Selain lebih aman, juga menghindari drama calo yang sering muncul tiap musim mudik. Nggak cuma itu, dia juga wanti-wanti soal kondisi fisik. Kalau capek di jalan, jangan sok kuat.

Manfaatkan Rest Area
“Istirahat itu bukan pilihan, tapi kebutuhan. Lebih baik telat sampai daripada ambil risiko,” tegasnya. Rest area pun diminta dimanfaatkan maksimal. Daripada maksa nyetir sambil nahan kantuk, mending berhenti sebentar daripada “berhenti selamanya”.
Selain urusan di jalan, ada satu hal yang sering kelupaan: rumah yang ditinggal. Saleh mengingatkan warga buat memastikan kondisi rumah aman, mulai dari listrik, kompor, sampai koordinasi dengan tetangga atau RT setempat.
Baca juga: Mohammad Saleh Dorong DPRD Kabupaten Aktif Kawal Optimalisasi Belanja Daerah
Di sisi lain, dia juga mengapresiasi kesiapan aparat, mulai dari kepolisian, dinas perhubungan, sampai berbagai pihak yang ikut ngawal arus mudik tahun ini. Harapannya jelas: mudik 2026 bisa berjalan lancar, aman, dan penuh kebahagiaan tanpa drama yang nggak perlu. Di ujung pembicaraan, Mohammad Saleh berpesan kepada para pemudik, ngutip lirik lagunya Tulus… “Hati-hati di jalan”.
Karena pada akhirnya, mudik itu bukan soal siapa paling cepat sampai rumah, tapi siapa yang benar-benar sampai, bukan cuma kabarnya. (tebe)


