BACAAJA, SEMARANG- Suasana Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Semarang pada Rabu (5/11) sore agak beda dari biasanya. Dua pejabat tinggi negara, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan serta Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, mampir buat lihat langsung gimana pelayanan publik di kota yang katanya “Semakin Hebat” ini.
Keduanya disambut langsung oleh Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, lengkap bareng jajaran OPD. Mereka berkeliling, ngobrol santai sama petugas dan warga yang lagi ngurus dokumen.
Yang bikin adem, warga kompak bilang pelayanan di sini cepat dan bebas pungli. Mendengar itu, Maruarar Sirait langsung kasih acungan jempol. “Bagus banget, nggak ada pungli, cepat, dan ramah. Semoga ke depan bisa lebih cepat lagi, siapa tahu Semarang bisa ngalahin Surabaya,” katanya sambil tersenyum.
Maruarar juga nyorot layanan BPHTB dan PBG gratis buat masyarakat berpenghasilan rendah. Katanya, ini contoh nyata kebijakan pro rakyat seperti yang diharapkan Presiden Prabowo. “Kalau bisa, prosesnya jangan sampai warga bolak-balik. Satu hari kelar, biar rakyat happy,” tambahnya.
Lebih Homy
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian ikut kasih masukan. Ia senang dengan suasana MPP yang sudah cukup nyaman, tapi berharap suasananya bisa dibuat lebih “homy.” “Orang datang jangan merasa kayak masuk kandang macan. Bikin suasananya hangat dan menyenangkan,” pesannya.
Wali Kota Agustina Wilujeng mengaku senang banget dapat pujian dari dua menteri sekaligus. “Alhamdulillah, masyarakat juga bilang pelayanannya cepat dan tanpa pungli,” kata Agustina.
Dikatakan, mulai tahun depan MPP akan pindah dari lokasi sekarang di lantai 2 Terminal tipe-A Mangkang, Mangkang Kulon, Tugu ke Gedung Juang. Di lokasi baru yang berada lebih ke tengah kota itu suasananya akan dibuat lebih nyaman, seperti di bank, bersih, terang, dan ramah. Rencana relokasi itu juga bakal dikawal sama Dinas Tata Ruang biar tampilan barunya makin kece dan efisien. (tebe)


