BACAAJA, SEMARANG- Suasana berbeda terlihat saat Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen melakukan peninjauan sejumlah SPBU di Kota Semarang, Jumat (6/3/2026). Alih-alih konvoi mobil pejabat, Gus Yasin, sapaan akrabnya, malah datang dengan motor Vespa, ditemani komunitas Vespa dan para pengemudi ojek online.
Tur kecil ini bukan sekadar gaya. Tujuannya jelas: memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jateng tetap aman menjelang dua momentum besar sekaligus, yakni libur Lebaran dan Hari Raya Nyepi.
Menurut Gus Yasin, Pemprov Jateng ingin memastikan masyarakat mendapat layanan terbaik selama masa libur panjang. Bukan hanya soal kelancaran jalan, tapi juga soal kesiapan pasokan energi di sepanjang jalur mudik.
Baca juga: Awal Maret Datang, BBM Nonsubsidi Ikut Naik
“Pelayanan harus maksimal. Bukan cuma di jalan saja, tapi juga di pos-pos lainnya. Salah satunya memastikan pasokan BBM dari Pertamina cukup dan memadai,” ujar Gus Yasin saat mengecek kondisi di SPBU Coco Ahmad Yani, Semarang.
Dari hasil pantauan di Terminal BBM Pengapon, stok bahan bakar disebut masih aman untuk sekitar 20 hari ke depan. Artinya, kebutuhan masyarakat, termasuk para pemudik yang melintas di jalur tol maupun jalan arteri, dipastikan masih bisa terlayani.
Skenario Darurat
Selain itu, Gus Yasin juga memastikan skenario darurat sudah disiapkan. Salah satunya adalah layanan pengantaran BBM menggunakan sepeda motor dari SPBU bagi kendaraan yang terjebak macet dan kehabisan bahan bakar.
“Semoga saja tidak terjadi di Jateng. Tapi kalau sampai ada kendaraan yang stagnan lama di kemacetan dan kehabisan BBM, Pertamina sudah menyiapkan motor pengantar dari SPBU terdekat,” jelasnya.
Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto mengatakan, kunjungan Gus Yasin sekaligus memastikan standar pelayanan SPBU berjalan sesuai prosedur.
Baca
Mulai dari takaran BBM, kualitas bahan bakar, pelayanan petugas, hingga kebersihan area SPBU ikut dicek dalam peninjauan tersebut. “Hasil pengecekan tadi alhamdulillah semuanya berjalan baik. Tidak ada isu terkait takaran maupun kualitas BBM,” kata Fanda.
Ia menegaskan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen memberikan pelayanan optimal selama periode Ramadan hingga Idulfitri mengingat mobilitas masyarakat biasanya melonjak drastis di masa tersebut.
Dengan stok aman, layanan tambahan, dan pemantauan langsung dari pemerintah, setidaknya satu kekhawatiran pemudik bisa dicoret dari daftar: kehabisan bensin di tengah jalan. Karena di musim mudik, yang seharusnya kosong itu jalanan setelah Lebaran, bukan tangki kendaraan di tengah kemacetan. (tebe)


