BACAAJA, SEMARANG – Ramadan di tanah rantau itu rasanya beda. Adzan magrib tetap sama, tapi aroma dapur dan suasananya nggak pernah persis kayak di rumah.
Yang paling kerasa biasanya soal makanan. Seketika kangen sayur asem buatan ibu, sambal pedas khas dapur kampung, sampai lauk simpel yang dulu sering dianggap biasa aja.
Padahal justru yang sederhana itu yang bikin hati hangat. Nggak perlu menu mewah, cukup masakan rumahan yang akrab di lidah.
Kalau kamu lagi cari ide buka puasa yang rasanya “pulang”, ini dia deretan menu a la kampung yang gampang dibuat tapi vibes-nya dapet banget.
Sayur Asem, Segar dan Bikin Nambah
Menu klasik yang hampir selalu ada di meja makan. Kuahnya seger, ada jagung, labu siam, kacang panjang, sampai daun melinjo yang khas banget.
Bumbu halusnya cukup bawang merah, bawang putih, terasi, garam, dan gula merah. Rebus air sampai mendidih, masukkan bumbu, daun salam, lengkuas, lalu sayur-sayurannya.
Terakhir, tuang air asam jawa biar rasa asemnya nendang. Sajikan hangat pas magrib, dijamin langsung pengin tambah nasi.
Urap Sayur, Simpel Tapi Ngangenin
Campuran bayam, taoge, dan kacang panjang yang direbus terpisah biar tetap segar. Kuncinya ada di kelapa parut berbumbu.
Haluskan cabai, bawang putih, kencur, terasi, garam, lalu campur dengan kelapa dan sedikit kecap manis. Kukus sebentar biar matang dan tahan lama.
Aduk rata dengan sayuran rebus. Rasanya gurih, pedas tipis, dan cocok jadi teman nasi hangat.
Tongkol Cabai Hijau, Pedasnya Bikin Melek
Ikan tongkol digoreng dulu biar nggak amis dan lebih empuk. Setelah itu baru ditumis bareng bawang putih, bawang bombai, cabai hijau, dan cabai rawit.
Tambahkan tomat, kecap manis, garam, dan sedikit penyedap. Masak sampai bumbu meresap dan tongkolnya kebalur rata.
Menu ini pas buat kamu yang nggak bisa buka tanpa rasa pedas.
Sayur Lombok Ijo, Santan Gurihnya Juara
Cabai hijau jadi bintang utama di menu ini. Ditumis bareng bawang merah, bawang putih, lengkuas, daun salam, dan udang rebon biar makin wangi.
Tuang santan kental, kasih gula dan garam, lalu masukkan tempe serta kacang panjang. Masak sampai mendidih dan sayurnya empuk.
Kuahnya gurih pedas, cocok banget dimakan bareng nasi panas.
Telur Balado, Andalan Sejuta Umat
Telur rebus digoreng dulu sampai kulitnya agak kecokelatan. Setelah itu, balur dengan sambal merah yang ditumis sampai matang.
Bumbu halusnya bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, dan cabai rawit. Tambahkan gula, garam, merica, dan sedikit air biar nggak terlalu kering.
Rasanya pedas manis, bikin buka puasa jadi lebih semangat.
Tumis Taoge, Cepat dan Praktis
Menu ini cocok buat yang nggak mau ribet. Cukup tumis bawang putih dan bawang merah sampai harum.
Masukkan cabai, tomat, lalu taoge. Bumbui saus tiram, garam, gula, dan sedikit air.
Masak sebentar aja biar taoge tetap renyah. Terakhir, taburi daun bawang biar makin segar.
Cah Kangkung, Favorit Warteg Rasa Rumah
Kangkung yang sudah disiangi ditumis bareng bawang putih dan bawang merah. Tambahkan cabai merah biar ada sentuhan pedas.
Beri sedikit kaldu jamur dan minyak wijen supaya aromanya makin keluar. Jangan masak terlalu lama supaya teksturnya tetap garing.
Sajikan hangat, dijamin habis duluan.
Terong Balado, Pedasnya Bikin Lupa Mantan
Terong ungu dipotong-potong lalu direndam sebentar biar nggak menghitam. Goreng sampai layu dan sisihkan.
Tumis bumbu halus cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan tomat sampai matang. Tambahkan garam, gula, dan penyedap.
Masukkan terong goreng, aduk sampai rata. Pedasnya nempel, bikin susah berhenti.
Ayam Kecap, Manis Gurihnya Bikin Tenang
Ayam digoreng setengah matang dulu, lalu ditumis bareng bawang putih dan bawang bombai. Tambahkan kecap manis, garam, merica, dan air.
Masak sampai kuah mengental dan bumbu meresap. Potongan tomat bikin rasanya lebih segar.
Menu ini selalu jadi penyeimbang di tengah lauk pedas.
Oseng Kacang Panjang, Simpel Tapi Juara
Iris kacang panjang dan tumis bareng bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan lengkuas. Tambahkan tomat biar ada rasa segar.
Bumbui gula merah dan garam, kasih sedikit air, lalu masak sampai agak empuk.
Walau sederhana, menu ini sering jadi yang paling cepat habis.
Buka puasa nggak harus ribet atau mahal. Kadang yang bikin hati hangat justru masakan kampung yang rasanya familiar dan penuh kenangan.
Dari semua menu tadi, mana yang paling bikin kamu kangen rumah? (*)


