Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Menteri LH: Maaf, Belum Ada yang Lulus Adipura 2025
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Menteri LH: Maaf, Belum Ada yang Lulus Adipura 2025

Biasanya tiap tahun ada yang senyum lebar angkat Piala Adipura. Tapi buat 2025, kayaknya panggungnya kosong dulu. Menteri Lingkungan Hidup tegas bilang: belum ada satu pun kota atau kabupaten yang layak bawa pulang trofi kebersihan itu. Alasannya? Sampahnya masih bikin geleng-geleng.

T. Budianto
Last updated: Maret 1, 2026 6:42 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
MENINJAU PSEL: Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq saat meninjau pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di wilayah Bandung, Jawa Barat, Sabtu (28/2/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, BANDUNG- Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol blak-blakan soal nasib Piala Adipura 2025. Menurutnya, sampai sekarang belum ada daerah yang benar-benar memenuhi standar buat dapet penghargaan bergengsi itu.

“Kalau cuma jalan protokol disapu-sapu, semua orang juga bisa. Enggak perlu Adipura,” kata Hanif di Bandung, Sabtu (28/2/2026). Pesannya jelas: bersih itu bukan cuma yang kelihatan di depan kamera. Yang dinilai itu sistemnya, dari hulu sampai hilir.

Baca juga: Kudus Kota Kotor, Dapat Sanksi Kementerian LH Gegara Pengelolaan Sampah Gak Beres

Hanif mencontohkan beberapa kota yang sebelumnya disebut-sebut berpeluang, tapi ternyata masih punya PR besar. Di Surabaya, masih ditemukan TPS liar di sejumlah titik. Sementara di Balikpapan, kondisi serupa juga terlihat saat peninjauan sampai ke kawasan permukiman.

Dua syarat utama yang enggak bisa ditawar: tidak ada pembuangan sampah terbuka dan tidak ada TPS liar. Kalau dua ini masih nongol, secanggih apa pun programnya, Adipura bakal lewat dulu.

Penilaian Menyeluruh

“TPS liar itu simbol sampah yang enggak terkontrol,” tegasnya. Bukan cuma soal tumpukan sampah, kementerian juga ngecek anggaran, kebijakan, sampai performa pengelolaan sampah secara menyeluruh. Sungai bersih? Jalan bersih? Sistem pengolahan jalan? Semua dihitung. Dan kalau belum 100 persen, ya belum lulus.

Baca juga: Solo Darurat Sampah? Respati Serukan Gerakan Besar: Beresin Mulai dari Hulu!

Menurut Hanif, Adipura harus jadi simbol kerja bareng semua pihak, pemerintah, swasta, sampai warga. Karena urusan sampah bukan cuma urusan dinas kebersihan, tapi budaya hidup sehari-hari.

Intinya, kalau mau piala, jangan cuma poles yang depan. Jangan cuma estetik di pusat kota tapi “skip” gang belakang. Karena percuma selfie bareng trofi kalau di sudut kota masih ada sampah yang diam-diam ngomong: “Hei, gue belum diberesin.” (tebe)

You Might Also Like

Gak Ada Perusahaan Aman Kalau AI Bubble Meletus? Ini Kata Bos Google

Demo Semarang Ricuh! Mobil dan Kantin di Kantor Gubernur Jateng Dibakar Massa

Cuaca Lagi Galak, Sekda Jateng Bilang: Tenang, Beras Masih Aman

Seni dan Tradisi, Jalan Sunyi Membentuk Karakter Bangsa

Liburan Jadi Zonk! Kapal ke Karimunjawa Rusak, Bikin Wisatawan Naik Darah

TAGGED:adipuraheadlinepemkot semarangsampah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kutuk Serangan ke Iran, MUI Desak Pemerintah Pertimbangkan Mundur dari BoP
Next Article KPK: Parsel Lebaran Jangan Jadi Jalan Masuk Gratifikasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dua Ruas Jalan di Blora Diresmikan, Ekonomi Siap Tancap Gas

Agustina Ajak Warga Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Try Sutrisno

Jelang Lebaran, Pemprov Geber GPM dan Dokter Speling

Wagub Pastikan Perbaikan Jalan di Jateng Rampung H-10 Lebaran

Sempat Nonaktif, Data PBI Tiga Ribu Warga Semarang “Nyala” Lagi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Semeru Erupsi Lagi, Puan: Utamakan Nyawa Warga & Pendaki, Bukan Konten

November 20, 2025
Surat perjanjian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berisi klausul “tanggung risiko sendiri” bikin geger netizen. Dari risiko keracunan hingga denda Rp80 ribu untuk wadah makan hilang, semuanya dibebankan ke orang tua. Foto: dok
InfoPendidikan

Surat Sakti MBG: Orang Tua Tanggung Risiko, Negara Cuci Tangan?

September 17, 2025
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan para kementerian teknis dalam rangka evaluasi pelaksanaan MBG, Minggu (28/9/2025) malam. Foto: dok/BiroPersKepresidenan
Nasional

Evaluasi Total MBG: Rakyat Butuh Sistem, Bukan Arahan Teknis Presiden

September 29, 2025
atusan buruh bareng masyarakat sipil turun ke kawasan Tugu Jogja, Selasa (14/10/2025), buat gelar aksi damai.
Info

Aksi Damai MPBI di Tugu Jogja: Indonesia Damai, Pekerja Buruh Sejahtera

Oktober 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Menteri LH: Maaf, Belum Ada yang Lulus Adipura 2025
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?