Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kutuk Serangan ke Iran, MUI Desak Pemerintah Pertimbangkan Mundur dari BoP
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Nasional

Kutuk Serangan ke Iran, MUI Desak Pemerintah Pertimbangkan Mundur dari BoP

Timur Tengah kembali memanas, dan kali ini kabarnya bikin banyak pihak angkat suara. Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut bereaksi keras atas kabar wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang disebut gugur dalam serangan Israel dan Amerika Serikat. Dari Jakarta, suara duka sekaligus kecaman langsung digaungkan.

T. Budianto
Last updated: Maret 1, 2026 6:35 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- MUI menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei. Dalam pernyataan resminya lewat Tausiyah bernomor Kep-28/DP-MUI/III/2026 yang diteken Ketua Umum Anwar Iskandar dan Sekjen Amirsyah Tambunan, MUI menyebut Khamenei gugur akibat serangan Israel yang didukung Amerika Serikat.

“MUI menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei sebagai akibat serangan Israel-Amerika. Sebagai syuhada kita doakan semoga menjadi penghuni surga,” bunyi pernyataan tersebut.

Bukan cuma berduka, MUI juga langsung pasang sikap. Mereka mengutuk keras serangan Israel-AS ke Iran. Alasannya? Dinilai bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan semangat Pembukaan UUD 1945 soal ketertiban dunia yang berbasis kemerdekaan dan perdamaian abadi.

Baca juga: Sentil Keras Kesepakatan Dagang RI-AS, MUI: Ini Perjanjian atau Penjajahan?

MUI bahkan menyoroti laporan serangan bom yang disebut menyasar sekolah dasar di Iran dan menewaskan sekitar 160 anak. Bagi MUI, ini bukan sekadar serangan militer, ini soal nyawa warga sipil.

Di sisi lain, serangan balasan Iran ke sejumlah pangkalan militer di kawasan Teluk disebut sebagai bentuk pembelaan diri yang dinilai sah menurut hukum internasional. MUI menegaskan, jika mengacu Pasal 2 ayat 4 Piagam PBB, serangan yang mengancam integritas wilayah negara lain jelas tak bisa dibenarkan.

Konflik Terbuka

Konflik ini, kata MUI, bukan drama satu bab. Ini bagian dari puzzle geopolitik besar yang bisa menyeret Timur Tengah ke konflik terbuka lebih luas. Mereka juga menduga ada motif strategis untuk melemahkan posisi Iran di kawasan sekaligus membatasi dukungan terhadap perjuangan Palestina.

Nama Donald Trump ikut disebut dalam pernyataan tersebut. MUI menilai langkah Presiden AS yang disebut melakukan serangan bersama Israel berpotensi memicu perang regional yang lebih luas.

Tak berhenti di situ, MUI juga mengkritisi skema Board of Peace (BoP) yang dinilai belum efektif mewujudkan perdamaian adil bagi Palestina. Bahkan, MUI mendesak pemerintah Indonesia untuk mempertimbangkan mencabut keanggotaan dari forum tersebut.

Baca juga: Barang AS Bebas Masuk-Produk UMKM ‘Dikejar’ Sertifikasi Halal, Apa Kata MUI?

Di tengah situasi yang makin panas, MUI menyerukan semua negara untuk kembali ke jalur diplomasi dan memastikan perlindungan maksimal bagi warga sipil.

Karena kalau konflik terus dibalas dengan konflik, yang jadi headline mungkin para pemimpin. Tapi yang jadi korban tetap rakyat kecil. Dan sejarah selalu mencatat: perang tak pernah benar-benar punya pemenang, yang ada cuma daftar korban yang makin panjang. (tebe)

You Might Also Like

Republik Sawit? Dinas Pertanian Cirebon Kaget, Tiba-tiba Ada Kebun Sawit di Cigobang

Prabowo Heran, Rakyat Indonesia Bahagia Padahal Hidup Sangat-sangat Sederhana

17 KONI Dulongmas Kompak Dukung Sujarwanto Jadi Ketua KONI Jateng

Sumur Ilegal di Blora Meledak, Tiga Nyawa Melayang, Baru Ingat Aturan?

Imlek dan Ramadan Datang Bersamaan, Agustina: Momentum Perkuat Toleransi

TAGGED:headlinemuiperang iran-israelzionis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mumpung Lagi Puasa, Perbanyak Doa agar Utang Cepat Lunas Ini Bacaannya
Next Article Menteri LH: Maaf, Belum Ada yang Lulus Adipura 2025

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dua Ruas Jalan di Blora Diresmikan, Ekonomi Siap Tancap Gas

Agustina Ajak Warga Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Try Sutrisno

Jelang Lebaran, Pemprov Geber GPM dan Dokter Speling

Wagub Pastikan Perbaikan Jalan di Jateng Rampung H-10 Lebaran

Sempat Nonaktif, Data PBI Tiga Ribu Warga Semarang “Nyala” Lagi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Bunda PAUD Jateng Gandeng Psikologi Undip Masuk Posyandu

Januari 23, 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani.
Politik

Stop Budaya Kerja Ribet! Puan: Negara Harus Mudahkan Urusan Rakyat

November 4, 2025
Mas Septa, sang penjaga mimpi masa kecil dengan aneka mainan jadul, menunjukkan ribuan koleksi di Nostalgia Gallery.
Kerjo Aneh-aneh

Mas Septa Penjaga Kenangan Masa Kecil: Koleksi Ribuan Item Mainan Jadul dari ‘Lorong Waktu’

Oktober 11, 2025
Bos Sritex, Iwan Setiawan bacain eksepsi kasus korupsinya di pengadilan, Senin (5/1/2026). (bae)
Hukum

Gak Terima Dituding Korupsi, Bekas Bos Sritex Salahkan Pandemi Covid-19 saat Sidang

Januari 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kutuk Serangan ke Iran, MUI Desak Pemerintah Pertimbangkan Mundur dari BoP
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?