Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kiai Ubaid Rais Syuriah PWNU Jateng Geram, Aktivis dan Relawan Jadi Sasaran Teror
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kiai Ubaid Rais Syuriah PWNU Jateng Geram, Aktivis dan Relawan Jadi Sasaran Teror

R. Izra
Last updated: Desember 31, 2025 7:15 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Rais Syuriah PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh.
Rais Syuriah PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Lagi-lagi kabar nggak enak datang dari tengah situasi bencana. Sejumlah aktivis muda, relawan kemanusiaan, pegiat lingkungan, sampai figur publik dilaporkan mengalami teror.

Mulai dari doxing, intimidasi, kiriman simbol ancaman, sampai pesan-pesan gelap di media sosial.

Hal ini bikin Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah, KH Ubaidullah Shodaqoh, angkat suara. Dan pesannya tegas: teror itu no debat, salah total.

Bacaaja: Final Islah! PBNU Adem Lagi, Gus Yahya & Gus Ipul Kembali Gojegan
Bacaaja: Tukang Teror Bom ke Sekolah Ditangkap, Ternyata Mahasiswa Jurusan Ini

“Teror itu tindakan menakut-nakuti dengan ancaman kekerasan dan kengerian. Nggak ada satu pun golongan, bahkan negara, yang bisa membenarkan itu,” kata Kiai Ubaidullah, Rabu (31/12/2025).

Lagi bencana, kok masih sempat nyebar teror

Menurut Kiai Ubaidullah, di situasi bencana alam seperti sekarang, kondisi psikologis korban lagi di titik paling rapuh. Banyak yang bingung, takut, dan nggak berdaya. Di momen kayak gini, relawan dan aktivis itu bukan musuh—tapi penopang harapan.

“Relawan itu pionir kemanusiaan. Harusnya dilindungi, bukan malah diteror,” tegasnya.

Ia menyebut, intimidasi terhadap aktivis adalah kesalahan fatal, apalagi kalau sampai dilakukan oleh oknum aparat. Bukan cuma soal fisik, tapi juga soal trauma mental dan rusaknya solidaritas sosial.

“Teror itu bisa bikin orang apatis, merasa ditinggal, dan berujung ke perpecahan,” lanjutnya.

NU sendiri, kata Kiai Ubaidullah, tegas menolak segala bentuk teror dan intimidasi. Di tengah duka nasional, semua elemen bangsa seharusnya saling rangkul, bukan saling sikut.

Fakta di lapangan, teror memang bukan isapan jempol. Virdian Aurellio, aktivis muda sekaligus mantan Ketua BEM Unpad, jadi korban doxing. Akun WhatsApp keluarganya diretas, lalu muncul framing negatif soal bisnis ilegal.

Sherly Annavita, motivator muda dan dosen asal Aceh, diteror dengan kiriman telur busuk, coretan pilok di mobil, dan pesan ancaman dari akun palsu setelah bersuara soal status bencana nasional.

Iqbal Damanik, Manajer Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia, bahkan menerima kiriman bangkai ayam lengkap dengan pesan ancaman bernada mengintimidasi keluarganya.

Polanya mirip: ancaman personal, simbol kekerasan, dan upaya bikin ciut mental.

Nggak cuma aktivis. DJ Donny, figur publik yang ikut aktif menyuarakan solidaritas kemanusiaan dan isu sosial, juga dilaporkan mengalami teror.

Lewat lingkaran terdekatnya, DJ Donny disebut menerima pesan-pesan ancaman bernada intimidatif di media sosial, tak lama setelah ia menyuarakan dukungan terbuka terhadap korban bencana dan kritik atas respons negara.

Teror itu nggak cuma menyerang personal, tapi juga upaya membungkam suara publik lewat rasa takut.

NU: pemerintah jangan diam

Kiai Ubaidullah mendesak pemerintah nggak pura-pura tuli. Negara harus hadir, menindak tegas pelaku teror, dan memastikan aktivis kemanusiaan dilindungi.

“Jangan sampai pemerintah malah mengintimidasi atau membiarkan aktivis yang membantu kerja-kerja kemanusiaan,” ujarnya.

Pesannya simpel tapi dalem: di saat rakyat lagi susah, yang bantu jangan malah dibikin takut.

Karena dalam bencana, kita ini satu jasad. Kalau satu disakiti, yang lain ikut terasa. (*)

You Might Also Like

PSIS Tambah Pemain Baru di Ujung Bursa

Wadidaw, Razia Gedean di Lapas, HP Disita, Narkoba Pun Kena

Atap Seng Gak Indah, Prabowo Gulirkan ‘Gentengisasi’ di Penjuru Indonesia, Duit Siapa?

Noel Tuding KPK Konten Kreator, “Hukum Mati Saya Kalau Terbukti Korupsi”

KPK Tanggapi Kabar OTT Bupati Pati Sudewo, Jubir: Kami akan Sampaikan

TAGGED:headlinekh ubaidullah shodaqohkiai ubaidmbah bedteror aktivis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Silfester Matuina (kiri) dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Edan! Kejagung Sampai Sekarang Gak Mampu Eksekusi Silfester Matutina
Next Article Tim SAR gabungan melakukan pencarian pelatih Valencia dan anaknya di perairan Pulau Padar, TN Komodo, pada Rabu (31/12/2025). Pelatih Valencia dan 2 Anaknya Masih Hilang, Dubes Spanyol Minta Indonesia Lanjutkan Pencarian

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Awaluddin (batik cokelat) menangis saat dihampiri keluarganya usai sidang vonis di pengadilan, Rabu (11/2/2026). (bae)

Cerita Awaluddin Eks-Sekda Cilacap: Korupsi Demi Ikut Pilkada, Kalah Lalu Masuk Penjara

Rumah warga Deliksari, Gunungpati, Semarang, terlihat sudah miring dan beberapa mengalami tembok retak, Rabu (11/02/2026). (dul)

Triastono Risau Tanah Terus Bergerak, Warga Deliksari Bertahan di Tengah Ancaman Longsor

Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.

Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Surat Keputusan Nasdem menonaktifkan Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI.
Politik

Nasdem Nonaktifkan Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR, Pengakuan sebagai Biang Kerok

Agustus 31, 2025
Wali Kota Solo Respati Ardi serahkan cindera mata kepada Kusuma Refa Haratama, Dosen D4 Transportasi Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Respati ngundang Refa buat duduk bareng bahas optimalisasi layanan transportasi di Kota Bengawan.
Info

Berawal Saling Senggol di Medsos, Respati Undang Dosen Unesa Bahas Optimalisasi Transportasi Solo

Januari 29, 2026
Ekonomi

RPH Halal MAJT Resmi Dibuka, Yuk Makan Tanpa Waswas!

Oktober 18, 2025
Politik

Bupati Purbalingga di Demo Masyarakat, Eh Ini yang Dilakukan Mas Bupati

September 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kiai Ubaid Rais Syuriah PWNU Jateng Geram, Aktivis dan Relawan Jadi Sasaran Teror
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?