Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Mahesa Jenar Bertekad Revans
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Mahesa Jenar Bertekad Revans

Sepak bola memang nggak pernah lupa memori pahit. PSIS Semarang masih nyimpen luka lama usai dibantai Kendal Tornado FC 1-4 di putaran pertama Liga 2 Championship 2025/2026. Sekarang, ceritanya mau dibalik. Main di kandang sendiri, Mahesa Jenar pasang target revans, bukan sekadar main aman.

T. Budianto
Last updated: Januari 30, 2026 3:20 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PRESS CONFERENCE: Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra dan pemain, Muhammad Dani Ibrohim hadir dalam Pre Match Press Conference PSIS Semarang, Kamis (29/1/2026). (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- PSIS Semarang siap meladeni Kendal Tornado FC dalam lanjutan Kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 dengan satu misi utama: balas kekalahan.

Pada pertemuan leg pertama di putaran awal, PSIS harus menelan pil pahit usai kalah telak 1-4 dari Tornado di Stadion Jatidiri. Kini situasinya berbalik. PSIS bakal tampil sebagai tuan rumah dalam laga yang dijadwalkan berlangsung Jumat, (30/1/2026), pukul 15.00 WIB.

Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, tak menutupi ambisi timnya. Meski sadar lawan bukan kaleng-kaleng, ia memastikan anak asuhnya sudah menyiapkan skenario agar hasil buruk tak terulang.

Baca juga: Kendal Tornado Siap Adu Mental

“Di putaran pertama kita kalah. Tapi sekarang kita sudah persiapan. Harapannya minimal tidak kalah, bahkan bisa menang dari Tornado,” ujar Jafri saat jumpa pers di Stadion Jatidiri, Kamis (29/1/2026).

Namun Jafri juga realistis. Menurutnya, Kendal Tornado FC masih jadi tim yang berada di atas PSIS, baik dari posisi klasemen maupun kualitas pemain. Ia pun memberi perhatian khusus pada mantan anak asuhnya, Patrick Cruz, yang kini jadi salah satu motor serangan Tornado.

“Patrick pemain bagus. Dulu ikut saya waktu masih usia 20-an. Tapi semoga apa yang kita persiapkan bisa bikin dia nggak cetak gol,” katanya sambil tersenyum.

Fokus Tim

Soal kabar Tornado yang kemungkinan kehilangan dua pilar, Felipe Ryan dan Juan Pablo Morales akibat cedera, Jafri memilih tak ambil pusing. “Saya tidak ingin memikirkan tim lawan. Saya fokus ke tim saya sendiri, karena tim saya juga masih banyak kekurangan,” tegas pelatih asal Padang tersebut.

Ia memastikan PSIS sudah melakukan evaluasi menyeluruh, terutama di lini belakang dan penyelesaian akhir, dua sektor yang jadi sumber masalah di laga sebelumnya.

“Kekurangan kami perbaiki supaya tim bisa tampil lebih solid,” ujarnya. Menariknya, Jafri mengungkapkan persiapan melawan Tornado dilakukan cukup singkat, hanya tiga hari. Meski begitu, laga ini diharapkan jadi momentum penting untuk kembali mengamankan poin penuh.

Baca juga: Bos PSIS Pengin Jatidiri Tetap Jadi Tempat Panen Poin

Sementara itu, perwakilan pemain PSIS, Dani Ibrohim, menegaskan kondisi tim dalam suasana positif dan siap tempur. “Persiapan berjalan lancar. Kami latihan sungguh-sungguh, kerja keras, dan kompak. Target kami besok hasil maksimal, tiga poin,” katanya.

Bermain di kandang sendiri juga disebut Dani jadi suntikan semangat tambahan. “Main di Jatidiri pasti motivasi lebih. Kami ingin kasih hasil terbaik buat suporter,” ujarnya. Dulu Jatidiri jadi saksi PSIS tumbang empat gol. Sekarang di stadion yang sama, ending cerita bisa berbeda. Tinggal satu pertanyaan: revans sungguhan, atau nostalgia pahit jilid dua? Jumat sore nanti jawabannya. (tebe)

You Might Also Like

Netanyahu Serang Balik, Prabowo Tegas Soal Palestina: Dunia Beri “Cold Shoulder” ke Israel di PBB

Festival Kota Lama 2025 Siap Pecah Banget! Dari Musik, Fashion, Sampai Kuliner Nostalgia, Semua Ada!

Dua Bintara Polisi Terseret Kasus Calo Masuk Akpol 2025

Ini Alasan Bambang Pacul Lengser dari Ketua PDIP Jateng

Lagi-lagi Keracunan MBG! Puluhan Siswa di Tawangmangu Jadi Korban, Guru: Nasi Gorengnya Lembek

TAGGED:headlinekendal tornadoMahesa JenarPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jumlah Korban Diduga Keracunan MBG di Kudus Jadi 118 Orang
Next Article Jateng-Jatim Jabat Tangan, Kerja Sama Dagang Tembus Rp2,9 Triliun

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Buruh Semarang Ngudoroso UMR, Wali Kota: Tenang, Tak Kawal…

November 25, 2025
Info

1,3 Juta Kendaraan Masuk Jateng

Maret 21, 2026
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal.
Politik

Anak Buah Cak Imin Bilang MBG Gak Butuh Ahli Gizi: Pembuat Kebijakan Itu Saya!

November 18, 2025
Gerakan #StopTotTotWukWuk jadi simbol perlawanan rakyat terhadap sirene dan strobo ilegal yang bikin jalan raya jadi panggung arogansi. DPR desak Polri bertindak tegas tanpa pandang bulu, karena tertib lalu lintas artinya menghargai nyawa dan martabat semua orang.
Hukum

Sirene Ilegal, Strobo Imitasi, Jalanan Jadi Panggung Arogansi: Publik Teriak “Stop Tot-Tot Wuk-Wuk!”

September 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mahesa Jenar Bertekad Revans
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?