BACAAJA, YOGYAKARTA – Ramadhan selalu jadi momen yang dinanti di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Salah satu yang paling ditunggu tentu program sahur dan buka puasa gratis di Masjid Kampus UGM atau Maskam.
Tahun ini, Maskam kembali menyiapkan ratusan sampai ribuan porsi tiap harinya. Tapi jangan keburu santai, karena semua ada kuota dan mekanismenya.
Wakil Ketua Takmir Maskam UGM, Agung Bramantya, menjelaskan bahwa sahur disediakan minimal 500 porsi. Sementara untuk buka puasa, jumlahnya sedikitnya 1.500 porsi per hari.
Pembagian sahur di awal Ramadhan nggak selalu tiap malam. Biasanya digelar selang-seling, misalnya di tanggal ganjil.
Khusus sepuluh hari terakhir Ramadhan, sahur dibagikan setiap malam. Jadi peluang kebagian makin besar di penghujung bulan.
Kalau mau dapat sahur gratis, kuncinya satu: datang lebih awal. Pendaftaran kupon dibuka mulai pukul 02.15 WIB di stan registrasi yang sudah disiapkan panitia.
Kupon diberikan ke jemaah yang datang duluan sampai kuota habis. Jadi siapa cepat, dia dapat.
Menu sahur mulai dibagikan sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah itu, jemaah bisa langsung menikmati makanan di area yang sudah ditentukan.
Untuk parkir, roda dua diarahkan ke sisi timur masjid, sedangkan roda empat di sebelah barat. Pengambilan kupon ada di meja registrasi sebelah selatan ruang utama.
Penukaran kupon juga dipisah. Ikhwan menukarkan di lorong menuju segi delapan, sementara akhwat di lorong selatan masjid.
Perlu dicatat, makan tidak diperbolehkan di segi delapan dan ruang utama masjid. Setelah selesai, sampah harus dibuang di tempatnya dan alat makan dikembalikan.
Lalu bagaimana dengan buka puasa? Mekanismenya sedikit berbeda.
Jemaah yang mengikuti kajian menjelang berbuka biasanya jadi prioritas. Setelah itu, panitia membagikan kupon mulai dari saf depan ke belakang.
Kupon tersebut kemudian ditukarkan di stan makanan yang sudah tersedia. Konsumsi dilakukan di area khusus, bukan di ruang utama masjid.
Untuk akhwat, penukaran kupon dilakukan di lorong utara lalu diserahkan ke panitia RDK sebelum mengambil makanan. Sedangkan ikhwan menukarkan kupon di lorong selatan dan mengikuti arahan panitia.
Karena kuota terbatas setiap hari, jemaah disarankan datang lebih awal dan tertib mengikuti aturan. Biar tetap kebagian dan suasana Ramadhan di Maskam UGM tetap nyaman buat semua. (*)


